Senin, 24 Agustus 2026

Ada Korban Meninggal Erupsi Gunung Semeru, Puluhan Diboyong RS

Administrator - Sabtu, 04 Desember 2021 17:11 WIB
Ada Korban Meninggal Erupsi Gunung Semeru, Puluhan Diboyong RS

LUMAJANG, SUMUT24 Tragis, erupsi Gunung Semeri makan korban. Adalah satu orang dinyatakan meninggal dalam peristiwa erupsi Gunung Semeru, Lumajang, Jawa Timur, pada Sabtu (4/12). Dan setidaknya ada 10 orang yang dinyatakan hilang.

Baca Juga:

“Satu orang yang meninggal dari Curah Kobokan, sudah akan dibawa mobil ambulans,” kata Wakil Bupati Lumajang, Indah Amperawati Masdar, pada pers, Sabtu, 4/12/2021.

Diungkap 10 orang belum ditemukan dan evakuasi sulit dilakukan lantaran akses jalan menuju lokasi tertutup material lumpur.

“Masih ada sekitar 10 orang yang masih belum bisa dievakuasi karena lokasinya agak sulit. Evakuasi lamban karena mobil tidak bisa masuk ke lokasi, karena lumpur setinggi hampir lutut kaki,” ucapnya.

Indah menuturkan hampir semua rumah di sekitar Curah Kobokan, hancur. Warga pun dikatakan mengungsi ke Balaidesa Penanggal.

Tak hanya itu, ada juga puluhan warga yang dilarikan ke Puskesmas dan rumah sakit setempat akibat luka-luka.

“Luka parah akibat lahar panas ada 41, yang dievakuasi di Puskesmas Penanggal. Yang luka bakar sangat para kaki dirujuk RSUD dr Haryoto, RS Bhayangkara dan sebagian RS Pasuruan,” ucapnya.

“Di Puskesmas Candi Puro ada sekitar tujuh orang dirawat, di Puskesmas Penanggal 10 orang. Dan ada ibu hamil dua orang, yang satu sembilan bulan yang satu delapan bulan,” tambahnya.rel

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Dua Muda Mudi Kompak Edarkan Ekstasi Diringkus Satresnarkoba Polrestabes Medan
Penahbisan Gereja BNKP Resort 42 Tanjung Anom Berlangsung Khidmat, Ephorus Targetkan Kemandirian Sinode
Dana Pensiunan Perumda Tirtanadi Sudah Dibayarkan AJB Bumiputera
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Medan Juara Umum Semarak Korpri Gebyar Kemerdekaan RI
Aksi Solidaritas Pemko Medan, Dari Kemeriahan HUT RI hingga Bantuan Rp.50 Juta Korban Bencana
Satu Perusahaan Menawar, Bukan Berarti Tender Harus Batal
komentar
beritaTerbaru