Dua Muda Mudi Kompak Edarkan Ekstasi Diringkus Satresnarkoba Polrestabes Medan
Dua Muda Mudi Kompak Edarkan Ekstasi Diringkus Satresnarkoba Polrestabes Medan
kota
Jakarta I Sumut24.co Sebagaimana sejarah puluhan tahun dilùpakan seakan jasà para santri tidak ada dalam sejarah bangsa, Oleh Muhaimin Iskandar dkk menginisiasi untuk mendesak pemerintah agar menetapkan 22 oktober dijadikan menjadi hari nasional, Demikian dikatakan Ketua Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Sumut Drs Ance Selian kepada Wartawan, Kamis (21/10). Menurutnya, desakan hari santri ditandai dengan gerakà n Kirap resolusi jihad dari surabaya ke Jakà rta dengan membawa usulan para pimpiñan NU dan pimpinan pondok pesantren, agar 22 Oktober dijadikan Hari Nasional, ucapnya.
Baca Juga:
Ance menceritakan, Sejarah telah mencatat keterlibatan KH Hasym Ashari dkk dalam memperjuangkà n dan mempertahà nkà n kemerdekaà n Republik Indonesia dari gempuran sekutu yang ingin merà mpas kemerdekaan, Peristiwa 22 Oktober di cetuskan fatwa Resolusi jihad NU menjadi kekuatan yang dahsat mèmbela dan mèmpertahà nkan kemerdekaà n RI, para kyai dan sà ntri terlibat langsung di medan perà ng hingga terbunuhnya Jenderal Mallabi dan Erick Cardhon dan membeloknya pimpinan tentara Gurkha Zea ul Haq karena mendengar takbir dan suara azan yang dikumandangkan para santri, prinsip tidak mungkin memerangi yang seakidah, gempuran para pasukà n santri dibawà h komando para kyai, menjadi catatan penting dunia. Dan pengakuan internasional bahwà Indonesia telah mampu mempertahà nkan kedaulatannya.
di berbagai daerah juga melakukà n Kirap resolusi jihad seperti di sumatra utara di bawà h asuhan Ketua PWNU Sumut H Afifuddi Lubis kirap resolusi jihad dikomandoi Ance selià n Ketua PKB Sumut dkk berà ngkat dari kantor PW NU Sumut yang dilepas oleh Gubernur Sumut H Tengku Erry Nuradi menuju pondok pesantren Mustofawiyah purba baru, yang diawali dengan ziarah pada makà m KH. Mustofa Husà in dan menyinggahi beberapa pesantren membawa surat usulan agar presiden RI menetapkan 22 oktober menjadi Hari Nasional, katanya. Gagasan besar Muhaimin Iskandar dan KH Said Agil Siraj Ketua umum PBNU dan perà n aktif para tokoh sà ntri di seluruh tanah air, Memohon pada pemerintah, Akhirnya pèmerintah RI bapak H. Joko.Widodo mengabulkà n permohonan NU dan tokoh santri 22 0ktober menjadi Hari Santri Nasional. Tokoh penting yang tidak boleh dilupakan adalah H.A Muhaimin Iskandar sebagai Inisiator dan komando utama memperjuangkan Hà ri Santri Nasinal dan juga respon baik dari bapak presiden H.Joko widodo juga menjadi tokoh penting yang mengabulkan permohonan para kiyai dan santri. Semoga kita senantiasà mengenang perjuangan resolusi jihad dan tidak akan melupakan jasa besar HA.Muhaimin Iskà ndar dkk, pungkasnya.red
Dua Muda Mudi Kompak Edarkan Ekstasi Diringkus Satresnarkoba Polrestabes Medan
kota
sumut24.co DeliserdangAcara penahbisan Gereja Banua Niha Keriso Protestan (BNKP) Resort 42 Tanjung Anom yang berlokasi di Jalan H.M. Puna
Umum
sumut24.co MedanTerkait pemberitaan para pensiunan Perumda Tirtanadi yang berjumlah 17 orang hingga kini terus menyampaikan tuntutannya ke
kota
sumut24.co MedanSorak, tawa, dan semangat berkompetisi mewarnai Taman Cadika Medan selama dua hari ini. Memeriahkan HUT ke81 Kemerdekaan
kota
sumut24.co MedanWali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, menegaskan pentingnya solidaritas dan kepedulian sosial dalam membangun daerah.H
kota
Satu Perusahaan Menawar, Bukan Berarti Tender Harus Batal
kota
KSMI Gelar Liga Sepakbola Mini Santri dan Piala Asia, Tunjuk Tundra Meliala sebagai Waketum
News
Ambal Warso ke31 Keluarga Besar DIY, Perkuat Guyub Sedulur dan Lestarikan Budaya Jawa
News
Usai Bertanding, Gubsu ke17 HT Erry Nuradi Serahkan Cenderamata kepada Gabungan Pimpong Putrajaya Malaysia
kota
Siswa Deli Serdang Raih Empat Medali di Ajang Olimpiade Internasional Malaysia
News