Senin, 06 April 2026

Bank Mandiri Gelontorkan Rp3,6 Miliar

Administrator - Rabu, 04 Mei 2016 12:23 WIB
Bank Mandiri Gelontorkan Rp3,6 Miliar

MEDAN|SUMUT24

Baca Juga:

Dana talangan sebesar Rp3,6 miliar di gelontorkan sejak diluncurkan awal tahun 2016, oleh Bank Mandiri, untuk membantu operasional rumah sakit rumah sakit (RS) provider Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan di Medan dan sekitarnya menggunakannya.

?Area Business Head Bank Mandiri Kantor Wilayah I Medan, Dudi Imansyah menuturkan dana talangan Bank Mandiri yang terserap hingga akhir April 2016 tersebut, digunakan sekitar 4 rumah sakit provider.

“Plafon yang kita sediakan untuk membantu operasional rumah ini masih cukup besar. Diharapkan, dana yang tersedia bisa terserap maksimal,” dalam Diskusi Publik Menggali Solusi untuk Memperkuat Layanan BPJS Kesehatan di Medan Club, Selasa (3/5).

Dituturkannya, program dana talangan ini dibuat untuk membantu rumah sakit provider yang kesulitan cash flow, sehingga bisa menanggulangi masalahnya. Tak hanya rumah sakit, Bank Mandiri juga menyediakan dana talangan bagi klinik sebagai fasilitas kesehatan tingkat 1 BPJS Kesehatan dengan besaran limit Rp500 juta hingga Rp10 miliar.

“Syarat yang ditetapkan juga rendah bekerjasama dengan BPJS  Kesehatan dan sudah beroperasi lebih dari dua tahun,” ucap dia dalam kegiatan yang dimotori Forum Jurnalis Perempuan Indonesia (FJPI) ini.

Dijelaskannya, proses penggunaan dana talangan, nantinya Bank Mandiri akan mengambil alih invoice, sebelum jatuh tempo pembayaran dari BPJS Kesehatan.

Nanti, lanjutnya, rumah sakit yang akan membayar dana talangan ke Bank Mandiri sesuai kesepakatan.

“Melalui dana talangan ini, kita berharap rumah sakit bisa melakukan kegiatan operasional dengan maksimal. Sehingga masyarakat bisa mendapat pelayanan kesehatan secara optimal,” tukasnya.

Ketua FJPI Ramdeswati Pohan  mengharapkan dengan adanya diskusi publik ini bisa memaksimalkan layanan BPJS kesehatan, sehingga dapat terus melakukan perubahan yang lebih baik kedepannya.

Lantaran berdasarkan pantauan rekan-rekan jurnalis di lapangan, permasalahan klaim biaya rawat pasien BPJS Kesehatan yang membutuhkan waktu, membuat operasional rumah sakit terganggu, sehingga menyebabkan layanan terganggu.

“Rumah sakit sekarang ini sudah menjadi bisnis, jika pendanaan terhambat tentu akan mempengaruhi layanan. Makanya, solusi dana talangan yang ditawarkan Bank Mandiri sangat kita apresiasi,” jelas dia.

Dengan begitu, sambungnya, tidak ada lagi keluhan- keluhan masyarakat pengguna jaminan kesehatan terhadap pelayanan BPJS yang tidak baik.

Kepala Departemen Pemasaran dan Kepesertaan BPJS Kesehatan Divre I Sumut Aceh Sri Yulizar Pohan mengatakan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), terus melakukan pembenahan, revisi regulasi dalam hal pelayanan dan BPJS tidak bekerja sendiri. Tetapi bersama yang lainnya memberikan pelayanan terbaik mulai dari pemerintah pusat, provinsi, kabupaten/kota, Persi, Dinkes dan IDI. Termasuk dengan perbankan dalam hal layanan pembayaran.

Di Sumut, sebutnya, saat ini sudah 8 juta jiwa dan 38% lagi dari jumlah penduduk yang belum menjadi peserta JKN.

“Untuk itu, 1 Januari 2019 diharapkan tidak ada lagi masalah akses pelayanan terhadap kepesertaan,” jelasnya.

Sekretaris Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) Sumut, Hendi Suhendro berharap  ada komunikasi yang efektif antara BPJS kesehatan dengan PERSI.

“Kalau bisa ada komunikasi yang efektif antara BPJS yang punya program dan regulator juga melibatkan IDI. Sehingga keluhan masyarakat bisa ditampung bersama,” terangnya.

Dengan naiknya iuran bagi peserta mandiri di kelas I dan dan II, sambungnya, dia juga meminta agar memberikan pelayanan terbaik kepada peserta melalui rumah sakit yang ditunjuk.

“Berikan mutu pelayanan terbaik melalui rumah sakit yang ditunjuk, sehingga masyarakat bisa terlayani dengan baik,” tandasnya (W05)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Pembahasan Ranperda Sistem Kesehatan Kota Medan Berlanjut, Rico Waas Hadiri Paripurna Jawaban Fraksi DPRD Medan
Beri Hunian Yang Lebih Layak, Wakil Wali Kota Medan Sarankan Apersi Bangun Rumah Susun Bagi Warga Pinggiran Sungai
Komandan Seskoad Tinjau Trauma Healing hingga Renovasi Fasilitas di KKL Wilhan Cisarua
Berbagi Berkah di Awal Syawal, PLN UIP SBU Dan YBM PLN Perkuat Sinergi Dan Kepedulian Sosial
Bupati Labuhanbatu Mutasikan Dokter Gigi Dari Puskesmas Negeri Lama, Warga Kecewa
5 Tahun Beraksi! Terbongkar Modus Mantan Polisi dan Istri Diduga Jalankan Skema Penipuan di Internal Polres Padangsidimpuan
komentar
beritaTerbaru