Minggu, 23 Agustus 2026

Terkesan dengan Anak Kembar Tuna Netra Penghafal Alquran, Edy Rahmayadi Berharap Semakin Banyak Hafiz dan Hafizah di Sumut

Administrator - Jumat, 24 Desember 2021 10:35 WIB
Terkesan dengan Anak Kembar Tuna Netra Penghafal Alquran, Edy Rahmayadi Berharap Semakin  Banyak Hafiz dan Hafizah di Sumut

MEDAN I Sumut24.co Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi terkesan dengan kemampuan dua anak kembar tunanetra yang sudah menghafal Alquran di usia sembilan tahun. Keterbatasan yang ada pada kedua anak ini tidak menghalangi mereka untuk menghafal Alquran.

Baca Juga:

Anak kembar ini adalah Rahmad Revano (Revan) dan Rahmad Revino (Revin), putra dari Maryadi dan Nevi. Keduanya sudah mulai menghafal Alquran sejak usia delapan tahun, didampingi orang tuanya sendiri dan berhasil menghafal kitab suci ini setahun kemudian.

Di Masjid Rumah Dinas Gubernur Sumut, Jalan Jenderal Sudirman Nomor 41, Medan, Jumat (24/12) saat acara Miracle of Alquran Roadshow Hafiz Revan dan Revin, Gubernur Edy Rahmayadi mengungkapkan sangat terkesan pada kedua anak kembar ini. Dia berharap banyaknya penghafal Alquran akan membawa keberkahan di Sumut.

“Dengan keterbatasan yang mereka miliki mampu menghafal Alquran, saya sangat terkesan. Bayangkan, dengan keterbatasan penglihatan saja bisa menghafal Alquran, harusnya bisa lebih banyak anak-anak kita penghafal Alquran, ini akan membawa berkah kepada Sumut,” kata Edy Rahmayadi yang dinobatkan sebagai ‘Ayah Hafiz Sumut’ di acara tersebut.

Edy berharap penghafal Alquran tidak hanya sekadar menghafal, tetapi juga memahami makna yang terkandung di dalamnya. Dengan begitu, anak-anak penghafal Alquran akan mampu mengaplikasikan Alquran di dalam kehidupan sehari-hari.

“Ini tentu tugas ustaz dan juga orang tua agar mereka tidak hanya sekadar menghafal, tetapi juga mengerti makna yang mereka hafal,” terang Edy.

Menurut keterangan Elvy, ibu Revan dan Revin, kedua anaknya menghafal Alquran dengan mendengar lantunan ayat suci dari speaker Alquran karena sempat ditolak di pesantren hafiz. Di dampingi orang tuanya, selama satu tahun kedua anak ini berhasil menyelesaikan hafalannya.

“Baca braille mereka belum bisa, jadi metodenya dengan mendengar lewat speaker Alquran, satu minggu satu surat, Alhamdulillah, satu tahun berhasil menghafal seluruh Alquran,” kata Elvy.

Elvy berharap kepada orang tua yang memiliki anak disabilitas tidak putus asa, karena setiap anak memiliki kelebihan masing-masing. Dengan bimbingan dari orang tua, potensi dan bakat anak bisa berkembang.

“Orang tua tentu sangat berpengaruh besar dalam tumbuh kembang anak, mereka punya potensi masing-masing terutama yang berkebutuhan khusus baik itu fisik, mental, sosial maupun emosional,” tambah Elvy. W03

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Bupati Tapsel Gus Irawan Ajak BKMT Perkuat Nilai Agama, Bentengi Keluarga dari Tantangan Zaman
Hari Jadi Polwan ke-78, Polres Padangsidimpuan Gelar GASPOL Perempuan dan Sambangi Panti Jompo
Hari Juang Polri 2026 di Padang Lawas: Kapolres Dodik Yuliyanto Tegaskan Semangat Pengabdian
1 Hektare Lahan Bawang Putih Ditanam di Madina, Kapolres: Ketahanan Pangan Harus Diperkuat
Ngaku Ambil AC dan Genset Tanpa Izin, Pemuda 22 Tahun Berurusan dengan Polisi
Petani 48 Tahun di Tapsel Tewas di Saluran Sawah, Sebelumnya Sempat Muntah Usai Makan Kacang
komentar
beritaTerbaru