Bupati Tapsel Gus Irawan Ajak BKMT Perkuat Nilai Agama, Bentengi Keluarga dari Tantangan Zaman
Bupati Tapsel Gus Irawan Ajak BKMT Perkuat Nilai Agama, Bentengi Keluarga dari Tantangan Zaman
kota
MEDAN I SUMUT24.co
Baca Juga:
Peristiwa memilukan angkutan kota (angkot) trayek 123 ditabrak Kereta Api KA di Jalan Sekip, Medan Barat pada Sabtu (4/12/2021) kemarin, menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban.
Mereka meminta sopir angkutan kota maut tersebut dihukum seberat-berat nya karena telah lalai hingga mengakibatkan empat nyawa melayang.
Keluarga tewas ibu dan anak, Asmanur Tanjung (42) dan Naila Harahap (7), warga Jalan Karya Gang Karanganyar sangat mengecam ulah tak patut sopir angkot nomor trayek 123 tersebut.
Kedua korban dimakamkan di TPU Pasar V, Helvetia, Kabupaten Deliserdang.
Menurut keluarga, adik ipar dan keponakannya itu usai menghadiri kemalangan di Provinsi Aceh pada Rabu (1/12/2021) lalu.
“Kami kan pergi ke Aceh untuk takziah. Ada keluarga kemalangan di sana. Jadi saya kembali ke Medan lebih awal. Kalau adik saya (Asmanur Tanjung) itu rencananya pulang hari Selasa mendatang. Tapi, entah kenapa dia pulang Sabtu semalam. Kalau menurut keluarga, katanya ada yang mau ditemui. Mau jalan-jalan lah, gitu katanya,” ucap Lamsari Tanjung di rumah duka, Minggu (5/12/2021).
Karena itu, kepergian kedua korban membuatnya sangat terpukul. Dia berharap pihak kepolisian dapat menghukum sopir dengan seadil-adilnya.
“Kami dari keluarga berharap sopir angkot itu dihukum seadil-adilnya. Dua keluarga kami jadi korban,” sesalnya.
Sebelumnya, satu unit angkot ditabrak KA jurusan Binjai-Medan setelah menerobos palang pembatas di perlintasan Jalan Sekip, Medan Barat, Sabtu (4/12/2021) sore.
Peristiwa itu mengakibatkan empat penumpang angkot meninggal dunia dan enam lainnya terluka. Sopir angkot maut tersebut telah diamankan pihak kepolisian.(W05)
Bupati Tapsel Gus Irawan Ajak BKMT Perkuat Nilai Agama, Bentengi Keluarga dari Tantangan Zaman
kota
Hari Jadi Polwan ke78, Polres Padangsidimpuan Gelar GASPOL Perempuan dan Sambangi Panti Jompo
kota
Hari Juang Polri 2026 di Padang Lawas Kapolres Dodik Yuliyanto Tegaskan Semangat Pengabdian
kota
1 Hektare Lahan Bawang Putih Ditanam di Madina, Kapolres Ketahanan Pangan Harus Diperkuat
kota
Ngaku Ambil AC dan Genset Tanpa Izin, Pemuda 22 Tahun Berurusan dengan Polisi
News
Petani 48 Tahun di Tapsel Tewas di Saluran Sawah, Sebelumnya Sempat Muntah Usai Makan Kacang
kota
Sukhairi Nasution Resmi Pimpin DMI Madina 20262031, Sekda Afrizal Dorong Masjid Jadi Pusat Peradaban
kota
Langkah Tegas Madina Hadapi PETI, Satgas Siapkan Personel untuk Operasi Lapangan
kota
Bawa Nama Madina ke Panggung Nasional, Bupati Saipullah Nasution Raih Penghargaan IIGCE 2026
News
Eksekusi Lahan Ditolak PN Lubuk Pakam, Kuasa Hukum PT RPP Soroti Dugaan Penipuan DT
News