Dua Muda Mudi Kompak Edarkan Ekstasi Diringkus Satresnarkoba Polrestabes Medan
Dua Muda Mudi Kompak Edarkan Ekstasi Diringkus Satresnarkoba Polrestabes Medan
kota
MEDAN I Sumut24.co Kelanjutan integrasi pembangunan di kawasan Medan, Binjai, dan Deli Serdang atau Mebidang kembali dibahas. Usai pertemuan yang dipimpin Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi, di Aula Tengku Rizal Nurdin, Senin (20/9), terungkap bahwa pembangunan terintegrasi pada 2022 tersebut akan dimulai dari Lapangan Merdeka Medan.
Baca Juga:
Menurut Gubsu Edy, roadmap atau peta jalan pembangunan infrastruktur yang dimulai dari titik 0 Kota Medan yang salah satunya Lapangan Merdeka, harus didukung serentak oleh Pemko Medan, Pemkab Deli Serdang dan Pemko Binjai.
“Kita sama-sama mulai ini, masing-masing mulai dari daerahnya nanti jumpa di tengah. Artinya masing-masing memulai tapi sesuai dengan titik yang sesuai dengan roadmap,” ujarnya menjawab wartawan usai Rapat Sinergitas Pembangunan Infrastruktur Kota Medan Terintegrasi Dengan Wilayah Deli Serdang.
Ia menekankan, pembangunan infrastruktur terintegrasi menjadi prioritas mengingat hal ini menyangkut kepentingan masyarakat pada tiga daerah tersebut.
“Di Jakarta sana wali kota diperintah gubernur. Tapi di sini tidak begitu, makanya ini harus kita kerjakan bersama-sama,” katanya.
Salah satu infrastruktur yang dibahas dalam rapat itu yakni pembangunan tol dalam kota dan jalur transportasi terintegrasi pada kawasan Mebidang termasuk pembangunan jembatan-jembatan penghubung.
Kata Edy, rapat ini juga sebagai tindak lanjut dari pembangunan ibu kota yang sempat terputus sejak akhir 2018. Sehingga di 2022 akan mulai dilakukan sesuai kewenangan masing-masing daerah.
Berdasarkan keterangan Wali Kota Bobby Nasution soal rencana Lapangan Merdeka kepadanya, diakui Edy, nantinya akan dikosongkan dan dikhususkan untuk kebutuhan masyarakat serta dijadikan ruang terbuka non hijau (RTNH).
“Direncanakan lagi oleh wali kota di bawah (lapangan) itu ada basement (untuk parkir) dua tingkat. Itu kita support. Yang kedua, menjadikan itu boulevard (yang berada di Kesawan atau kota lama). Ada rumah-rumah heritage mau dijadikan tempat pariwisata,” ujarnya.
Selanjutnya sebut Edy, menindaklanjuti soal penataan sungai-sungai yang ada di Medan yang melintasi wilayah Deli Serdang maupun Kota Binjai. Program ini pun telah direncanakan dan sempat terputus sejak akhir 2018 dan 2019.
“Jadi sungai ini tidak bisa satu-satu. Harus dikerjai bersamaan antara Medan, Deli Serdang, dan Binjai. Kemudian soal TPA (tempat pembuangan akhir sampah), ini pun sempat terputus. Tadi kita panggil dan bawa investornya ke sini, untuk bisa kita pastikan dan tindak lanjuti lalu dipelajari secara teknis,” ujarnya. red
Dua Muda Mudi Kompak Edarkan Ekstasi Diringkus Satresnarkoba Polrestabes Medan
kota
sumut24.co DeliserdangAcara penahbisan Gereja Banua Niha Keriso Protestan (BNKP) Resort 42 Tanjung Anom yang berlokasi di Jalan H.M. Puna
Umum
sumut24.co MedanTerkait pemberitaan para pensiunan Perumda Tirtanadi yang berjumlah 17 orang hingga kini terus menyampaikan tuntutannya ke
kota
sumut24.co MedanSorak, tawa, dan semangat berkompetisi mewarnai Taman Cadika Medan selama dua hari ini. Memeriahkan HUT ke81 Kemerdekaan
kota
sumut24.co MedanWali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, menegaskan pentingnya solidaritas dan kepedulian sosial dalam membangun daerah.H
kota
Satu Perusahaan Menawar, Bukan Berarti Tender Harus Batal
kota
KSMI Gelar Liga Sepakbola Mini Santri dan Piala Asia, Tunjuk Tundra Meliala sebagai Waketum
News
Ambal Warso ke31 Keluarga Besar DIY, Perkuat Guyub Sedulur dan Lestarikan Budaya Jawa
News
Usai Bertanding, Gubsu ke17 HT Erry Nuradi Serahkan Cenderamata kepada Gabungan Pimpong Putrajaya Malaysia
kota
Siswa Deli Serdang Raih Empat Medali di Ajang Olimpiade Internasional Malaysia
News