Bupati Tapsel Gus Irawan Ajak BKMT Perkuat Nilai Agama, Bentengi Keluarga dari Tantangan Zaman
Bupati Tapsel Gus Irawan Ajak BKMT Perkuat Nilai Agama, Bentengi Keluarga dari Tantangan Zaman
kota
MEDAN | SUMUT24.CO Sartjipto King adalah sosok manusia yang kini peduli, murah hati dan senang membantu sesama orang yang sedang membutuhkan. Meski Aking sapaan akbrabnya berasal dari etnis Tionghoa, tapi bagi Aking, siapapun orang yang membutuhkan bantuan, dari suku dan agama manapun, maka wajib kita bantu.
Baca Juga:
“Hingga saat ini, saya terus memberikan bantuan kepada orang lain. Rezeki yang diberikan Tuhan kepada kita, hanya sekedar titipan dan sifatnya sementara. Maka, rezeki itu harus saya bagi kepada orang lain. Makanya saya sering dan suka memberikan bantuan. Mendonasikan harta saya untuk membantu sesama. Dan dsaya merasa bersyukur bisa membantu warga yang membutuhkan, ” ujar Sartijpto King alias Aking kepada Medai Sumut24 Group saat bincang-bincang ringan, Kamis (5/8).
Aking bersama pengurus partai Golkar dalam satu kegiatanKini, dibawah wadah Komunitas Satu Hati yang dipimpinnya, Aking gencar menyalurkan bantuan, mendonasikan hartanya untuk bisa dinikmati orang banyak, apalagi orang-orang yang kini sangat membutuhkan bantuan di masa pandemi covid-19 ini sekaligus masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.
Sebagai bukti nyata peduli dan mau berbagi, Aking sangat peduli terhadap masyarakat yang terkena dampak pemberlakuan penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat. Hal itu diwujudkan dengan membuka Dapur Umum Peduli Covid-19. “Sejak pandemi covid 19 2 tahun lalu kita sudah mulai terus melakukan memberikan bantuan sosial berupa sembako kepada warga tak mampu. Bahkan, saat itu saya sempat terpapar tapi karena banyak yang terus mendoakan, syukur sampai sekarang saya selalu diberikan kesehatan, ‘kata Aking saat mengenan saat itu.
Dapur umum Komunitas Satu Hati dibawah pimpinan AkingMasih dikatakan Aking, dapur umum ini merupakan bentuk kepedulian mereka untuk membantu program Pemko Medan agar pelaksanaan PPKM Darurat untuk menekan penyebaran covid-19 bisa berjalan lancar. Melalui kegiatan ini, lanjutnya, warga yang terkena dampak PPKM bisa sedikit terbantu karena banyak warga yang mengalami kesulitan akibat dampak dari kebijakan pemerintah untuk memutus rantai penyebaran covid-19 ini. “Kita juga membuka Dapur Umum di Komplek Asia Mega Mas. Setiap harinya kita membagikan 1.000 nasi bungkus kepada masyarakat yang terdampak pada massa PPKM Darurat,” ujar Sartjipto King.
Lebih lanjut dikatakan Pengurus Partai Golkar Sumut Biro Bidang Ketenagakerjaan ini, Komunitas Satu Hati sudah hampir 2 tahun menjadi donatur dan melakukan aksi sosial dengan memberikan bantuan langsung kepada masyarakat. “Sudah ribuan karung beras kita salurkan kepada warga, juga bantuan sembako, alat-alat kesehatan dan masker. Semua ini kita lakukan ingin berbagi bersama masyarajat yang membutuhkan. Saya langsung memberikan bantuan tersebut. Saya jadi terenyuh, saat saya berikan bantuan, ada penerima bantuan yang rela bersujud syukur sebagai ungakapan rasa terimakasihnya atas pemberian bantuan tersebut. Jadi saya terenyuh melihatnya,” ujar Aking.
Dikatakan Aking yang juga menjabat sebagai Wakil Bendahara Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Sumut ini, “dengan seringnya kita memberikan bantuan kepada orang lain, yakinlah kita tak akan miskin dan harta kita tak akan berkurang, tapi malah rezeki kita bertambah. Bahkan kita semakin sehat, karena banyak orang yang sudah kita bnatu, terus menerus mendoakan kita agar tetap sehat, dan rezeki titak terus bertambah,” ujarnya.
Aking sangat terharu mendapatkan kunjungan mendadak dari Ketua Dewan Pembina Komunitas SATU HATI, sekaligus Ketua MPW PP Sumut, H Kodrat Shah beserta rombongan. “Sungguh, sebuah kunjungan yang menjadi dukungan dan motivasi lebih bagi kegiatan Dapur Umum Peduli Covid-19. Terima kasih atas dukungannya yang terus menerus Pak H Kodrat Shah. Bahkan belum lama ini, Wali Kota Medan Bobby Nasution juga berkunjung ke Dapur Umum. Saya ucapkan terimakasih,” ujarnya.
Aking juga berharap agar masyarakat Kota Medan tetap mematuhi pemberlakuan dan perpanjangan PPKM Darurat yang diberlakukan pemerintah hingga 9 Agustus mendatang. “Mari kita tetap patuh, karena semua ini demi kesehatan dan keselamatan kita bersama. Tetap patuhi prokes,” pungkasnya mengakhiri. rel/genk
Bupati Tapsel Gus Irawan Ajak BKMT Perkuat Nilai Agama, Bentengi Keluarga dari Tantangan Zaman
kota
Hari Jadi Polwan ke78, Polres Padangsidimpuan Gelar GASPOL Perempuan dan Sambangi Panti Jompo
kota
Hari Juang Polri 2026 di Padang Lawas Kapolres Dodik Yuliyanto Tegaskan Semangat Pengabdian
kota
1 Hektare Lahan Bawang Putih Ditanam di Madina, Kapolres Ketahanan Pangan Harus Diperkuat
kota
Ngaku Ambil AC dan Genset Tanpa Izin, Pemuda 22 Tahun Berurusan dengan Polisi
News
Petani 48 Tahun di Tapsel Tewas di Saluran Sawah, Sebelumnya Sempat Muntah Usai Makan Kacang
kota
Sukhairi Nasution Resmi Pimpin DMI Madina 20262031, Sekda Afrizal Dorong Masjid Jadi Pusat Peradaban
kota
Langkah Tegas Madina Hadapi PETI, Satgas Siapkan Personel untuk Operasi Lapangan
kota
Bawa Nama Madina ke Panggung Nasional, Bupati Saipullah Nasution Raih Penghargaan IIGCE 2026
News
Eksekusi Lahan Ditolak PN Lubuk Pakam, Kuasa Hukum PT RPP Soroti Dugaan Penipuan DT
News