Bupati Tapsel Gus Irawan Ajak BKMT Perkuat Nilai Agama, Bentengi Keluarga dari Tantangan Zaman
Bupati Tapsel Gus Irawan Ajak BKMT Perkuat Nilai Agama, Bentengi Keluarga dari Tantangan Zaman
kota
Baca Juga:
MEDAN | Sumut24.co Petugas yang berjaga di Pemko Medan makin hari makin arogan saja. The wartawan yang melakukan peliputan dan wawancara paksa petugas Satpol PP, Polisi hingga Paspampres.
Saat itu, awak media sedang mewawancarai Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution terkait masalah pegawai tata usaha di satu sekolah negeri yang mengaku belum mendapatkan tunjangan tahap. Karena Bobby Nasution berada di kantornya, awak media menunggu di depan pintu masuk Pemko Medan.
Saat itu datang sejumlah Satpol PP berpakaian lengkap. Mereka menanyakan keperluan awak media menunggu Bobby Nasution. Awalnya, awak media menjelaskan ingin wawancara. Waktu wawancara pun hanya beberapa menit saja. Sebab, setiap berita yang akan naik di media, tentu harus dilengkapi dengan konfirmasi.
“Kami disuruh Paspampres. Gak etis di sini. Di luar aja,” kata Satpol PP itu.
Namun awak media menjelaskan, bahwa menghalang-halangi tugas pers ada hukum pidananya. Sebab, jurnalis bekerja dilindungi undang-undang. Mendengar penjelasan itu, Satpol PP tadi pergi. Tak lama berselang, datang petugas kepolisian. Polisi yang memegang handy talky itu juga mengusir awak media.
Alasannya tidak ada seorang pun yang boleh menunggu Wali Kota Medan di depan pintu masuk. Karena tak ingin ribut, awak media kembali menjelaskan bahwa kehadiran di Balai Kota cuma sekedar ingin wawancara.
Ketua Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Sumut, Rianto Aghly SH yang diwakili Sekretaris JMSI Sumut, Chairum Lubis SH mengatakan sangat menyayangkan kejadian tersebut. Sebab setau Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi Pewarta.co ini sosok Bobby ramah.
“Selama ini setau saya Sosok Bobby ramah dan mau diajak wawancara, jadi saya memang merasa sedikit aneh kenapa hari ini ada kejadian wartawan dihalangi saat hendak wawancara,” ujarnya.
Bahkan, Chairum mengatakan kemarin masih sempat beliau wawancara terkait kinerja Polrestabes Medan, beliau (Bobby) turun dari mobilnya untuk diwawancarai.
“Jadi saat ini JMSI Sumut sangat menyayangkan sikap arogansi dari pihak pengawal Wali Kota Medan, kita harap masalah ini dapat cepat terselesaikan dengan baik, dan saya juga berharap unjuk rasa yang dilakukan wartawan dapat menjadi teguran ringan dari pihak pengawal Wali Kota Medan,” katanya . (rel)
Bupati Tapsel Gus Irawan Ajak BKMT Perkuat Nilai Agama, Bentengi Keluarga dari Tantangan Zaman
kota
Hari Jadi Polwan ke78, Polres Padangsidimpuan Gelar GASPOL Perempuan dan Sambangi Panti Jompo
kota
Hari Juang Polri 2026 di Padang Lawas Kapolres Dodik Yuliyanto Tegaskan Semangat Pengabdian
kota
1 Hektare Lahan Bawang Putih Ditanam di Madina, Kapolres Ketahanan Pangan Harus Diperkuat
kota
Ngaku Ambil AC dan Genset Tanpa Izin, Pemuda 22 Tahun Berurusan dengan Polisi
News
Petani 48 Tahun di Tapsel Tewas di Saluran Sawah, Sebelumnya Sempat Muntah Usai Makan Kacang
kota
Sukhairi Nasution Resmi Pimpin DMI Madina 20262031, Sekda Afrizal Dorong Masjid Jadi Pusat Peradaban
kota
Langkah Tegas Madina Hadapi PETI, Satgas Siapkan Personel untuk Operasi Lapangan
kota
Bawa Nama Madina ke Panggung Nasional, Bupati Saipullah Nasution Raih Penghargaan IIGCE 2026
News
Eksekusi Lahan Ditolak PN Lubuk Pakam, Kuasa Hukum PT RPP Soroti Dugaan Penipuan DT
News