Minggu, 23 Agustus 2026

DPRD Pakpak Bharat Sesalkan,Proyek Air Bersih di Kuta Saga Senilai Rp. 5,4 Millyar Gagal Lelang

Administrator - Minggu, 05 September 2021 03:25 WIB
DPRD Pakpak Bharat Sesalkan,Proyek Air Bersih di Kuta Saga Senilai Rp. 5,4 Millyar Gagal Lelang

 

Baca Juga:

PAKPAK BHARAT I SUMUT24.co

Proyek Pekerjaan pembangunan Penyediaan  Air Minum (SPAM) Jaringan Perpipaan (JP) sumber Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun Anggaran (TA) 2021 di Desa Kuta Saga, Kecamatan Kerajaan, Kabupaten Pakpak Bharat senilai Rp5,4 Millyar Rupiah Anggarannya di Dinas PUTR, batal dikerjakan MASYARAKAT Kuta Saga yang puluhan tahun berharap distribusi air bersih berjalan lancar di desa sangat kecewa. Dana bantuan yang dikucurkan pemerintah pusat berniliai millyaran rupiah itu melalui DAK harus balik lagi ke pusat.

Sebagaimana diketahui, batas akhir yang ditentukan oleh pemerintah pusat tentang penggunaan dana DAK hingga per tanggal 30 Agustus 2021, namun  pihak Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa (UKPBJ) dan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR), Kabupaten Pakpak Bharat  tidak mengumumkan perusahaan pemenang tender hingga death line atau batas waktu.M enanggapi hal tersebut Anggota DPRD Pakpak Bharat, Ronald Lubis didampingi Hotma Ramles Tumangger, Parulian Boangmanalu dan Rismawaty Bancin mengaku sangat kecewa melihat kinerja Dinas PUTR dan UKPJ. Ronal Lubis yang juga sekretaris di Komisi I (Satu) menyampaikan hal tersebut saat menerima audiensi Komunitas Jurnalis Pakpak Bharat. Dirinya memastikan anggaran Dana Alokasi Khusus(DAK) itu  harus kembali lagi ke pusat. Kita pastikan dana DAK untuk pembangunan Proyek SPAM di Kuta Saga tersebut batal digunakan, artinya dana tersebut dipastikan kembali ke pusat. Makanya kita anggota dewan sangat kecewa, perjuangan dan aspirasi masyarakat terabaikan,” tegas  Ronal Lubis. Politisi Partai Demokrat ini lebih lanjut mengatakan, pihaknya berharap pengambil kebijakan di PUTR itu harus mendapat sanksi tegas. “Kami tidak mau tahu ganjaran apa yang akan diberikan kepada mereka, jangan dikorbankan kepentingan masyarakat. Ini sudah kedua kalinya dana DAK pada Dinas PUTR gagal lelang. Sebelumnya juga pada tahun 2020 untuk kegiatan pengaspalan Jalan Salak-Kuta Liang senilai Rp4,1 millyar juga gagal,”pungkasnya.(rbm)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Bupati Tapsel Gus Irawan Ajak BKMT Perkuat Nilai Agama, Bentengi Keluarga dari Tantangan Zaman
Hari Jadi Polwan ke-78, Polres Padangsidimpuan Gelar GASPOL Perempuan dan Sambangi Panti Jompo
Hari Juang Polri 2026 di Padang Lawas: Kapolres Dodik Yuliyanto Tegaskan Semangat Pengabdian
1 Hektare Lahan Bawang Putih Ditanam di Madina, Kapolres: Ketahanan Pangan Harus Diperkuat
Ngaku Ambil AC dan Genset Tanpa Izin, Pemuda 22 Tahun Berurusan dengan Polisi
Petani 48 Tahun di Tapsel Tewas di Saluran Sawah, Sebelumnya Sempat Muntah Usai Makan Kacang
komentar
beritaTerbaru