Resmi Dilantik, Pengurus FORWAKA Medan Periode 2026–2028 Diharapkan Perkuat Sinergi Pers dan Aparat Hukum
sumut24.co MEDAN , Kepengurusan Forum Wartawan Kejaksaan (FORWAKA) Medan untuk masa bakti 20262028 resmi dilantik dalam acara khidmat ya
kota
MEDAN|SUMUT24 Paska terbakarnya Pasar Aksara, Selasa (12/07) kemarin pedagang Pasar Aksara mendatangai Komisi C DPRD kota Medan, Kamis (14/7) mengadukan nasib yang mereka alami pasca kebakaran. Kedatangan mereka diterima langsung Dua anggota Komisi C Boydo HK Panjaitan dan Zulkifli Lubis menyambut kedatangan mereka.
Baca Juga:
Dalam pertemuan mendadak tersebut, salah seorang pedagang, Kim Yam, mengaku kesal kepada oknum yang tidak bertanggungjawab melakukan pungutan liar (pungli) uang Rp4 juta untuk memindahkan brankas uang yang masih terletak di kios baju dan aksesoris miliknya yang ikut terbakar. Dimana pasca kebakaran, lokasi dipasang police line oleh polisi, dan tidak boleh ada seorangpun yang masuk.
“Kita sudah tertimpa musibah, jangan lagi dipersulit. Itu saja permintaan kita,” ungkapnya usai pertemuan, Kamis (14/7).
Pedagang lainnya, H. Lubis, juga mengatakan hal serupa. Dirinya diminta sejumlah uang oleh pemuda setempat yang diduga bekerjasama dengan oknum yang berkepentingan di lokasi kebakaran.
“Kayaknya pemuda setempat bekerjasama dengan orang-orang yang punya kepentingan di lokasi kebakaran,” ujarnya.
Sementara itu, anggota Komisi C DPRD Medan, Zulkifli Lubis, mengaku kecewa atas temuan ini. Sebab pedagang Pasar Aksara saat ini sedang tertimpa musibah. Tidak seharusnya mereka dikenakan kutipan lagi untuk mengangkut barang yang tidak ikut terbakar.
“Pak Mardiaz harus turun tangan menyelidiki temuan ini. Saya yakin Kapolresta Medan bisa menemukan siapa pelaku yang tega mengutip uang angkut barang itu kepada pedagang yang tertimpa musibah,” ucapnya dengan nada kesal.
Sementara Roalina Sinaga secara terbata-bata menyatakan, “Kami memohon kepada bapak anggota dewan yang menjembatani kami ke pemerintah. Supaya tidak ada lagi bangunan plaza di Pasar Aksara,”kata pedagang yang memiliki kios di lantai I nomor 77 di Kantor Komisi C DPRD Medan, Kamis (14/7).
Pedagang yang telah berjualan sejak tahun 1965 ini mengatakan Pasar Aksara cukup sampai lantai dua saja. Menurutnya, kebakaran yang terjadi akibat ulah lantai tiga.
“Itu semua karena kelakuan lantai atas itu. Yang celana-celana pendek. Diskotik yang di atas itu. Jadi kami mohon kembalikan seperti dulu. Cukup pasar tradisional,”katanya. Pemimpin rapat anggota Komisi C fraksi PDIP, Boydo Panjaitan, mengatakan mendesak pemerintah Kota Medan untuk mengembalikan Pasar Aksara seperti semula.(R02)
sumut24.co MEDAN , Kepengurusan Forum Wartawan Kejaksaan (FORWAKA) Medan untuk masa bakti 20262028 resmi dilantik dalam acara khidmat ya
kota
Ahmad Bahar Ungkap Pahitnya Jadi Penulis, Karya Pernah Dicekal
kota
Polresta Deli Serdang Berikan Talih Asih Ke Rumah Tahfidz Quran ArRahmah Atas Keberanian Melawan peredaran Narkoba
kota
sumut24.co JAKARTA, Langkah nyata Pemerintah Kabupaten Asahan untuk mendorong peningkatan akses pendidikan masyarakat mendapat sorotan posi
News
Menagih Janji 2029 Belajar dari Shanghai, Menguji Nyali di Indonesia Oleholeh dari Shanghai dan FGD Great Institute Oleh Abdullah Rasyid
Profil
MEDAN Sumut24.coJelang berakhirnya masa jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Medan Wiriya Alrahman yang akan memasuki masa pensiun, sej
News
Viral! Peredaran Narkoba di Pantai Labu, Satres Narkoba Polresta Deli Serdang Gerak Cepat bekuk Pelaku"
kota
Deli Serdang SUMUT24.COBoros Anggaran, Pemkab Deli Serdang kembali menjadi sorotan publik setelah menggelontorkan anggaran APBD untuk pe
Politik
Jakarta Sumut24.coJaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut mantan Mendikbud Ristek Nadiem Anwar Makarim dengan pidana 18 tahun penjara dalam per
Hukum
Jakarta Sumut24.coPresiden Prabowo Subianto menghadiri penyerahan dana denda administratif senilai Rp10 triliun serta lahan kawasan hutan
News