Senin, 24 Agustus 2026

Pesantren Tertua Musthafawiyah Purba Baru Terbakar

Administrator - Selasa, 02 Februari 2021 14:03 WIB
Pesantren Tertua Musthafawiyah Purba Baru Terbakar

 

Baca Juga:

MADINA I SUMUT24.co Musibah kebakaran terjadi di pesantren tertua dan terbesar di Sumut (Sumatera Utara), Musthafawiyah Purba Baru Kecamatan Lembah Sorik Marapi Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Selasa sore (2/1/2021) sekitar pukul 18.00 Wib

Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka pada peristiwa kebakaran ini. Asrama putra lantas tiga pesantren tersebut bertempat di lapangan merah komplek pesantren tertua dan terbesar di Sumatera Utara. Diduga penyebab kebakaran akibat korsleting listrik.

Tidak ada Korban Jiwa Dalam Musibah Kebakaran di Pesantren Tertua Beberapa orang santri Musthafawiyah kepada MohgaNews menyebut gedung asrama yang terbakar itu sudah lama tidak digunakan santri putra. Tetapi barang-barang santri banyak yang disimpan disitu.

”kejadiannya sekitar pukul 18.00 Wib tadi, kami lagi main bola, kami langsung melihat ada api di lantai 3. Sekarang api sudah mulai padam,” ujar salah seorang santri bermarga Nasution itu di lokasi kejadian.

Pantauan dilokasi, api di dalam ruangan masih menyala dan personel Kepolisian dari Polsek Kotanopan masih di lokasi melakukan penyelidikan.

sementara armada pemadam kebakaran milik Pemkab Madina sudah tiba di lokasi, karena lokasi pesantren berada dipuncak, armada pemadam terhambat ke lokasi.(red/tm)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Aksi Berbagi LPM Sei Agul Bagikan 50 Tas dan Perlengkapan Sekolah, Didorong Jadi Role Model se-Kecamatan Medan Barat
Peringati HUT ke-28, Borkat dan Pengurus DPD PAN Padang Sidimpuan Santuni dan Bantu Rakyat
Farid Wajdi Soroti Polemik Universal Gloves: Temuan Ombudsman Jangan Berhenti di Kertas
FITRA Sumut Ingatkan Bobby Nasution, Bangun Rumah Korban Bencana tak Otomatis Bisa Gunakan BTT
BMKG Catat  Sumut Dilanda Gempa 12 Kali Selama Tiga Hari
Satgas Karya Bakti TNI Terus Melanjutkan Pembangunan Jembatan Beton di Mehaga
komentar
beritaTerbaru