Enam Unit Rumah Terbakar Dilalap Sijago Merah Di Desa Majanggut 1 Natam Julu
sumut24.co PAKPAK BHARAT, Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat melalui Dinas Sosial dan BPBD Pakpak Bharat mulai menyalurkan bantuan bagi kor
News
MEDAN | SUMUT24 Persoalan suap Pansus PAD Sumut yang dicurigai diketahui Sekdaprovsu, diduga atas inisiatif Mantan Kadispenda Sumut Rajali. “Tindakannya gegabah itu, jelas membuat mantan Kadispenda Sumut tersebut, diduga jadi dalang suap Pansus PAD tersebut,” tegas Ketua Lembaga Transparansi (Letras) Hendrico kepada SUMUT24, Rabu (2/11).
Baca Juga:
Menurutnya, Pejabat tinggi yang hadir dalam acara Pansus PAD tersebut adalah Sekdaprovsu Hasban Ritonga dan Rajali. Sehingga sangat berani seorang Kadispendasu untuk melakukan penyuapan.
“Dalam Kasus tersebut, Rajali dicurigai sebagai dalang suap Pansus PAD tersebut, apalagi dalam berbagai kasus dugaan korupsinya, baik di Dishub Sumut maupun sewaktu menjabat Kabiro Umum, sedikitpun tak tersentuh hukum sehingga Rajali masih bebas berkeliaran,” tegas Hendrico.
“Kita berharap penegak hukum anti rasuah yakni KPK, segera menetapkan oknum Mantan Kadispenda Sumut Rajali sebagai tersangka. Dan oknum anggota DPRDSU yang terlibat. Dalam hal ini sebaiknya KPK jangan pandang bulu, tetapkan semua pejabat negara yang terlibat, karena bukan tidak mungkin diduga pasti ada kerugian negara didalamnya. Tidak ada yang kebal di dunia ini, sekalipun Presiden bersalah karena korupsi harus dihukum sesuai dengan UU dan peraturan yang berlaku, aplagi seorang Kadis ataupun UPT,” tegas Hendrico. Seperti diketahui, Pansus PAD DPRD Sumut ngaku disuap Dispenda Rp360 Juta dengan dalih uang transport. Pemberian uang suap sebesar Rp360 juta diserahkan pada saat rapat kerja Pansus dengan Dispenda, UPT Dispenda, Dinas Perhubungan Sumut dan dihadiri Sekdaprovsu, Hasban Ritonga di Parapat pada 8 Juni 2016 lalu.
“Dari 24 orang anggota Pansus, masing-masing menerima Rp10 juta hingga Rp15 juta. Para anggota Pansus diminta untuk menyetujui usulan target PAD yang diusulkan oleh Dispendasu,” ujar sumber kepada SUMUT24.
Sumber tersebut menyebutkan informasi beredar, uang suap untuk Pansus PAD dari Dispenda Sumut itu dititip melalui seorang anggota DPRD Sumut. Setelah itu, uang tersebut dibagikan melalui sejumlah staf dan orang-orang terdekat anggota DPRD Sumut.(W03)
sumut24.co PAKPAK BHARAT, Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat melalui Dinas Sosial dan BPBD Pakpak Bharat mulai menyalurkan bantuan bagi kor
News
sumut24.co TANJUNGBALAI, Pemerintah Kota Tanjungbalai terus mendorong penguatan ketahanan pangan melalui sektor pertanian, perikanan dan pe
News
sumut24.co TANJUNGBALAI, Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungbalai terus melakukan pembenahan terhadap infrastruktur dan sarana prasarana kota.
News
sumut24.co Deliserdang, General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara, Rizky Mochamad, meresmikan Program Sri
News
sumut24.co ASAHAN, Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., secara resmi membuka Festival Seni Qasidah (FSQ) Tingkat Kabupaten A
News
sumut24.co MEDAN, Universitas Prima Indonesia (UNPRI) kembali menghadirkan warna baru dalam penyambutan mahasiswa baru melalui Pengenalan K
kota
sumut24.co ASAHAN, Kasus penerbitan ratusan Surat Keterangan Tanah (SKT) yang diduga berada di kawasan Hutan Produksi yang Dapat Dikonversi
News
Malam Renungan Suci Hari Kesaktian Pancasila 2026, MPW PP Sumut Kembali Kobarkan Semangat Kebangsaan di Tugu Ampera
News
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution mendorong penguatan kerja sama perdagangan antardaerah sebagai salah
Ekbis
Minggu Tak Jadi Alasan, Bupati Palas Turun ke Desa Panarian dan Cek Jalan Menuju Hapung
News