MENGADILI PENYIMPANGAN, MEMBENAHI PEMASYARAKATAN
MENGADILI PENYIMPANGAN, MEMBENAHI PEMASYARAKATAN
News
MEDAN | SUMUT 24
Baca Juga:
Sebagai salah satu stasiun televisi milik negara, kini TVRI terus melakukan perubahan demi menjadi banggaan stasiun televisi masyarakat. Salah satu yang dilakukan TVRI saat ini adalah, pihaknya akan melakukan pembentukan Dewan Pengawas TVRI, guna terus memperhatikan siaran publik yang layak ditonton, dan hal ini sudah mulai dilakukan dibeberapa provinsi Indonesia.
Hal ini seperti yang diungkapkan Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Dra. Rosarita Niken Widyastuti, M.Si, dalam acara “Tantangan Dewan Pengawas TVRI Menghadapi Konvergensi, Digitalisasi, dan Globlisasi” di Hotel Grand Aston Medan, Kamis (8/9).
“Kegiatan ini untuk menggali aspirasi dan masukkan masyarakat mengenai dewan pengawas TVRI ke depan. Tak hanya itu, pihaknya juga ingin menggali respon masyarakat mengenai siaran TVRI selama ini,” akunya sembari mengaku kegiatan ini juga telah dilakukan di Medan, Makasar dan Pontianak.
Untuk menunjang hal itu, TVRI kini akan membentuk Dewan Pengawas. Disini peran Dewan Pengawas sangat dibutuhkan, sebab Dewan Pengawas harus memiliki integritas yang tinggi, bisa besinergi dengan diredaksi, dan memiliki jiwa leadership yang tinggi, mengingat tantangan untuk TVRI kedepan lebih banyak.
Dengan adanya perkembangan teknologi dan perubahan sosial masyarakat, maka pihaknya ingin melihat respon masyarakat terhadap tayangan TVRI selama ini, dan dia ingin tau juga perubahan apa yang masyarakat inginkan tentang siaran TVRI.
Dia menambahkan, acara ini juga dihadiri tokoh masyarakat, akademisi, budayawan, TNI, Polri. Dirinya mengaku senang dengan kehadiran mereka, sebab mereka memberikan masukan yang konstruktif terhadap TVRI.
“Jadi dari pertemuan ini masyarakat mengharapkan adanya perubahan TVRI mulai dari regulasinya. TVRI juga perlu melakukan redefitisi terkait visi dan misi TVRI sebagai lembaga penyiaran milik negara, jadi acara-acaranya harus seoptimal mungkin hanya untuk kepentingan masyarakat,” katanya.
Meski demikian, dia menambahkan, program TVRI juga tidak boleh kalah bersaing dengan televisi swasta. Meskipun anggaran TVRI tidak besar namun hal tersebut jangan menjadi hambatan untuk TVRI maju.
Ekspektasi masyarakat terhadap Dewan Pengawas memang sebuah figur yang luar biasa. Saat ini yang mendaftar sebagai dewan pengawas jumlahnya ada 600 orang ini baru seminggu dibuka.
“Baru seminggu ada 600 orang yang daftar. Pendaftaran ditutup tanggal 15 september nanti. Bagi masyarakat yang memiliki pengetahuan yang tinggi baik dari segi penyiaran publik, teknonolgi, dan mengelola keuangan agar ikut mendaftarkan diri jadi dewan pengawas. Sebab dari 600 orang tersebut nantinya kita seleksi lagi dan akan kita pilih yang memiliki jiwa kompeten sebagai dewan pengawas TVRI,” tutupnya.
Sementara itu, Ketua Dewan Kesenian Medan (DKM) Rianto Ahgly SH mengatakan, TVRI memang harus melakukan perubahan. baik dari segi kelembagaan dan juga peralatan. Tak hanya itu, TVRI juga harus menambah siaran daerah, khususnya siaran budaya-budaya daerah.(W07)
MENGADILI PENYIMPANGAN, MEMBENAHI PEMASYARAKATAN
News
sumut24.co ASAHAN, Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., secara resmi membuka kegiatan Latihan Kader (LK) II Tingkat Nasional
News
Pemkab Solok Siapkan Huntap untuk Warga Terdampak Galodo, Lokasi Relokasi Dikaji
News
Gelar Pelantikan dan Rakerda 2026, Golkar Sumut Siap Menguningkan Sumatera Utara
News
Ketum PB Pendawa Indonesia Terima Silaturahmi Tokoh Masyarakat Jawa Sumut
News
Anggunnya Jelita Asri Ludin Tambunan dalam Balutan Tenun Deli Serdang di Kriyanusa 2026
News
SYAMSUL RIZAL PASAL 33 HARUS MENJADI KOMPAS PEMBANGUNAN DAN KEDAULATAN EKONOMI BANGSA
News
Prabowo Bertakziah ke Kediaman Megawati, Sampaikan Duka atas Wafatnya Guruh Soekarnoputra
News
Yaspend Mulia Medan Cetak Atlet Pelajar Berprestasi hingga Tingkat Nasional
News
Siap Ruang, Si Petarung dan BPHTB Perkuat Layanan Digital Deli Serdang
News