Minggu, 23 Agustus 2026

Soal Perampokan Toko Emas, Tim Gabungan Polda Sumut dan Polrestabes Medan Masih Lakukan Pendalaman

Administrator - Jumat, 27 Agustus 2021 18:41 WIB
Soal Perampokan Toko Emas, Tim Gabungan Polda Sumut dan Polrestabes Medan Masih Lakukan Pendalaman

MEDAN I SUMUT24.co

Baca Juga:

Tim gabungan Direktorat (Dit) Reskrimum Polda Sumut, Satuan Reskrim Polrestabes Medan dan Polsek Medan Kota masih mendalami penyelidikan kasus perampokan toko emas, Aulia Chan dan Masrul F, pasar Supermarket Simpang Limun Medan, Kamis (26/8/2021) kemarin.

 

Beberapa petunjuk dan barang bukti yang ditemukan dilokasi dijadikan petunjuk penyelidikan, seperti CCTV, slongsong peluru dan kendaraan bermotor roda dua yang digunakan empat pelaku perampokan tersebut.

 

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi mengatakan kepada wartawan menjelaskan, dua unit sepeda motor yang digunakan untuk merampok sedang dalam penyelidikan. Ujar, Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi, Jumat (27/8/2021) siang.

 

Lanjut Hadi, plat kendaraan bermotor roda dua yang digunakan dua pelaku masih dalam penyelidikan. Guna mengetahui jenis kendaran pihak Reskrim bekerjasama dengan pihak, Dit Lantas Polda Sumut (Samsat). Penyelidikan itu membutuhkan waktu, tidak tertutup kemungkinan kalau plat kendaraan tersebut sudah dipalsukan oleh pelaku.

 

“Sebab, biasanya pelaku kejahatan seperti perampokan itu menggunakan kendaraan yang telah dimodifikasi,” sebut Hadi.

 

Disinggung soal kondisi penjaga parkir yang terkena tembakan, Kabid Humas Polda Sumut mengatakan, korban, Julius Sardi Simanungkalit alias Erwin (47) masih dalam perawatan.

 

“Korban saat di Rumah Sakit Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan. Kita belum bisa ambil keterangannya karena masih dirawat,” ucapnya.

 

Diketahui saat itu korban yang bekerja sebagai Juru parkir ini mengalami luka tembak di bagian bawah telinga sebelah kiri. “Ya seputaran antara kuping dan leher.

 

Berdasarkan keterangan warga dilapangan, disebut-sebut, Julius Sardi Simanungkalit alias Erwin (47) tahun menjadi korban penembakan setelah para pelaku usai melakukan perampokan, ketika itu para pelaku berupaya mengambil dua sepeda motornya diparkiran. Disini katanya korban mau meminta uang parkir namun tanpa ada alasan yang jelas, para pelaku dengan beringas langsung menodongkan senjata api dan menembak korban kearah leher sebelah kiri korban. Mendapat tembakan itu korban langsung terkapar tidak berdaya. Dasar berhati batu para pelaku pergi begitu saja dan berangkat meninggalkan lokasi. Ujar warga dilapangan.

 

Atas kejadian tersebut, Kombes Pol Hadi, berharap kepada masyarakat dan pengusaha agar meningkatkan kewaspadaan dan antisipasinya terhadap gerak-gerik seseorang.

 

“Sebagai langkah antisipasinya diminta kepada masyarakat atau tempat-tempat usaha yang daerah rawan,, Agar dapat meningkatkan kewaspadaan dan meningkatkan tenaga pengamanan seperti security/sejenisnya, atau penambahan CCTV dan menghimbau untuk memanfaatkan nomor kontak kepolisian 110. Ujarnya.

 

“Kerugian atas kasus perampokan 5 kilogram emas yang dilakukan 4 pria bersenjata api laras panjang dan pendek di toko emas pasar Super Market Simpang Limun ini ditaksir mencapai Rp,5 Milyaran. tutupnya.(W05)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Bupati Tapsel Gus Irawan Ajak BKMT Perkuat Nilai Agama, Bentengi Keluarga dari Tantangan Zaman
Hari Jadi Polwan ke-78, Polres Padangsidimpuan Gelar GASPOL Perempuan dan Sambangi Panti Jompo
Hari Juang Polri 2026 di Padang Lawas: Kapolres Dodik Yuliyanto Tegaskan Semangat Pengabdian
1 Hektare Lahan Bawang Putih Ditanam di Madina, Kapolres: Ketahanan Pangan Harus Diperkuat
Ngaku Ambil AC dan Genset Tanpa Izin, Pemuda 22 Tahun Berurusan dengan Polisi
Petani 48 Tahun di Tapsel Tewas di Saluran Sawah, Sebelumnya Sempat Muntah Usai Makan Kacang
komentar
beritaTerbaru