Bupati Tapsel Gus Irawan Ajak BKMT Perkuat Nilai Agama, Bentengi Keluarga dari Tantangan Zaman
Bupati Tapsel Gus Irawan Ajak BKMT Perkuat Nilai Agama, Bentengi Keluarga dari Tantangan Zaman
kota
MEDAN | SUMUT24.co
Baca Juga:
Terhitung hari, Kamis (06/05/2021) mendatang, Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) mulai melakukan penyekatan dalam upaya mengantisipasi pemudik yang akan keluar dan masuk wilayah Sumut.
Hal ini dilakukan, sebagai tindak lanjut kebijakan pelarangan mudik yang telah ditetapkan pemerintah pada Idul Fitri 1422 H, terhitung hingga, Senin (17/5/2021) mendatang.
Direktur Lalulintas (Ditlantas) Polda Sumut Kombes Pol Valentino Alfa Tatareda menyampaikan, terdapat 9 Pos di wilayah Sumut yang bakal dilakukan penyekatan yang meliputi batas wilayah Provinsi Aceh, batas wilayah Provinsi Riau dan batas wilayah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).
“Ada 9 Pos penyekatan perbatasan provinsi yang didirikan. Pemberlakuannya dilakukan mulai tanggal 6-17 Mei ini,” ungkapnya.
Valentino menjelaskan, untuk batas wilayah Provinsi Aceh, penyekatan dilakukan dengan 6 Pos. Masing-masing, 3 Pos untuk Res Langkat yakni Jalinsum Medan – Banda Aceh Km 165 Desa Halaban Kecamatan, Waterpark Ria Desa Air Hitam Kecamatan Gebang dan Pos Lantas Sei Kerang Kelurahan Sei Dendang Kecamatan Stabat.
Selanjutnya Res Karo, tepatnya di Lau Baleng perbatasan dengan Aceh Tenggara. Kemudian Res Pakpak Bharat tepatnya di perbatasan Kabupaten Pakpak Bharat dengan Kota Subulussalam Provinsi Aceh.
“Terakhir Res Tapanuli Tengah (Tapteng) tepatnya di Jalan Manduamas – Singkil Desa Saragih Barat (tugu perbatasan Provinsi Sumut/Aceh),” jelasnya.
Kemudian untuk batas wilayah Provinsi Riau, penyekatan dilakukan dengan 2 Pos. Valentino menyebutkan, Pos pertama di Res Labuhanbatu tepatnya di Jalinsum Sei Beruhur Kecamatan Torgamba Kabupaten Labuhanbatu Selatan Km 365-366 Medan-Bagan Batu (Pos cek poin lintas batas Provinsi Riau).
“Lalu Pos kedua di Res Padang Lawas cek poin Sosa (Kabupaten Padang Lawas berbatasan dengan Kabupaten Rohul Riau),” terangnya.
Sedangkan untuk batas wilayah Provinsi Sumbar, Valentino mengatakan ada didirikan 1 Pos penyekatan, yaitu di Jalan Lintas Medan – Padang Km 75-76 Kecamatan Muara Sipongi sekaligus di Jalan Lintas Km 98-99 Kecamatan Ranto Baek Panyabungan – Sumbar.
Sebelumnya, Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi mengatakan, dalam penyekatan larangan mudik ini Polda Sumut akan berkoordinasi dengan TNI, Dinas Perhubungan, Pemerintah Daerah setempat dan stakeholder terkait lainnya. Apabila ditemukan adanya masyarakat yang nekat mudik maka petugas akan memaksa untuk putar balik.
“Nantinya, para petugas yang disiagakan di pos-pos pengamanan juga dilengkapi dengan APD yang telah ditentukan, yakni helm, masker, pakaian, sarung tangan, dan sepatu agar petugas tidak tertular Covid-19,” imbuhnya.
Hadi menambahkan, larangan mudik 2021 ini sebagai upaya pemerintah dalam mencegah penyebaran Covid-19 dan mempercepat pemulihan kesehatan masyarakat secara nasional. (W05)
Bupati Tapsel Gus Irawan Ajak BKMT Perkuat Nilai Agama, Bentengi Keluarga dari Tantangan Zaman
kota
Hari Jadi Polwan ke78, Polres Padangsidimpuan Gelar GASPOL Perempuan dan Sambangi Panti Jompo
kota
Hari Juang Polri 2026 di Padang Lawas Kapolres Dodik Yuliyanto Tegaskan Semangat Pengabdian
kota
1 Hektare Lahan Bawang Putih Ditanam di Madina, Kapolres Ketahanan Pangan Harus Diperkuat
kota
Ngaku Ambil AC dan Genset Tanpa Izin, Pemuda 22 Tahun Berurusan dengan Polisi
News
Petani 48 Tahun di Tapsel Tewas di Saluran Sawah, Sebelumnya Sempat Muntah Usai Makan Kacang
kota
Sukhairi Nasution Resmi Pimpin DMI Madina 20262031, Sekda Afrizal Dorong Masjid Jadi Pusat Peradaban
kota
Langkah Tegas Madina Hadapi PETI, Satgas Siapkan Personel untuk Operasi Lapangan
kota
Bawa Nama Madina ke Panggung Nasional, Bupati Saipullah Nasution Raih Penghargaan IIGCE 2026
News
Eksekusi Lahan Ditolak PN Lubuk Pakam, Kuasa Hukum PT RPP Soroti Dugaan Penipuan DT
News