Senin, 06 April 2026

Kena Batunya, Ade Armando Babak Belur Dimassa

Administrator - Senin, 11 April 2022 11:01 WIB
Kena Batunya, Ade Armando Babak Belur Dimassa

Jakarta I Sumut24.co Menjelang berbuka puasa, aksi demo ribuan mahasiswa di gedung DPR RI Jakarta Senin (11/4/2022), makin panas. Kendati tak ada kericuhan fatal, demo yang dimotori Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Seluruh Indonesia (SI) itu berhasil mengepung gedung Wakil Rakyat tersebut.

Baca Juga:

Aksi serupa juga terjadi di berbagai kota di Indonesia. Tuntutan mereka tetap sama, yaitu, menolak Presiden tiga priode, perpanjangn jabatan Presiden, penundaan Pemilu 2024 dan menyoroti langkanya minyak goreng. Di beberapa kota terjadi kerusuhan antara pendemo dan aparat keamanan. Namun tidak menimbulkan korban serius.

Di depan gedung DPR RI juga terjadi keributan. Korbannya, Ade Armando. Pegiat media sosial dan akademisi Universitas Indonesia (UI), entah apa sebabnya, tiba-tiba dikeroyok massa. Wajahnya babak belur dan mengeluarkan darah. Tak Cuma itu, Ade juga ditelanjangi dan nyaris bugil. Untunglah dia sempat diselamatkan aparat keamanan, dan diboyong ke dalam ngedung DPR RI.

Sebelumnya, terlihat hadir di area depan Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta. Dia menyayangkan rekan-rekan BEM SI yang tampaknya terlihat terpecah dalam aksi hari ini.”Sayangnya BEM SI yang terpecah dan yang sekarang melakukan demo ini malah BEM SI yang lebih kecil,” tutur dia saat ditemui di lokasi, Senin (11/4/2022).

Dia sendiri hadir untuk mendukung aksi yang akan dilakukan rekan-rekan mahasiswa. “Saya tidak ikut demo. Tetapi saya mantau dan saya ingin menyatakan mendukung,” katanya.

Dirinya mendukung penuh jika para mahasiswa menolak dilakukannya amandemen UUD 1945 untuk mengakomodir perubahan masa jabatan presiden. “Kalo isu yang sekarang jadi kacau ya isunya, ada isu turunkan Jokowi, walupun kemudian dibantah ya oleh BEM SI tapi kalau isunya meminta agar dibatalkan amendemen saya rasa mayoritas bangsa setuju ya, dan saya menyatakan persetujuan juga terhadap itu,” tuturnya.

Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) menyampaikan tuntutan dalam aksi yang digelar di depan Gedung DPR RI. Sebagaimana dikutip dari lama instagram BEM SI, setidaknya ada empat poin tuntutan yang akan disampaikan dalam aksi bertajuk Geruduk Rumah Rakyat tersebut.

Pertama, BEM SI mendesak dan menuntut wakil rakyat agar mendengarkan dan menyampaikan aspirasi rakyat bukan aspirasi partai. Kedua, mendesak dan menuntut wakil rakyat untuk menjemput aspirasi rakyat sebagaimana aksi massa yang telah dilakukan dari berbagai daerah dari tanggal 28 Maret 2022 sampai 11 April 2022.

Aksi ini merupakan aksi lanjutan dari yang sebelumnya pernah dilakukan BEM SI pada 28 Maret lalu di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat. Ketiga, mendesak dan menuntut wakil rakyat untuk tidak mengkhianati konstitusi negara dengan melakukan amandemen.”Bersikap tegas menolak penundaan pemilu 2024 atau masa jabatan 3 periode,” tulis poin tuntutan dalam unggahan tersebut.

Keempat, mendesak dan menuntut wakil rakyat untuk menyampaikan kajian disertai 18 tuntutan mahasiswa kepada presiden yang sampai saat ini belum terjawab. Dalam unggahan tersebut, BEM SI juga menyatakan upayanya dalam melayangkan tuntutan itu. Mereka menyatakan, akan tetap menyuarakan aspirasi atau tuntutannya hingga menang.

“Kami ada dan terus berlipat ganda. Panjang Umur Perjuangan ! Hidup Mahasiswa ! Hidup Rakyat Indonesia ! Hidup Perempuan Indonesia!” bunyi seruan dari unggahan tersebut. Red

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Beri Hunian Yang Lebih Layak, Wakil Wali Kota Medan Sarankan Apersi Bangun Rumah Susun Bagi Warga Pinggiran Sungai
Komandan Seskoad Tinjau Trauma Healing hingga Renovasi Fasilitas di KKL Wilhan Cisarua
Berbagi Berkah di Awal Syawal, PLN UIP SBU Dan YBM PLN Perkuat Sinergi Dan Kepedulian Sosial
Bupati Labuhanbatu Mutasikan Dokter Gigi Dari Puskesmas Negeri Lama, Warga Kecewa
5 Tahun Beraksi! Terbongkar Modus Mantan Polisi dan Istri Diduga Jalankan Skema Penipuan di Internal Polres Padangsidimpuan
Bank BRI Padangsidimpuan Lalai? Skandal Pinjaman 'Gelap' Seret 34 Polisi, Modus Gadai SK Terkuak, Rp10,2 Miliar Raib
komentar
beritaTerbaru