Enam Unit Rumah Terbakar Dilalap Sijago Merah Di Desa Majanggut 1 Natam Julu
sumut24.co PAKPAK BHARAT, Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat melalui Dinas Sosial dan BPBD Pakpak Bharat mulai menyalurkan bantuan bagi kor
News
MEDAN | SUMUT24 Mutasi jabatan kepala sekolah yang dilaksanakan 4 Oktober 2016 lalu di Dinas Pendidikan Medan terkesan mubazir. Karena sampai saat ini, pejabat yang dimutasi tersebut tak tahu harus melakukan apa.
Baca Juga:
Pasalnya, kepala sekolah tempatnya ditugaskan tak juga beranjak dari kursinya. Contoh kasus, Kepsek SMK 5 Medan Maraguna Nasution , dirinya dimutasi menjadi Kepsek SMK 1 Medan. Sayangnya, kepsek SMK 1 tak kunjung pindah, karena dirinya juga tak tahu mau bagaimana. Sebab kejadiannya sama.
Maka sampai saat ini para kepala sekolah yang di mutasi Marasutan awal Oktober lalu hanya bisa menunggu, tak tahu harus berbuat apa. Demikian ungkapan Kepsek SMK 5 Medan Maraguna Nasution saat dihubungi Sumut24, Selasa (18/10).
Sebenarnya hal ini dapat dipahami, kata Maraguna. Masalah para kepsek berpegang pada peraturan pemerintah yang memutasi seluruh kepsek SMA dan SMK pada 7 Oktober lalu ke propinsi. “Ketentuan itulah yang dipegang para kepsek ini,” kata Maraguna.
Dan sebagai Aparatur Sipil Negara, dirinya hanya bisa pasrah dengan ketentuan yang mendadak ini dari Disdik Medan. “Saya tak tahu apa-apa, dan mengapa saya dimutasi. Pada hari itu, saya di telepon oleh salah seorang kasie SMK di Disdik Medan. Dia bilang pak datang nanti sore, pakai baju lengan panjang.
Saya pikir, kalau pakai baju lengan panjang berarti ada pelantikan. Tak percaya saya telepon balik. Ternyata benar, pada hari itu saya dan beberapa kepsek dilantik,” jelas Maraguna.
Namun herannya, setelah para kepsek SMA dan SMK ini dilantik. Disdik Medan seperti cuci tangan. Kegaduhan yang dilakukan Disdik dan BKD Medan, seperti kurang pemikiran. Jauh-jauh hari pemerintah cq Disdik Sumut sudah mensosialisasikan permindahan kepsek SMA/SMK ini ke provinsi.Tapi kenapa juga dilantik.
Pertanyaan ini nampaknya akan lenyap begitu saja. Seiring kemas-kemas yang dilakukan Kabid Dikmenjur Disdik Medan Eli Rambe yang tak lagi berkantor karena sudah pindah ke Samsat. Rupanya, Eli lebih peka situasi daripada Marasutan. Sebelum peraturan tersebut berlaku, dia sudah anjang-anjang pindah. Begitu peraturan tersebut, berlaku selamatlah Eli, sekarang tinggallah anak buahnya yang tinggal menunggu nasib. Menunggu tempat yang baru. (R05)
sumut24.co PAKPAK BHARAT, Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat melalui Dinas Sosial dan BPBD Pakpak Bharat mulai menyalurkan bantuan bagi kor
News
sumut24.co TANJUNGBALAI, Pemerintah Kota Tanjungbalai terus mendorong penguatan ketahanan pangan melalui sektor pertanian, perikanan dan pe
News
sumut24.co TANJUNGBALAI, Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungbalai terus melakukan pembenahan terhadap infrastruktur dan sarana prasarana kota.
News
sumut24.co Deliserdang, General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara, Rizky Mochamad, meresmikan Program Sri
News
sumut24.co ASAHAN, Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., secara resmi membuka Festival Seni Qasidah (FSQ) Tingkat Kabupaten A
News
sumut24.co MEDAN, Universitas Prima Indonesia (UNPRI) kembali menghadirkan warna baru dalam penyambutan mahasiswa baru melalui Pengenalan K
kota
sumut24.co ASAHAN, Kasus penerbitan ratusan Surat Keterangan Tanah (SKT) yang diduga berada di kawasan Hutan Produksi yang Dapat Dikonversi
News
Malam Renungan Suci Hari Kesaktian Pancasila 2026, MPW PP Sumut Kembali Kobarkan Semangat Kebangsaan di Tugu Ampera
News
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution mendorong penguatan kerja sama perdagangan antardaerah sebagai salah
Ekbis
Minggu Tak Jadi Alasan, Bupati Palas Turun ke Desa Panarian dan Cek Jalan Menuju Hapung
News