Pembangunan Menara Masjid Ar Rivai Masih Butuh Dukungan Pemerintah Kota Medan
Pembangunan Menara Masjid Ar Rivai Masih Butuh Dukungan Pemerintah Kota Medan
kota
Pertumbuhan Ekonomi Sumut Turun 0,2 Persen
Baca Juga:
Medan I SUMUT24
Prospek ekonomi Sumatera Utara di tahun 2020 sekitar 5,1-5,5% akan turun sedikit diangka 0,2%. Untuk keseluruhan ditahun 2020, Ekonomi Sumut diprakirakan tumbuh menguat dibanding 2019 yang didorong oleh peningkatan kinerja konsumsi rumah tangga, dan investasi ekspor.
Hal itu disampaikan Kepala Perwakilan KPw BI Provinsi Sumut Wiwiek Sisto Widayat didampingi Kepala Grup Sistem Pembayaran dan Pengelolaan Uang Rupiah BI Wilayah Sumut Andiwiana Septonarwanto dan Wakil Kepala Kantor BI Wilayah Sumut Ibrahim, pada acara Bincang Bareng Media (BBM) di Kantor BI Sumut Lantai 3, Jalan Balai Kota Medan Kamis (5/3/2020).
Wiwiek menyebutkan, pada sisi-sisi Lapangan Usaha (LU), pertumbuhan didorong oleh LU Utama, seperti industri pengolahan, perdagangan dan konstruksi.
Sementara kalau kita lihat dari inflasi pada tahun 2020 diperkirakan adanya meningkat dari tahun sebelumnya (2019), tetapi masih berada di dalam sasaran inflasi nasional yaitu 3±1% (yoy).
“Kenaikan inflasi akan didorong oleh penyesuaian tarif yang dilakukan Pemerintah seperti BPJS Kesehatan, Cukai Rokok, Upah Minimum Provinsi (UMP) dan Tarif Tol,” paparnya.
Di samping itu, produksi bumbu khususnya cabai merah masih belum optimal. Menurut Wiwiek di tengah permintaan yang tinggi, bumbu-bumbu seperti cabai merah, bawang merah, merah putih masih menjadi penyumbang inflasi di Sumut.
“Ini menjadi penyebab reisiko meningkatnya inflasi secara temporer, seiring juga karena adanya peningkatan permintaan barang kesehatan serta bahan makanan akibat penyebaran virus Corona,” ujar Wiwiek Sisto Widayat.
Meski demikian, Wiwiek tetap optimis pertumbuhan ekonomi Sumayera Utara akan membaik. “Pertumbuhan kredit pada tahun 2020 diperkirakan akan membaik seiring dengan meredanya tekanan global dan perbaikan ekonomi domestik,” ujar Wiwiek.
Lebih lanjut dikatakan Wiwiek Sisto Widayat, Bank Indonesia akan memperkuat perluasan akseptasi QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) dan elektronifikasi.
“Memperkuat kebijakan sistem pembayaran guna mendukung pertumbuhan ekonomi antara lain melalui perluasan akseptasi QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) serta elektronifikasi bansos dan transaksi keuangan Pemda,” tegasnya.
BI berharap dukungan investasi dan Implementasi RUU Cipta Kerja dan Perpajakan, dengan koordinasi pemerintah dan otoritas.
“Meningkatkan koordinasi dengan Pemerintah dan otoritas terkait guna memperkuat sumber, struktur, dan kecepatan pertumbuhan ekonomi, termasuk mendorong investasi melalui proyek infrastruktur dan implementasi RUU Cipta Kerja dan Perpajakan,” sebutnya. (R03)
Pembangunan Menara Masjid Ar Rivai Masih Butuh Dukungan Pemerintah Kota Medan
kota
Medan sumut24.co Satresnarkoba Polrestabes Medan, Jumat (1/5/2026) dinihari menggerebek sebuah apartemen di Kecamatan Medan Area, yang jad
Hukum
Ketua Umum PP TPI Prof Dr Ismed Daniel Nasution Keikhlasan dan Pendidikan Jadi Kunci Membangun Generasi
kota
H. Ikrom Helmi Nasution Serahkan Lagu &ldquoMars Medan untuk Semua&rdquo Kepada Walikota Medan pada Acara Tasyakuran TPI
kota
Kembangkan Kasus, Sat Narkoba Polres Pelabuhan Belawan Tangkap 2 Pengedar dan 5 Pengguna Shabu
kota
Terduga Pelaku Begal dan Pencurian Tangkapan Pomal Dirawat di Rumah Sakit Komang Makes TNI AL Belawan
kota
UNPAB Resmi Buka Program Studi Teknik Industri, Terima SK Izin dari Kemendiktisaintek
kota
Ironi Transportasi Publik Menggugat Hak Hidup di Balik Tragedi Bekasi
kota
Ribuan Marga Siburian Hadiri Paskah Nasional Paboras Indonesia di Deli Serdang
kota
sumut24.co MedanWali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menilai peran yayasan pendidikan, khususnya yang berbasis keagamaan, sangat penti
kota