Senin, 24 Agustus 2026

Gubsu Edy : Pembangunan Infrasturtur Harus didukung oleh Pemerintah Mebidang

Administrator - Senin, 20 September 2021 08:43 WIB
Gubsu Edy : Pembangunan Infrasturtur Harus didukung oleh Pemerintah Mebidang

MEDAN I Sumut24.co Kelanjutan integrasi pembangunan di kawasan Medan, Binjai, dan Deli Serdang atau Mebidang kembali dibahas. Usai pertemuan yang dipimpin Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi, di Aula Tengku Rizal Nurdin, Senin (20/9), terungkap bahwa pembangunan terintegrasi pada 2022 tersebut akan dimulai dari Lapangan Merdeka Medan.

Baca Juga:

Menurut Gubsu Edy, roadmap atau peta jalan pembangunan infrastruktur yang dimulai dari titik 0 Kota Medan yang salah satunya Lapangan Merdeka, harus didukung serentak oleh Pemko Medan, Pemkab Deli Serdang dan Pemko Binjai.

“Kita sama-sama mulai ini, masing-masing mulai dari daerahnya nanti jumpa di tengah. Artinya masing-masing memulai tapi sesuai dengan titik yang sesuai dengan roadmap,” ujarnya menjawab wartawan usai Rapat Sinergitas Pembangunan Infrastruktur Kota Medan Terintegrasi Dengan Wilayah Deli Serdang.

Ia menekankan, pembangunan infrastruktur terintegrasi menjadi prioritas mengingat hal ini menyangkut kepentingan masyarakat pada tiga daerah tersebut.

“Di Jakarta sana wali kota diperintah gubernur. Tapi di sini tidak begitu, makanya ini harus kita kerjakan bersama-sama,” katanya.

Salah satu infrastruktur yang dibahas dalam rapat itu yakni pembangunan tol dalam kota dan jalur transportasi terintegrasi pada kawasan Mebidang termasuk pembangunan jembatan-jembatan penghubung.

Kata Edy, rapat ini juga sebagai tindak lanjut dari pembangunan ibu kota yang sempat terputus sejak akhir 2018. Sehingga di 2022 akan mulai dilakukan sesuai kewenangan masing-masing daerah.

Berdasarkan keterangan Wali Kota Bobby Nasution soal rencana Lapangan Merdeka kepadanya, diakui Edy, nantinya akan dikosongkan dan dikhususkan untuk kebutuhan masyarakat serta dijadikan ruang terbuka non hijau (RTNH).

“Direncanakan lagi oleh wali kota di bawah (lapangan) itu ada basement (untuk parkir) dua tingkat. Itu kita support. Yang kedua, menjadikan itu boulevard (yang berada di Kesawan atau kota lama). Ada rumah-rumah heritage mau dijadikan tempat pariwisata,” ujarnya.

Selanjutnya sebut Edy, menindaklanjuti soal penataan sungai-sungai yang ada di Medan yang melintasi wilayah Deli Serdang maupun Kota Binjai. Program ini pun telah direncanakan dan sempat terputus sejak akhir 2018 dan 2019.

“Jadi sungai ini tidak bisa satu-satu. Harus dikerjai bersamaan antara Medan, Deli Serdang, dan Binjai. Kemudian soal TPA (tempat pembuangan akhir sampah), ini pun sempat terputus. Tadi kita panggil dan bawa investornya ke sini, untuk bisa kita pastikan dan tindak lanjuti lalu dipelajari secara teknis,” ujarnya. red

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Dua Muda Mudi Kompak Edarkan Ekstasi Diringkus Satresnarkoba Polrestabes Medan
Penahbisan Gereja BNKP Resort 42 Tanjung Anom Berlangsung Khidmat, Ephorus Targetkan Kemandirian Sinode
Dana Pensiunan Perumda Tirtanadi Sudah Dibayarkan AJB Bumiputera
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Medan Juara Umum Semarak Korpri Gebyar Kemerdekaan RI
Aksi Solidaritas Pemko Medan, Dari Kemeriahan HUT RI hingga Bantuan Rp.50 Juta Korban Bencana
Satu Perusahaan Menawar, Bukan Berarti Tender Harus Batal
komentar
beritaTerbaru