Rabu, 14 Oktober 2026

Inflasi Sumut Maret 0,84 Persen

Administrator - Senin, 04 April 2016 12:19 WIB
Inflasi Sumut Maret 0,84 Persen

MEDAN | SUMUT24

Baca Juga:

Naiknya harga cabai dan bawang merah di hampir semua daerah di Sumatera Utara, ternyata membuat andil inflasi komoditi itu berada di urutan atas di empat kota Indeks Harga Konsumen (IHK), sehingga pada Maret 2016 terjadi inflasi sebesar 0,84 persen, naik dibanding Pebruari 2016 sebesar 0,27 persen. Bahkan lebih tinggi dari inflasi nasional Maret 2016 sebesar 0,19 persen.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Utara Wien Koesdiatmono kepada wartawan di kantor BPS Sumut, Jumat (1/4) mengatakan pada Maret semua IHK mengalami inflasi yakni Sibolga 0,75 persen, Pematangsiantar 0,66 persen, Medan 0,88 persen dan Padangsidempuan 0,54 persen. Dengan demikian Sumut pada Maret 2016 juga mengalami inflasi 0,84 persen.

Ia menjelaskan andil inflasi di Sibolga, cabai merah 1,1621 dan bawang merah 0,1344. Di Pematangsiantar, cabai merah 0,2338 dan bawang merah 0,2188. Di Medan, cabai merah 0,6704 dan bawang merah 0,2196. Di Padangsidempuan, cabai merah 0,4078 dan bawang merah 0,3512.

Pada Maret 2016, perkembangan harga barang dan jasa di Kota Medan secara umum menunjukkan adanya kenaikan. Inflasi di kota ini terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya indeks pada kelompok bahan makanan sebesar 2 persen, makanan jadi,minuman, rokok dan tembakau 1,54 persen, perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar 0,16 persen, sandang 0,90 persen dan transpor, komunikasi dan Jasa keuangan 0,40 persen. Sedangkan kelompok kesehatan mengalami penurunan sebesar -0,17 persen dan kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga sebesar -0,10 persen.

“Komoditi utama penyumbang inflasi selamat Maret 2016 di Medan antara lain cabai merah, bawang merah, mobil, rokok putih, kontrak rumah, emas perhiasan dan rokok filter,” katanya.

Wien menambahkan dari 23 kota IHK di Pulau Sumatera, 19 kota mengalami inflasi, tertinggi di Bukittinggi 1,18 persen dengan IHK 123,05 dan inflasi terendah terjadi di Bengkulu sebesar 0,04 persen dengan IHK 129,19.

Di Indonesia, pada Maret 2016 dari 82 kota yang diamati IHK nya, 58 kota mengalami inflasi, tertinggi di Bukittinggi 1,18 persen dengan IHK 123,05 dan terendah di Yogyakarta IHK 121,00, Malang IHK 123,69, Tangerang IHK 131,06 dan Singkawang IHK 122,89 sebesar 0,02 persen. (nis)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
INDONESIA–MALAYSIA PERKUAT KERJA SAMA IMIGRASI, PENCEGAHAN TPPO JADI PERHATIAN
Lolos Praperadilan, Status Tersangka Dhody Thahir Dinyatakan Tidak Sah, Polda Sumut Harus Evaluasi Penyidikan
Wali Kota dan Jajarannya menyambut Kapolres yang Baru AKBP Dhana Noer Kurniawan SIK MM
Komisi A DPRD Provinsi Sumut melakukan Kunker ke Pemko Pematangsiantar
Satresnarkoba Polrestabes Medan Gagalkan Pengiriman 24.000 gram Sabu ke Palembang  Diwarnai Aksi Kejar-Kejaran Hingga Petugas Tabrak Mobil Pelaku
Dari Balik Jeruji, Kreativitas Tumbuh! Warga Binaan Lapas Padangsidimpuan Bikin Miniatur Vespa
komentar
beritaTerbaru