Usai Bertanding, Gubsu ke-17 HT Erry Nuradi Serahkan Cenderamata kepada Gabungan Pimpong Putrajaya Malaysia
Usai Bertanding, Gubsu ke17 HT Erry Nuradi Serahkan Cenderamata kepada Gabungan Pimpong Putrajaya Malaysia
kota
Tanah KaroI SUMUT24.CO Sisitem Pembayaran berbasis online yakni Fintech semakin diminati masyarakat saat ini di Indonesia. Hal itu dikatakan Kepala Tim Pengawasan Bank Indonesia (BI) Achmad Darimy, dihadapan para pesera Pelatihan Wartawan di Taman Simalem Resort Kabupaten Karo, Sumut, Kamis (26/9/2019).
Baca Juga:
- Usai Bertanding, Gubsu ke-17 HT Erry Nuradi Serahkan Cenderamata kepada Gabungan Pimpong Putrajaya Malaysia
- Siswa Deli Serdang Raih Empat Medali di Ajang Olimpiade Internasional Malaysia
- Kinerja Kadis PUPR Tapsel Disorot: Temuan BPK Rp1,345 Miliar, Proyek Bermasalah hingga Dipanggil KPK, Bupati Gus Irawan Diminta Segera Evaluasi
Dikatakannya, ini trrjadi karena adanya pergeseran perilaku konsumen dari layanan jasa keuangan tradisional atau konvensional menuju layanan jasa keuangan berbasis teknologi berbasis online.
Fintech, ujar Achmad Darimy, adalah sebuah sebutan yang disingkat dari kata ‘financial’ dan ‘technology’, di mana artinya adalah sebuah inovasi di dalam bidang jasa keuangan.
Indonesia memiliki kesempatan dan peluang besar memanfaatka fenomena ini. “Fintech di Indonesia mengalami pertumbuhan yang pesat, pada tahun 2017 18,6 M dan pada tahun 2018, mengalami pertumbuhan menjadi 22,3 M. Berarti pencapaian pertumbuhan sebesar 24,6%”, papar Achmad Darimy
Bank Indonesia baru merespon sejak 2017. Namun demikian financial’ dan ‘technology tetap harus diwaspadai. Layanan jasa keuangan pembayaran digital karena ada resiko finansial dan operasional.
Layanan digital Fintech, ujarnya, peluangnya untuk tumbuh dan berkembang di Indonesia sangat besar, terutama bagi bisnis start up dan pelaku usaha mikro dan kecil yang tidak feasible bagi bank. Fintech ini menjadi jembatan untuk meningkatkan akses keuangan ke masyarakat. Fintech ini memiliki manfaat melalui teknologi, konsumen dan bisnis.
Achmad Darimy juga memaparkan berdasarkan Data Oliver Wyman, sebuahperusahaan konsultan manajemen menyebutkan, Indonesia memiliki peluang memanfaatkan fintech, terutama dalam sektor penyedia pembiayaan online (marketplace lenders).
“Menurut data mereka, ada kekosongan dana sebesar US$54 miliar bagi usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) pada 2020”, papar Ahmad Darimi., (rei/R03)
Usai Bertanding, Gubsu ke17 HT Erry Nuradi Serahkan Cenderamata kepada Gabungan Pimpong Putrajaya Malaysia
kota
Siswa Deli Serdang Raih Empat Medali di Ajang Olimpiade Internasional Malaysia
News
Kinerja Kadis PUPR Tapsel Disorot Temuan BPK Rp1,345 Miliar, Proyek Bermasalah hingga Dipanggil KPK, Bupati Gus Irawan Diminta Segera Evalu
kota
Agus Syahdeman Diminta Kawal Pembangunan hingga Kantor Nagari Sungai Gando
kota
Pertandingan Persahabatan PTM Eksekutif Sumut dan Pasukan Pimpong Putrajaya Malaysia Pererat Silaturahmi
Sport
Gubsu Bobby Nasution Dorong Bank Sumut Jadi Penggerak Ekonomi dan Pembangunan Sumatera Utara
kota
Bupati Tapsel Gus Irawan Ajak BKMT Perkuat Nilai Agama, Bentengi Keluarga dari Tantangan Zaman
kota
Hari Jadi Polwan ke78, Polres Padangsidimpuan Gelar GASPOL Perempuan dan Sambangi Panti Jompo
kota
Hari Juang Polri 2026 di Padang Lawas Kapolres Dodik Yuliyanto Tegaskan Semangat Pengabdian
kota
1 Hektare Lahan Bawang Putih Ditanam di Madina, Kapolres Ketahanan Pangan Harus Diperkuat
kota