GM Geopark Kaldera Toba: Geopark Harus Menjadi Instrumen Pemberdayaan Masyarakat
GM Geopark Kaldera Toba Geopark Harus Menjadi Instrumen Pemberdayaan Masyarakat
kota
Medan|SUMUT24
Baca Juga:
Ketua DKM Rianto Ahgly SH memaparkan kondisi perkembangan kesenian di daerah ini. Permasalahan yang sangat urgen dalam menunjang perkembangan kesenian di daerah ini adalah gedung kesenian.
“Saat ini kita tidak memiliki gedung kesenian yang refresentatif untuk mempromosikan karya seni. Taman Budaya Sumatera Utara yang kini kondisinya sangat memprihatinkan, ternyata alas hak lahannya bukan milik Pemprovsu. Sehingga terjadi pembiaran dan tidak terawat, karena pihak Pemprovsu maupun Pemko Medan tidak bisa berbuat apa-apa terhadap gedung kesenian itu,” ujar Rianto Ahgly SH, dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi B DPRD Sumut dengan Majelis Kesenian Medan (MKM), Dewan Kesenian Medan (DKM), Kadis Koperasi dan UKUM Provsu, Simpaian Seni Rupa Indonesia (Simpassri) Yayasan Simpassri dan Dewan Kesenian Sumatera Utara (DKSU), Rabu (21/9) di ruang rapat Komisi B DPRD Sumut. Menurut Rianto Ahgly yang akrab disapa Anto Genk, Dewan Kesenian Medan dibentuk lewat Peraturan Wali Kota Medan No 10 Tahun 2014, sehingga sebagai lembaga telah memiliki payung hukum yang nantinya akan ditindaklanjuti menjadi Perda.
“Diharapkan Pemprovsu dapat mengadaptasi kebijakan ini dengan menerbitkan Pergub sebagai payung hukum Dewan Kesenian Sumatera Utara,” ujar Rianto dihadapan Ketua Komisi B DPRD Sumut Sopar Siburian didampingi Wasner Sianturi, H Ikrimah Hamidi ST Msi, Ir Ramses Simbolon, Jenny Riany Lucia Berutu SH, dan Lidiani Lase, Kadis Koperasi dan UKM Sumut M Zein Siregar serta tokoh seniman seperti Zaidan BS (MKM), Anang S (Simpassri), Kairul Saleh (Simpassri), Mangatas Pasaribu, Choking Susilo Sakeh(MKM), S Handono Hadi, Miduk Hutabarat (DKM), Bambang Sumantri (DKM), Syahbilal (DKM) dan lainnya. Sementara Choking Susilo Sakeh menyatakan bahwa dalam membicarakan pembangunan kesenian di Sumatera Utara, perlu dibenahi dan didudukan permasalahan di hulu baru membicarakan hilir.
“Seni adalah seni. Bukan home industri yang memproduk seni. Biarkan karya itu ada sesuai karakteristik budayanya. Biarkan ia hadir apa adanya. Oleh karenanya dalam membangun dan menata serta menampilkan kesenian di Sumatera Utara adalah putra daerah, agar tidak salah kaprah,” ujarnya.
Ketua Simpassri Anang S dalam kesempatan tersebut memapaparkan program Simpassri dalam mewujudkan rumah seni di beberapa daerah di Sumatera Utara menjadi sentra pertumbuhan kesenian.
Komisi B DPRD Sumut merasa prihatin ternyata Pemerintah Provinsi Sumatera Utara tidak memiliki centre art (gedung kesenian) yang refresentatif untuk memfasilitasi perkembangan kesenian. Dalam RDP ini terungkap minimnya perhatian pemerintah terhadap perkembangan kesenian, sehingga informasi tentang perkembangan kesenian dan event berskala nasional maupun internasional tidak tersosialisasi. Seniman secara mandiri meraba untuk mencari informasi dan mengikuti event dengan biaya sendiri.
Taman Budaya Sumatera Utara di Jl. Perintis Kemerdekaan No.33 yang dikelola Pemprovsu, ternyata alas hak lahannya milik Pemko Medan.
Permasalahan ini harus segera dituntaskan, jika pemerintah ingin mengeksploitasi kekayaan budaya dan seni Sumatera Utara menjadi andalan dunia pariwisata dalam menarik minat wisatawan manca negara.
“Komisi B DPRD Sumut segera memanggil pihak-pihak terkait dalam permasalahan Taman Budaya Sumatera Utara,” ujar Ketua Komisi B DPRD Sumut Sopar Siburian. Komisi B DPRD Sumut dalam menindaklanjuti permasalah Pemasaran Hasil Seni akan kembali mengundang pihak-pihak terkait pada 10 Oktober 2016 mendatang. (R02)
GM Geopark Kaldera Toba Geopark Harus Menjadi Instrumen Pemberdayaan Masyarakat
kota
Bank Sumut Luncurkan QResto, Inovasi Digital Bersama Pemkab Deli Serdang untuk Optimalkan Pajak Daerah
kota
Sutrisno Pangaribuan Tuduhan Aksi Mahasiswa Dibayar Hanya Upaya Memecah Gerakan
kota
Strategi Komunikasi Pemerintah Menjaga Narasi, Menjaga Kepercayaan Publik
kota
Pabrik Sepatu Yumeida di Purwodadi Sunggal Terbakar
kota
Taekwondo Championship Sumut 2026 Digelar, Bidik Bibit Atlet Menuju Asian Championship dan Porprov
kota
Bupati Madina Saipullah Nasution Sambangi Masjid Raya Al Qurro&039 wal Huffazh, Ajak Warga Perkuat Benteng Generasi dari Ancaman Narkoba
kota
Tak Anti Kritik! Bupati Saipullah dan Wabup Atika Undang Mahasiswa Bahas IPR, Harga Gabah hingga Masa Depan Madina
kota
Kabar Baik! Walikota Padangsidimpuan Letnan Dalimunthe Kantongi Dukungan Gubsu Bobby Nasution, Huntap dan Infrastruktur Masuk Prioritas
kota
Dorong Prestasi dan Kesejahteraan Anak, Sekda Padangsidimpuan Salurkan Bantuan dari Kemensos
kota