Sabtu, 20 Juni 2026

Ini Kata Dirut RSUD Deliserdang dr Hanif Kondisi Terkini Soal Pademi Covid 19

Administrator - Senin, 10 Mei 2021 06:50 WIB
Ini Kata Dirut RSUD Deliserdang dr Hanif Kondisi Terkini Soal Pademi Covid 19

Medan,  SUMUT24.CO Pihak RSUD Deliserdang terus memberikan pelayanan terbaik. Dan tetap diminta masyarakat waspada pandemi covid 19 ini.

Baca Juga:

Dan saat ini ruang isolasi untuk perawatan pasien Covid-19 di RSUD Deliserdang penuh. Direktur RSUD Deliserdang, dr Hanif Fahri mengimbau warga agar selalu mematuhi protokol kesehatan (prokes) salah satu cara untuk mencegah penyebaran Covid-19.

“Benar saat ini ruang isolasi perawatan Covid-19 sudah penuh bahkan sudah over kapasitas. Pasien Covid-19 kita saat ini berjumlah 93 orang, sementara kapasitas kita hanya 80 orang,” kata dr Hanif pada media kemarin.

Dijelaskan, sesuai aturan Depkes untuk RSUD Deliserdang dari jumlah bed yang ada 40 % untuk perawatan Covid-19. Di RSUD Deliserdang ada sebanyak 203-204 bed, jika mengikuti aturan itu 40 % maka hanya 80 bed yang disediakan untuk perawatan Covid-19.

Walau sudah penuh, bila ada pasien Covid-19, pihaknya dari RSUD Deliserdang tidak serta merta menolaknya. Melainkan merekomendasikan ke rumah sakit rujukan lainnya.

“Persoalan ini lah kami sedang rapat bersama Gubernur. Kesimpulannya akan dibuat jejaring antar rumah sakit jika ada pasien Covid-19 bila ruang isolasi sudah penuh. Jadi kita rekomendasi, tidak main tolak gitu saja, atau menyarikan ruangan di tempat lain,” terang Hanif.

Bila terjadi ledakan (pasien Covid-19), pihaknya dari RSUD Deliserdang terpaksa membuat ruangan cadangan. Namun ada catatan dengan membuat surat pernyataan bahwa fasilitasnya tidak dapat maksimal.

Untuk itu dia mengimbau kepada masyarakat agar tetap mematuhi prokes. Kemudian kordinasi dengan Puskesmas setempat. Supaya dapat penanganan yang cepat jika terindikasi suspek.

Ditambahkan, pihaknya di RSUD Deliserdang sudah membuat terobosan poliklinik Covid-19. Poliklinik ini nantinya dimanfaatkan pasien Covid-19 yang isolasi mandiri dengan tetap melakukan prokes.

“Itulah salah satu terobosan kita buat. Misalnya warga Desa Sekip, ia isolasi mandiri di rumah. Tiba-tiba dia batuk atau sesak, saya harus gimana. Ada poliklinik kita yang melayani di RSUD Deliserdang di samping UGD. Silahkan memanfaatkannya,” tutur dokter spesialis kejiawaan itu.

Lebih lanjut dijelaskan, RSUD Pancurbatu juga sudah disiapkan untuk penanganan Covid-19. Jadi misalnya dari RSUD Deliserdang sudah penuh dan kondisi pasien berat atau sedang, maka akan diarahkan ke RSUD Pancurbatu untuk dirawat. RSUD Pancurbatu kapasitasnya 20 bad sementara RSUD Deliserdang 80 bad.(*)

Penulis Saat ini ruang isolasi untuk perawatan pasien Covid-19 di RSUD Deliserdang penuh. Direktur RSUD Deliserdang, dr Hanif Fahri mengimbau warga agar selalu mematuhi protokol kesehatan (prokes) salah satu cara untuk mencegah penyebaran Covid-19.

“Benar saat ini ruang isolasi perawatan Covid-19 sudah penuh bahkan sudah over kapasitas. Pasien Covid-19 kita saat ini berjumlah 93 orang, sementara kapasitas kita hanya 80 orang,” kata dr Hanif kepada harianSIB.com di Lubukpakam, Rabu (5/5/2021).

Dijelaskan, sesuai aturan Depkes untuk RSUD Deliserdang dari jumlah bed yang ada 40 % untuk perawatan Covid-19. Di RSUD Deliserdang ada sebanyak 203-204 bed, jika mengikuti aturan itu 40 % maka hanya 80 bed yang disediakan untuk perawatan Covid-19.

Walau sudah penuh, bila ada pasien Covid-19, pihaknya dari RSUD Deliserdang tidak serta merta menolaknya. Melainkan merekomendasikan ke rumah sakit rujukan lainnya.

“Persoalan ini lah kami sedang rapat bersama Gubernur. Kesimpulannya akan dibuat jejaring antar rumah sakit jika ada pasien Covid-19 bila ruang isolasi sudah penuh. Jadi kita rekomendasi, tidak main tolak gitu saja, atau menyarikan ruangan di tempat lain,” terang Hanif.

Bila terjadi ledakan (pasien Covid-19), pihaknya dari RSUD Deliserdang terpaksa membuat ruangan cadangan. Namun ada catatan dengan membuat surat pernyataan bahwa fasilitasnya tidak dapat maksimal.

Untuk itu dia mengimbau kepada masyarakat agar tetap mematuhi prokes. Kemudian kordinasi dengan Puskesmas setempat. Supaya dapat penanganan yang cepat jika terindikasi suspek.rel

Ditambahkan, pihaknya di RSUD Deliserdang sudah membuat terobosan poliklinik Covid-19. Poliklinik ini nantinya dimanfaatkan pasien Covid-19 yang isolasi mandiri dengan tetap melakukan prokes.

“Itulah salah satu terobosan kita buat. Misalnya warga Desa Sekip, ia isolasi mandiri di rumah. Tiba-tiba dia batuk atau sesak, saya harus gimana. Ada poliklinik kita yang melayani di RSUD Deliserdang di samping UGD. Silahkan memanfaatkannya,” tutur dokter spesialis kejiawaan itu.

Lebih lanjut dijelaskan, RSUD Pancurbatu juga sudah disiapkan untuk penanganan Covid-19. Jadi misalnya dari RSUD Deliserdang sudah penuh dan kondisi pasien berat atau sedang, maka akan diarahkan ke RSUD Pancurbatu untuk dirawat. RSUD Pancurbatu kapasitasnya 20 bad sementara RSUD Deliserdang 80 bad.(rel)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Polres Padangsidimpuan Tutup Rangkaian Lomba HUT Bhayangkara ke-80, SMK Negeri 1 dan Tim Sigma UIN Syahada Raih Juara Cerdas Cermat
Humanis dan Tegas, Polres Tapsel Kawal Eksekusi PN Padangsidimpuan Tanpa Gangguan Kamtibmas
Bupati Putra Mahkota Alam Serahkan Pertanggungjawaban APBD 2025, Padang Lawas Cetak Sejarah Raih Opini WTP
Lindungi Generasi Muda, Pemkab Padang Lawas dan BNNK Tapsel Perkuat Kolaborasi Anti Narkoba
Pemkab Padang Lawas dan Tirtanadi Gelar Sosialisasi Air Minum, Dorong Akses Air Bersih Hingga Pelosok
Polres Asahan Peringati HUT Bhayangkara Ke 80, Doa Bersama Lintas Agama Dan Berbagi Uuntuk Sesama
komentar
beritaTerbaru