Sibolangit I Sumut24.CO
Baca Juga:
Peredaran uang palsu bisa saja terjadi pada saat berlangsung pelaksanaan Pilkada 2020 di beberapa daerah termasuk Pilkada Kota Medan. Hal itu dikatakan Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sumatera Utara, Wiwiek Sisto Widayat dihadapan wartawa yang mengikuti Pelatihan Wartawan Ekonomi Bisnis Kota Medan di The Hill Sibolangit, Deliserdang Sumatera Utara, Rabu (4/11/ 2020).
“Untuk itu selain melaksanakan sosialisasi di tengah masyarakat, Bank Indonesia uga akan melakukan himbauan melalui media, serta berkoordinasi kepada pihak Kepolisian,†ungkap Wiwiek Sisto Widayat.
Disebutkannya, saat ini saja, Bank Indonesia banyak mendapat laporan dari perbankan terkait beredarnya uang palsu.
“Kita akui hal ini ada karena alat penghitung uang di perbankan belum begitu terdeteksi uang palsu. Kita akan mendatangkan alat deteksi yang canggih untuk mensensor uang palsu,†ungkapnya.
Bank Indonesia tetap akan mengupayakan untuk melakukan sosialisasi terhadap beredarnya uang palsu, namun karena pandemi Covid 19, Bank Indonesia mempunyai kendala. Karena dilarang untuk berkumpul, jaga jarak sehingga terbatas untuk sosialisasi.(R03)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News