Bupati Tapsel Gus Irawan Ajak BKMT Perkuat Nilai Agama, Bentengi Keluarga dari Tantangan Zaman
Bupati Tapsel Gus Irawan Ajak BKMT Perkuat Nilai Agama, Bentengi Keluarga dari Tantangan Zaman
kota
Baca Juga:
Dikatakan Plt Kadis Kominfo, konsep pembangunan Smart City kota Medan adalah menggali potensi atau sumber daya daerah dengan tiga pilar yakni kesiapan Struktur yang terdiri dari kesiapan SDM, kemampuan Birokrasi dan kemampuan anggaran. Selain itu infrastruktur yang terdiri dari Fisik, TIK, AI dan Sosial. Kemudian pilar lainnya adalah Superstruktur yakni kesiapan kebijakan Peraturan Daerah dan tata Kelola.
“Dalam konsep pembangunan Smart City selain menggali potensi atau sumber daya daerah juga yang paling terpenting adalah tetap melibatkan masyarakat tanpa menghilangkan budaya atau tradisi,” kata Plt Kadis Kominfo.
Dijelaskan Mansursyah terkait arsitektur Smart City guna mencapai enam dimensi tersebut harus ada pembangunan IT Governance, IT Management dan Keamanan Informasi. Kemudian dalam pelaksanaan harus terdapat aplikasi, pusat operasi data dan jaringan serta Sensing atau alat bantu.
Mansursyah menambahkan dalam Implementasinya Quick Wins Smart City terdiri dari Smart Governance yang merupakan layanan publik untuk administrasi kependudukan. Smart Living merupakan layanan publik untuk pembayaran retribusi parkir secara Cashlees dan Smart Society merupakan layanan publik yang menggunakan nomor tunggal untuk pengaduan masyarakat. Selain itu Smart Economy merupakan layanan publik untuk pembayaran pajak dan retribusi daerah.
“Smart Enviroment merupakan layanan sistem informasi geospasial yang memanfaatkan teknologi. Kemudian Smart Branding merupakan layanan publik untuk perizinan terpadu berbasis OSS secara online dan terintegrasi,” Jelas Mansursyah.
Menurut Mansursyah berdasarkan hasil evaluasi dari pemaparan materi oleh Assesor terkait latihan penyusunan manajemen resiko dan pengisian kuisioner impact bahwa terdapat capain Quick Wins. Salah satunya aplikasi Sibisa, dimana masyarakat dapat melakukan permohonan administrasi kependudukan tanpa perlu datang ke tempat pelayanan dan menghilangkan jasa perantara atau calo.
“Selain itu Quick Wins dalam aplikasi Sibisa ini sudah menerapkan Sistem berdasarkan SOP dan tepat waktu serta bekerja sama dengan Bank Sumut dan PT Pos untuk pembayaran denda administrasi dan pengantaran Dokumen,” Sebut Plt Kadis Kominfo.
Selanjutnya Penilaian Evaluasi dalam rangka Program Gerakan Menuju Smart City 2021 ini diisi dengan sesi tanya jawab oleh Direktur Tata Kelola Aplikasi Mariam Barata dan para pembimbing atau Assesor diantaranya Hari D Noegroho dan Wikan Danar Sunindyo.rel
Bupati Tapsel Gus Irawan Ajak BKMT Perkuat Nilai Agama, Bentengi Keluarga dari Tantangan Zaman
kota
Hari Jadi Polwan ke78, Polres Padangsidimpuan Gelar GASPOL Perempuan dan Sambangi Panti Jompo
kota
Hari Juang Polri 2026 di Padang Lawas Kapolres Dodik Yuliyanto Tegaskan Semangat Pengabdian
kota
1 Hektare Lahan Bawang Putih Ditanam di Madina, Kapolres Ketahanan Pangan Harus Diperkuat
kota
Ngaku Ambil AC dan Genset Tanpa Izin, Pemuda 22 Tahun Berurusan dengan Polisi
News
Petani 48 Tahun di Tapsel Tewas di Saluran Sawah, Sebelumnya Sempat Muntah Usai Makan Kacang
kota
Sukhairi Nasution Resmi Pimpin DMI Madina 20262031, Sekda Afrizal Dorong Masjid Jadi Pusat Peradaban
kota
Langkah Tegas Madina Hadapi PETI, Satgas Siapkan Personel untuk Operasi Lapangan
kota
Bawa Nama Madina ke Panggung Nasional, Bupati Saipullah Nasution Raih Penghargaan IIGCE 2026
News
Eksekusi Lahan Ditolak PN Lubuk Pakam, Kuasa Hukum PT RPP Soroti Dugaan Penipuan DT
News