D’Legends Sumut Serahkan Sertifikat Touring Medan–Banda Aceh, Kurniawan Tekankan Semangat Persaudaraan*
D&rsquoLegends Sumut Serahkan Sertifikat Touring Medan&ndashBanda Aceh, Kurniawan Tekankan Semangat Persaudaraan
News
Medan | Sumut24
Baca Juga:
Batik khas Medan sebuah produk yang harus dikembangkan dan dipasarkan hingga Internasional. Begitu juga yang dilakukan oleh Nurcahaya yang usianya sudah 72 tahun, namun masih bersemangat mengangkat kain dengan motif ornamen Batak hingga pasar internasional khususnya Asean. Dikatakannya sejak 2008, dia sudah berhasil menjadi perintis batik Medan dan terus berlanjut hingga sekarang. Pesanan kain batik Medan miliknya pun sudah dari berbagai kalangan termasuk Pemerintah Kota (Pemko) Medan. Dalam sebulan, tak kurang dari 1000 lembar kain bisa diproduksinya sesuai pesanan.
“Awalnya saya memiliki keahlian membatik ketika tergabung dalam dewan kerajinan nasional daerah (dekranasda) Deliserdang. Dari sekian banyak orang ikut pelatihan di sana, hanya saya yang bertahan sampai sekarang membuat batik dan mengembangkan dengan motif khas Medan khususnya Batak atau biasa disebut orang Batik Medan,” katanya Rabu (27/4).
Disebut Batik Medan karena motif pada tiap kainnya menampilkan berbagai hal atau tempat identik dengan kota ini dan beberapa daerah lainnya, baik itu rumah adat maupun lainnya. Peminat Batik Medan ini ternyata cukup banyak, terutama dari kalangan pejabat. Dia pun semakin serius mengembangkannya hingga mulai diajak mengikuti berbagai pameran baik tingkat kabupaten/kota maupun provinsi.
“Untuk menembus pasar luar negeri pada era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) ini tentu ada syarat yang harus dipenuhi. Selain kualitas produk, ternyata pengelolaan limbah dan gaji karyawan juga menjadi persyaratan. Dua hal ini akan saya perbaiki supaya bisa membuat kain-kain ini go internasional,” ujarnya.
Dia tergerak untuk memasarkan hingga ke luar negeri karena sekarang dia mulai membuat motif Medan pada pakaian terutama bagian atasan. Jika memungkinkan, dia bahkan sangat ingin baju miliknya bisa sampai ke Paris yang dikenal dengan negara kiblat fashion.
“Berkat bantuan anak saya, sekarang kami tidak lagi hanya fokus pada kain tapi juga pakaian. Mudah-mudahan produk baru ini bisa tembus hingga tingkat Asean bahkan ke Paris,” pungkasnya.(W04)
D&rsquoLegends Sumut Serahkan Sertifikat Touring Medan&ndashBanda Aceh, Kurniawan Tekankan Semangat Persaudaraan
News
sumut24.co SimalungunWakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Surya menyambut baik peresmian 232 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPP
Umum
KPK Tetapkan 5 Tersangka Korupsi Dana Siap Pakai BNPB, Adik Kepala BNPB Ikut Terjerat
News
sumut24.co MedanPemko Medan melalui Dinas Lingkungan Hidup memantau perkembangan kualitas udara menyusul sebaran kabut asap lintas batas y
kota
sumut24.co ASAHAN, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan menggelar Rapat Evaluasi dan Koordinasi Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (M
News
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan delapan tersangka baru dalam pengembangan penyidikan kasus dugaan korupsi pembanguna
Hukum
Publik Berhak Tahu! Proyek Infrastruktur Padangsidimpuan Gagal Tender, Transparansi Anggaran 2026 Dipertanyakan
News
Musa Rajekshah Hadiri Mubes XI Pemuda Pancasila, Japto Soerjosoemarno Kembali Ditetapkan sebagai Ketua Umum
News
KPLP Richwell Hutagakung Ingatkan Tahanan Baru Lapas Padangsidimpuan Disiplin dan Kesehatan Jadi Prioritas
News
Operasi Sarang Narkoba di Silayanglayang, Tiga Pria Positif Sabu, Polres Padangsidimpuan Tegaskan Tak Ada Ruang bagi Bandar
News