Bupati Tapsel Gus Irawan Ajak BKMT Perkuat Nilai Agama, Bentengi Keluarga dari Tantangan Zaman
Bupati Tapsel Gus Irawan Ajak BKMT Perkuat Nilai Agama, Bentengi Keluarga dari Tantangan Zaman
kota
MEDAN I Sumut24.co Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) dan Pengurus Cabang NU (PCNU) se Sumatera Utara (Sumut) mendukung keputusan 9 Kiai sepuh yang minta muktamar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dilaksanakan dengan santun dan berakhlaqul karimah. Hal itu disampaikan Rais Syuriah PWNU Syech Machmudin Pasaribu dalam keterangan persnya, Selasa, (30/11/2021).
Baca Juga:
Muktamar ini, menurut Syech Mahmudin, tidak hanya ajang untuk memilih Ketua Umum PBNU t api lebih dari itu, apalagi menjelang satu abad NU, hal itu membutuhkan pemikiran yang serius agar bisa menghasilkan keputusan yang membawa maslahah untuk warga Indonesia dengan mengedepankan akhlaqul karimah.
“Kita harus mempersiapkan satu abad NU dengan serius tapi santai agar menghasilkan pemikiran yang bisa membawa kemaslahatan untuk warga Indonesia dan khususnya warga NU,” ujar Syech Mahmudin
Syahrial Tambunan selaku Ketua Tanfidziyah PWNU Sumut juga menyampaikan bahwa pelaksanaan muktamar jangan di paksakan untuk maju tapi sesuaikan saja dengan kesiapan panitia dan aturan pemerintah jangan kesannya amat terburu-buru.
“Kalau panitia belum siap ya jangan dipaksa untuk dimajukan, tapi kalau sudah siap ya tidak usah kita diskusi tapi jangan juga melawan instruksi pemerintah terkait berlakunya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3 pada tanggal pelaksanaan muktamar, tidak enak dipaksa itu,” kata Syahrial.
Lebih jauh Syahrial mengatakan bahwa muktamar NU adalah sarana bermusyawarah untuk menghasilkan suatu keputusan yang membawa maslaha jangan lantas untuk mencapainya kita menggunakan cara-cara yang membawa mafsadah.
“Maksud kita muktamar adalah mencari maslahah bukan mendatangkan mafsadah, mari kita duduk bareng sambil ngopi dan merokok jangan pake emosi dan pikiran yang dengki,” ujar Syahrial.
Syahrial menambahkan bahwa Muktamar ke 34 Nahdlatul Ulama ini adalah hajatan para ulama. Untuk itu, pengurus NU sebaiknya mendengarkan apa arahan para ulama sesuai keputusan Konferensi Besar dan Musyawarah Nasional Alim Ulama (Konbes-Munas) bulan September lalu.
“Terkait dipercepat atau diundurnya jadwal pelaksanaan Muktamar ke 34 NU di Lampung, kita sebagai warga NU sebaiknya mengikuti apa yang diisntruksikan oleh para ulama, karena notebene merekalah yang punya hajat ini, jangan memaksa atau mendesak-desak mereka. Kalau suara para sesepuh itu menginginkan jadwalnya diundur, ya mari kita ikuti†jelas Syahrial.
Untuk diketahui, seiring dengan diberlakukannya PPKM Level 3 secara nasional oleh pemerintah mulai 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022 guna mengantisipasi meledaknya penyebaran virus Corona selama libur nataru (Natal dan tahun baru), Muktamar ke 34 NU yang sedianya dilaksanakan pada 23-25 Desember 2021 harus dijadwalkan ulang.
Selain Rais Syuriah PWNU Sumut Syech Mahmuddin Pasaribu dan Ketua PWNU Sumut H.Syahrial Tambunan MBA, hadir pula antara lain Katib PWNU DR. Abrar M Daud MA , Sekretaris PWNU M. Hatta Siregar MSi., Wakil Ketua PWNU Adlin Damanik MPd.red
Bupati Tapsel Gus Irawan Ajak BKMT Perkuat Nilai Agama, Bentengi Keluarga dari Tantangan Zaman
kota
Hari Jadi Polwan ke78, Polres Padangsidimpuan Gelar GASPOL Perempuan dan Sambangi Panti Jompo
kota
Hari Juang Polri 2026 di Padang Lawas Kapolres Dodik Yuliyanto Tegaskan Semangat Pengabdian
kota
1 Hektare Lahan Bawang Putih Ditanam di Madina, Kapolres Ketahanan Pangan Harus Diperkuat
kota
Ngaku Ambil AC dan Genset Tanpa Izin, Pemuda 22 Tahun Berurusan dengan Polisi
News
Petani 48 Tahun di Tapsel Tewas di Saluran Sawah, Sebelumnya Sempat Muntah Usai Makan Kacang
kota
Sukhairi Nasution Resmi Pimpin DMI Madina 20262031, Sekda Afrizal Dorong Masjid Jadi Pusat Peradaban
kota
Langkah Tegas Madina Hadapi PETI, Satgas Siapkan Personel untuk Operasi Lapangan
kota
Bawa Nama Madina ke Panggung Nasional, Bupati Saipullah Nasution Raih Penghargaan IIGCE 2026
News
Eksekusi Lahan Ditolak PN Lubuk Pakam, Kuasa Hukum PT RPP Soroti Dugaan Penipuan DT
News