Jelang Musyawarah IKA UNHAM, Alumni Cium Dugaan Pengondisian Calon Titipan
Jelang Musyawarah IKA UNHAM, Alumni Cium Dugaan Pengondisian Calon Titipan
News
Jakarta I SUMUT24.CO Meski virus corona (Covid-19) saat ini tengah merebak di Jakarta, yang membuat sebagian besar kantor melakukan kebijakan Work From Home, Bursa Berjangka Jakarta atau BBJ dan PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero) atau KBI memastikan bahwa kegiatan perdagangan komoditas berjangka serta kliring tetap berjalan.
Baca Juga:
Dalam surat edaran bersama yang dikeluarkan oleh PT Bursa Berjangka Jakarta (Jakarta Futures Exchange) dan PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero), dipastikan BBJ dan KBI tetap beroperasi meskipun dengan layanan operasional terbatas, dengan jangka waktu yang belum ditentukan.
Dengan adanya layanan operasional terbatas ini, waktu pelayanan di BBJ dan KBI juga disesuaikan, yaitu di hari Senin sampai Jumat jam 08.30 WIB sampai dengan jam 15.30 WIB. Selain itu, BBJ dan KBI juga melalukan pembatasan terhadap pertemuan secara tatap muka. Namun demikian, untuk hal-hal yang bersifat teknis, akan tetap dilayani dengan surat elektronik maupun melalui telepon.
Stephanus Paulus Lumintang, Direktur Utama Bursa Berjangka (Jakarta Futures Exchange) Jakarta mengatakan, BBJ berkomitmen tetap memberikan pelayanan kepada seluruh anggota bursa berupa penerimaan pendaftaran transaksi selama 24 jam, dari Senin sampai Jumat.
“Namun demikian, dikarenakan sebagian besar karyawan melakukan Work From Home, BBJ melayani surat menyurat fisik di hari Senin dan Kamis, jam 10.00 hingga 13.00 WIB,” ujar Stephanus dalam keterangannya, Senin (23/3).
Fajar Wibhiyadi, Direktur Utama PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero) mengatakan, KBI tetap akan menyediakan laporan kliring sebagaimana biasa, yang dapat diakses melalui Sistem Kliring Derivatif yang tersedia bagi setiap anggota kliring. Sedangkan untuk layanan teknis, KBI membuka saluran telepon serta surat elektronik yang dapat digunakan oleh para anggota kliring.
“Bagi para investor, KBI telah menyediakan aplikasi digital yaitu SITNa, di mana investor dan perusahaan pialang akan saling terhubung, dan investor dapat memantau investasi yang dilakukan meskipun hanya dari rumah. SITNA sendiri merupakan suatu sistem yang menyediakan informasi mengenai transaksi berjangka yang telah dijaminkan ke PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero),” ujarnya.
Keputusan yang diambil bersama antara Bursa Berjangka Jakarta dan PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero) ini, mengacu pada situasi terkini khususnya di Jakarta terkait penyebaran virus Covid-19. Sebelumnya Kementerian Kesehatan RI telah menetapkan bahwa Infeksi Novel Coronavirus merupakan penyakit yang dapat menimbulkan wabah, dan Sekretariat Negara juga telah mengeluarkan edaran terkait pelaksanaan remote working dalam rangka antisipasi penyebaran Covid-19. (rel)
Jelang Musyawarah IKA UNHAM, Alumni Cium Dugaan Pengondisian Calon Titipan
News
Taufik Saleh Mengaku Diserang Ratusan Massa, Kaki Terluka dan Keluarga Terpaksa Tinggalkan Rumah
News
Polda Sumut Ungkap Situs Judol Depobos 5 Tersangka Pernah Kerja di Kamboja
News
Sempat BergumulPolrestabes Medan Gerebek Sarang Narkoba Rel Tembung
News
sumut24.co PAKPAK BHARAT, Komisi Informasi Sumatera Utara memberikan Anugerah Kategori Kabupaten Informatif(KI) bagi Pemerintah Kabupaten
News
sumut24.co BATUBARA, PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) Persero memperluas ekspansi jejaring bisnis ke kawasan Amerika Latin dan Karib
News
sumut24.co TANJUNGBALAI, Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim meninjau lokasi rencana pembangunan dan perbaikan jalan serta drainase di
News
sumut24.co TANJUNGBALAI, Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Kantor Dinas Kependudukan dan Penc
News
120 Siswa Ikuti Kegiatan Tahfiz AlQur&rsquoan, Muhammad Syukur Harahap MA Tekankan Cinta AlQur&rsquoan
News
Taiwan Excellence Hadir di AEON Mall BSD, Ajak Konsumen Indonesia Kenali Inovasi Teknologi Taiwan Lebih Dekat
News