Komisi B DPRD Sumut Diduga Kecolongan, Ketua KTH Pantai Labu Firestey Disebut Eks Napi Kasus Curanmor
Komisi B DPRD Sumut Diduga Kecolongan, Ketua KTH Pantai Labu Firestey Disebut Eks Napi Kasus Curanmor
News
MEDAN | SUMUT24
Baca Juga:
- Komisi B DPRD Sumut Diduga Kecolongan, Ketua KTH Pantai Labu Firestey Disebut Eks Napi Kasus Curanmor
- PDI Perjuangan Perkuat Konsolidasi di Samosir, Hasto Kristiyanto Akan Hadiri Peletakan Batu Pertama Kantor DPC Samosir
- Kapolda Sumut Tekankan Peran Strategis Intelkam Jaga Stabilitas dan Antisipasi Kerawanan
Naiknya harga cabai dan bawang merah di hampir semua daerah di Sumatera Utara, ternyata membuat andil inflasi komoditi itu berada di urutan atas di empat kota Indeks Harga Konsumen (IHK), sehingga pada Maret 2016 terjadi inflasi sebesar 0,84 persen, naik dibanding Pebruari 2016 sebesar 0,27 persen. Bahkan lebih tinggi dari inflasi nasional Maret 2016 sebesar 0,19 persen.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Utara Wien Koesdiatmono kepada wartawan di kantor BPS Sumut, Jumat (1/4) mengatakan pada Maret semua IHK mengalami inflasi yakni Sibolga 0,75 persen, Pematangsiantar 0,66 persen, Medan 0,88 persen dan Padangsidempuan 0,54 persen. Dengan demikian Sumut pada Maret 2016 juga mengalami inflasi 0,84 persen.
Ia menjelaskan andil inflasi di Sibolga, cabai merah 1,1621 dan bawang merah 0,1344. Di Pematangsiantar, cabai merah 0,2338 dan bawang merah 0,2188. Di Medan, cabai merah 0,6704 dan bawang merah 0,2196. Di Padangsidempuan, cabai merah 0,4078 dan bawang merah 0,3512.
Pada Maret 2016, perkembangan harga barang dan jasa di Kota Medan secara umum menunjukkan adanya kenaikan. Inflasi di kota ini terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya indeks pada kelompok bahan makanan sebesar 2 persen, makanan jadi,minuman, rokok dan tembakau 1,54 persen, perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar 0,16 persen, sandang 0,90 persen dan transpor, komunikasi dan Jasa keuangan 0,40 persen. Sedangkan kelompok kesehatan mengalami penurunan sebesar -0,17 persen dan kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga sebesar -0,10 persen.
“Komoditi utama penyumbang inflasi selamat Maret 2016 di Medan antara lain cabai merah, bawang merah, mobil, rokok putih, kontrak rumah, emas perhiasan dan rokok filter,” katanya.
Wien menambahkan dari 23 kota IHK di Pulau Sumatera, 19 kota mengalami inflasi, tertinggi di Bukittinggi 1,18 persen dengan IHK 123,05 dan inflasi terendah terjadi di Bengkulu sebesar 0,04 persen dengan IHK 129,19.
Di Indonesia, pada Maret 2016 dari 82 kota yang diamati IHK nya, 58 kota mengalami inflasi, tertinggi di Bukittinggi 1,18 persen dengan IHK 123,05 dan terendah di Yogyakarta IHK 121,00, Malang IHK 123,69, Tangerang IHK 131,06 dan Singkawang IHK 122,89 sebesar 0,02 persen. (nis)
Komisi B DPRD Sumut Diduga Kecolongan, Ketua KTH Pantai Labu Firestey Disebut Eks Napi Kasus Curanmor
News
PDI Perjuangan Perkuat Konsolidasi di Samosir, Hasto Kristiyanto Akan Hadiri Peletakan Batu Pertama Kantor DPC Samosir
kota
Kapolda Sumut Tekankan Peran Strategis Intelkam Jaga Stabilitas dan Antisipasi Kerawanan
kota
Polda Sumut Bangun dan Revitalisasi 75 Jembatan Merah Putih Presisi, Buka Akses Warga hingga Pelosok
kota
sumut24.co BATUBARA, PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) dalam menyambut semangat kemerdekaan tak cukup merayakannya dengan seremoni nam
News
sumut24.coASAHAN, Aksi unjuk rasa damai yang dilakukan ratusan anggota Kelompok Tani (Koptan) binaan Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKT
News
Terima Penghargaan dari Kemendagri,Bobby Nasution Komitmen Terus Hadirkan Hunian Layak dan Terjangkau bagi Masyarakat
kota
Skema Pajak TPL Dibongkar Dua Pengawas Pajak Ditahan, Dugaan Permainan Berjalan 17 Tahun
kota
Srikandi Madrasah Karya Aisyah Rahma Siregar, Dari Kepemimpinan Perempuan untuk Masa Depan Pendidikan
kota
Petani Madina Berpeluang Cuan dari Serai Wangi dan Nilam, Pemkab Siapkan Pola Kemitraan
kota