Medan|SUMUT24.Co.
Menyikapi dua staf yang terkonfirmasi corona virus disease 2019 (covid-19), pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan dan sekretariat memberlakukan Work From Home (WFH) selama dua minggu kedepan.
Baca Juga:
Rapat-rapat dilakukan terbatas, seluruh kegiatan baik kegiatan DPRD maupun sekretariat DPRD dilakukan dari rumah atau WFH. Staf yang masuk bekerja hanya beberapa orang saja.
Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris DPRD Medan, Alida mengatakan pihaknya mulai memberlakukan pembatasan kegiatan. Hal ini dilakukan setelah dua aparatur sipil negara (ASN) dinyatakan positif corona atau covid-19. Sebelumnya, seluruh ruangan di Sekretariat DPRD Medan juga telah disemprot cairan disinfektan.
“Kita memberlakukan WFH selama dua pekan kedepan. Kebetulan belum ada agenda dari badan musyawarah, sehingga kegiatan di luar agenda bamus bisa dilakukan melalui virtual, baik aspirasi maupun evaluasi melalui virtual saja sampai dua pekan ke depan,†kata wanita berhijab yang akrab disapa Uni ini seraya menegaskan tidak ada istilah lockdown, Rabu (20/1).
Operasional maupun kegiatan DPRD Medan tetap berjalan seperti biasa. Namun pekerja yang masuk dibatasi. “Sekitar 70 persen dikurangi, termasuk petugas cleaning service. Jika pun nanti ada paripurna maupun banmus, tak seluruh dewan yang datang karena berlangsung virtual. DPRD Medan tidak tutup, semuanya tetap berjalan. Kalau ada rakyat yang menyampaikan aspirasinya, kita tetap menerima,”imbuhnya. (R02)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News