Teguh Santosa: Wartawan Harus Waspadai Optik Algortima
Teguh Santosa Wartawan Harus Waspadai Optik Algortima
News
MEDAN | SUMUT24 Mencuatnya kasus dana desa untuk 5 desa fiktif di Kabupaten Deliserdang sangat mengejutkan berbagai pihak. “Penegak hukum secepatnya mengusut tuntas dana desa yang disalurkan. Bukan tidak mungkin pasti banyak pejabat Kabupaten Deliserdang terlibat atas pengajuan dana desa tersebut,” tegas Ketua LSM Proletar Ridwanto Simanjuntak kepada SUMUT24, di Medan, Selasa (21/6).
Baca Juga:
Menurutnya, sangat riskan rasanya jika suatu desa tak ada penduduknya tapi dilakukan penyaluran dana ADD ke Desa tersebut. “Ini berarti telah ada persekongkolan jahat antara pengurus desa dengan pejabat Pemkab Deliserdang sehingga harus diusut tuntas, kemana dana desa tersebut dan siapa yang mengelola sementara penduduknya saja tidak ada,” tegas Ridwanto Simanjuntak.
“Kita berharap agar aparat penegak hukum serius dan terbuka, kalau memang benar ada penyimpangan dana desa terlebih-lebih tidak jelas penyalurannya harus diselesaikan dengan jalur hukum agar penyaluran dana desa tepat sasaran dan tidak bermasalah dengan hukum,” pinta Simanjuntak lagi.
Apalagi sejak awal KPK sudah mewanti -wanti para Kepala Desa se Indonesia agar dalam penyaluran dana desa harus tepat sasaran dan menjadi prioritas KPK melakukan pengawasan.
Belum lagi karena besarnya dana desa yang diterima setiap desa dengan perbandingan jumlah penduduk dikhawatirkan para kepala desa akan tersandung hukum. “Karena diduga tidak mampu mengelola dan membuat perencanaan yang baik sehingga penggunaan dana desa bisa tidak tepat sasaran,” tegasnya.
Aparat penegak hukum juga diharapkan agar turun kelapangan dengan melakukan investigasi, karena dipastikan ada oknum pejabat Deliserdang yang mengajukan demi keuntungan pribadi dan kelompoknya.
Awasi Ketat Dana Desa Sementara itu, adanya beberapa desa di Kecamatan Namorambe, Kabupaten Deli Serdang diduga fiktif. Dan desa tersebut menerima alokasi dana desa ratusan juta rupiah tiap desanya, namun penduduknya tidak ada, seperti Desa Urug Gedang menerima Rp 313 juta, Desa Gunung Berita menerima Rp 312 juta dan Desa Rumah Keben menerima Rp 316 juta dan lainnya.
Sekdaprovsu Hasban Ritonga yang dikonfirmasi mengatakan, “Pemerintah Provinsi Sumatera Utara sudah menekankan seluruh kabupaten untuk memperkuat pengawasan secara ketat, terhadap penggunaan anggaran dana desa yang akan dicairkan pemerintah pusat. Pihaknya terus melakukan supervisi. Kita akan terus melakukan pengawasan,” tegas Hasban Ritonga.
Sedangkan pengawasan dan pendampingan dilakukan oleh Pemprovsu, agar pemerintah desa bekerja secara maksimal dan rutin untuk mengawasi penggunaan dana desa itu.
“Selalu diingatkan agar dana desa itu digunakan sesuai dengan peruntukan dan cepat salur,” ujar Hasban.
“Jangan sampai dana desa itu disalahgunakan, kalau tidak mau berhubungan dengan hukum,” tegas Hasban mengingatkan pejabat negara di Deli Serdang. (W03)
Teguh Santosa Wartawan Harus Waspadai Optik Algortima
News
HUT Propam Polri ke24, Polres Tapsel Turun Langsung Berbagi dengan Warga Situmba
News
Judi Togel Diduga Beroperasi di Warung, Satreskrim Polres Padang Lawas Amankan AH
News
Kemarau Panjang di Padangsidimpuan! Di Bakti TNI AD 2026, Kodim 0212/Tapsel Bantu Warga Penuhi Kebutuhan Air
News
sumut24.co MedanPenerimaan zakat dan infak Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Sumatera Utara mengalami peningkatan signifikan pada triwula
Umum
Rencana Mau Kabur ke Palembang!!!Dua Pelaku Pembunuh Wakil Rektor 2 IT&B Diberi Tindakan Tegas Terukur
News
sumut24.co JakartaPT Indosat Tbk secara resmi menetapkan perpanjangan masa jabatan Vikram Sinha sebagai Presiden Direktur dan CEO, yang te
Ekbis
Demokrasi Matang dan Tonggak Sejarah Baru di Maroko PascaPemilu 2026
News
sumut24.co PAKPAK BHARAT, Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat melalui Dinas Sosial dan BPBD Pakpak Bharat mulai menyalurkan bantuan bagi kor
News
sumut24.co TANJUNGBALAI, Pemerintah Kota Tanjungbalai terus mendorong penguatan ketahanan pangan melalui sektor pertanian, perikanan dan pe
News