Dua Muda Mudi Kompak Edarkan Ekstasi Diringkus Satresnarkoba Polrestabes Medan
Dua Muda Mudi Kompak Edarkan Ekstasi Diringkus Satresnarkoba Polrestabes Medan
kota
Baca Juga:
Medan I Sumut24.co
Proyek instalasi pembibitan sapi potong gawean Dinas Ketahanan Pangan & Peternakan (Tapangnak) Sumut terus menjadi sorotan. Parahnya, Kadis Tapangnak Azhar Harahap dinilai mengada-ada dan malah makin mengundang tanda tanya.
Proyek memakan anggaran Rp14,7 miliar APBD 2020 itu disorot lantaran ditengarai menyalah. Pasalnya, pengerjaan tembok di beton diduga tidak sesuai RAB.
Informasi dihimpun, Kamis (2/9/2021) instalasi bibit sapi di Kabupaten Palas itu direncanakan dikelilingi tembok beton dan di bagian atas tembok dipagari kawat berduri. Namun ternyata, tidak semua dipagari beton serta terindikasi mengakali pengerjaan.
Satu sisi dikerjakan sesuai rencana pengerjaan, namun di sisi lain tembok beton diakali dengan hanya memasang kawat berduri.
Satu pekan terakhir, perihal ini telah menjadi sorotan publik. Kepala Distapangnak Provsu Azhar Harahap pun akhirnya buka suara setelah sebelumnya sempat tutup mulut.
“Memang kawat adinda,” kata Azhar Harahap menjawab pertanyaan wartawan via pesan whatsapp.
Menyikapi itu, Sekretaris KNPI Sumut Muhammad Asril mengimbau Azhar Harahap untuk berhati-hati dalam memberikan pernyataan.
“Apakah Kadis Azhar Harahap lagi membuat lelucon atau apa. Jangan kesannya mengada-ada, nanti malah kena batunya,” kata Asril sambil tersenyum.
Jika memang kawat berduri seperti yang disampaikan Azhar, sambung Asril, maka rancangan perencanaan bangunan gawean Distapangnak Provsu sangat buruk.
“Bisa kita lihat sendiri ke lokasi atau dari foto-foto yang diambil masyarakat. Atau silakan saja buka RAB proyeknya,” kata Asril.
Untuk itu, Asril kembali mendesak agar Inspektorat Provsu bisa mengaudit proyek yang telah diresmikan Gubsu pada 15 Juni 2021 yang lalu.
“Pekan lalu Inspektur Lasro Marbun berjanji akan menindaklanjutinya. Tapi sampai sekarang belum. Gubsu harus menegur Inspektorat dan Kadistapangnak,” kata Asril.
Sebagaimana diketahui, Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Sumut TA 2020 mengalokasikan anggaran senilai Rp14,7 miliar. Gelontoran duit rakyat itu diperuntukkan Pembangunan Instalasi Pembibitan Sapi Potong di Kabupaten Padang Lawas.
Pemenang tender proyek itu adalah PT Citrasarana Bangun Persada yang diinformasikan beralamat di Jl Setiabudi Tanjung Sari Medan.
Pengerjaan dimulai pada 2 Oktober 2020 dan pemenang tender harus menyelesaikannya selama 90 hari kerja.
Namun peresmiannya baru dilaksanakan pada 15 Juni 2021 oleh Gubsu Edy Rahmayadi. Hadir juga pada peresmiannya Ketua TP PKK Provsu Hj Nawal Lubis.
Usut punya usut, meski telah diresmikan, ternyata pengerjaannya tidak juga selesai hingga Agustus 2021. Setidaknya, hingga 20 Agustus 2021 tembok terbengkalai tanpa ada tindaklanjut pengerjaan.tim
Dua Muda Mudi Kompak Edarkan Ekstasi Diringkus Satresnarkoba Polrestabes Medan
kota
sumut24.co DeliserdangAcara penahbisan Gereja Banua Niha Keriso Protestan (BNKP) Resort 42 Tanjung Anom yang berlokasi di Jalan H.M. Puna
Umum
sumut24.co MedanTerkait pemberitaan para pensiunan Perumda Tirtanadi yang berjumlah 17 orang hingga kini terus menyampaikan tuntutannya ke
kota
sumut24.co MedanSorak, tawa, dan semangat berkompetisi mewarnai Taman Cadika Medan selama dua hari ini. Memeriahkan HUT ke81 Kemerdekaan
kota
sumut24.co MedanWali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, menegaskan pentingnya solidaritas dan kepedulian sosial dalam membangun daerah.H
kota
Satu Perusahaan Menawar, Bukan Berarti Tender Harus Batal
kota
KSMI Gelar Liga Sepakbola Mini Santri dan Piala Asia, Tunjuk Tundra Meliala sebagai Waketum
News
Ambal Warso ke31 Keluarga Besar DIY, Perkuat Guyub Sedulur dan Lestarikan Budaya Jawa
News
Usai Bertanding, Gubsu ke17 HT Erry Nuradi Serahkan Cenderamata kepada Gabungan Pimpong Putrajaya Malaysia
kota
Siswa Deli Serdang Raih Empat Medali di Ajang Olimpiade Internasional Malaysia
News