Ambal Warso ke-31 Keluarga Besar DIY, Perkuat Guyub Sedulur dan Lestarikan Budaya Jawa
Ambal Warso ke31 Keluarga Besar DIY, Perkuat Guyub Sedulur dan Lestarikan Budaya Jawa
News
Medan I SUMUT24.CO
Baca Juga:
Jumlah merchant (pedagang) pengguna Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di Sumatra Utara terus bertambah. Hingga Juni 2020, terdadat sudah 156.520 merchan QRIS di Sumatera Utara.
Jumlah marchant QRIS tersebut mengalami peningkatakan sebesar 5,39 persen atau sebanyak 8.007 merchant bila dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang berjumlah 148.519 merchant. Hal itu dikakatan Kepala Perwakilan Wilayah Bank Indonesia (BI) Provinsi Sumut, Wiwiek Sisto Widayat didampingi Direktur BI Andi Wiyana dan Kepala Group Advisory dan Pengembangan Ekonomi Ibrahim. kepada wartawan saat Bincang-Bincang Media (BBM), di Lt 7 Gedung Bank Indonesia Sumut, Selasa (7/7/2020).
Lebih lanjut dikatakan Wiwiek Sisto Widayat, merchant QRIS tersebut telah tersebar di seluruh wilayah di Sumatera Utara dengan pangsa pasar terbesar berada di Kota Medan dengan jumlah 90.952 merchant atau sekitar 58,1 persen dari total merchant QRIS di Sumatera Utara. Menyusul Kabupaten Deli Sedang dan Pematangsiantar.
Meski pandemi covid-19 terus berjalan, KPwBI Provinsi Sumatera Utara terus mendorong salah satu aplokasi lokal yaitu Homemade Indonesia uuntuk dapat memperluas kanal pembayarannya. Sejak tanggal 25 Juni 2020, Homemade telah dapat melayani transaksi contacties menggunakan QRIS.
Lebih lanjut dikatakan Wiwiek Sisto Widayat, aplikasi belanja online di Medan (Homemade Indonesia) ini, merpakan aplikasi belanja kebutuhan rumah secara online di Kota Medan, yang sudah terhubung dengan 8 pasar di Kota Medan, dan dapat melayani pembayaran menggunakan QRIS. Diantaranya di Pasar Petisah, Pasar Beruang, Pajak Hongkong, Pasar Meranti dan lainnya.
Wiwiek Sisto Widayat mengatakan, pengguna QRIS sudah tersebar di seluruh wilayah di Sumut dengan terbanyak di Kota Medan. “Bank Indonesia menargetkan sedikitnya akan ada 500-ribuan yang menjadi pengguna QRIS di Sumut hingga akhir tahun 2020 mendatang. Penggunaan yang tinggi juga mengacu pada banyaknya usia milenial di Sumut dan termasuk tingginya pengguna dompet digital,” ujarnya.
Apalagi, katanya, QRIS merupakan satu-satunya alat pembayaran yang tidak perlu lagi menggunakan banyak “barcode” dalam pembayaran dompet elektronik.
“Selain bisa untuk pembayaran, QRIS juga dapat digunakan untuk menerima sumbangan keagamaan dan sosial dan lainnya. Contohnya, bila kita mau berinpaq ke mesjid seperi mesjid di kantor BI, cukup pakai “barcode” dalam pembayaran dompet elektronik,” ujar Wiwiek Sisto Widayat. (R03)
Ambal Warso ke31 Keluarga Besar DIY, Perkuat Guyub Sedulur dan Lestarikan Budaya Jawa
News
Usai Bertanding, Gubsu ke17 HT Erry Nuradi Serahkan Cenderamata kepada Gabungan Pimpong Putrajaya Malaysia
kota
Siswa Deli Serdang Raih Empat Medali di Ajang Olimpiade Internasional Malaysia
News
Kinerja Kadis PUPR Tapsel Disorot Temuan BPK Rp1,345 Miliar, Proyek Bermasalah hingga Dipanggil KPK, Bupati Gus Irawan Diminta Segera Evalu
kota
Agus Syahdeman Diminta Kawal Pembangunan hingga Kantor Nagari Sungai Gando
kota
Pertandingan Persahabatan PTM Eksekutif Sumut dan Pasukan Pimpong Putrajaya Malaysia Pererat Silaturahmi
Sport
Gubsu Bobby Nasution Dorong Bank Sumut Jadi Penggerak Ekonomi dan Pembangunan Sumatera Utara
kota
Bupati Tapsel Gus Irawan Ajak BKMT Perkuat Nilai Agama, Bentengi Keluarga dari Tantangan Zaman
kota
Hari Jadi Polwan ke78, Polres Padangsidimpuan Gelar GASPOL Perempuan dan Sambangi Panti Jompo
kota
Hari Juang Polri 2026 di Padang Lawas Kapolres Dodik Yuliyanto Tegaskan Semangat Pengabdian
kota