IPQAH Sumut Apresiasi LPTQ dan Dewan Hakim MTQ Sumut 2026, Optimistis Hadapi MTQ Nasional Semarang
IPQAH Sumut Apresiasi LPTQ dan Dewan Hakim MTQ Sumut 2026, Optimistis Hadapi MTQ Nasional Semarang
kota
MEDAN|SUMUT24.Co
Baca Juga:
PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) atau Pelindo 1 menambah 4 (empat) unit Kapal Tunda baru untuk melayani jasa penundaan kapal-kapal yang masuk ke pelabuhan yang dikelola oleh Pelindo 1.
Serah terima (Delivery Ceremony) kapal tunda ini dilakukan di Waruna Nusa Sentana Shipyard Belawan, yang dilakukan secara simbolis oleh Direktur Waruna Nusa Sentana Darwo Lim kepada Direktur Utama Pelindo 1 Bambang Eka Cahyana yang hadir bersama Direktur Teknik Pelindo 1 Hosadi Apriza Putra beserta GM Pelindo 1 Cabang Belawan Yarham Harid.
Empat unit Kapal Tunda yang 100% merupakan hasil produksi anak negeri ini, dilengkapi teknologi baru IBS (Integrated Bridge System) dan AMS (Alarm Monitoring System) yang dapat mengendalikan peralatan dalam satu konsol, serta memonitor kondisi kapal secara menyeluruh, mulai dari mesin utama dan pendukung, sistem propulsi (penggerak), serta dapat memantau penggunaan bahan bakar secara akurat dan real time (langsung).
Kapal tunda ini memiliki daya kekuatan 2×1000 HP untuk KT Hang Tuah II & KT Hang Tuah III dan 2×2000 HP KT Hang Tuah VI & KT Hang Tuah V, dimana kapal tunda ini akan dipergunakan di Cabang Pelabuhan Belawan, Batam, Dumai, dan Tanjung Balai Karimun. Dengan hadirnya kapal tunda baru ini, Pelindo 1 telah memiliki 19 unit kapal tunda.
“Saya bangga dengan hasil produksi Kapal Tunda yang dikerjakan oleh industri dalam negeri, ini merupakan produk lokal kebanggaan Indonesia, yang berstandar internasional dimana mulai dari desain, pekerja dan produksinya semuanya menggunakan produk dalam negeri,”ujar Bambang Eka Cahyana, Direktur Utama Pelindo 1 dalam sambutannya.
Ini juga untuk yang pertama kalinya, Kapal Tunda milik Pelindo 1 diproduksi di galangan kapal Belawan, yang merupakan pelabuhan utama Pelindo 1.
“Ini adalah contoh, bagaimana komunitas bisnis pelabuhan bisa bersinergi dengan baik,†terangnya.
Lebih lanjut Bambang Eka Cahyana menyampaikan, bahwa Kapal Tunda ini diberi nama KT Hang Tuah, dimana nama ini terinspirasi dari nama Laksamana Hang Tuah yang pernah menguasai Selat Malaka.
“Harapannya kedepan, Pelindo 1 bisa menguasai bisnis di Selat Malaka, baik melalui Pelabuhan Belawan, Pelabuhan Kuala Tanjung dan Batam,†jelas Bambang Eka Cahyana.
Sementara itu, Fiona Sari Utami, VP Public Relations Pelindo 1 menambahkan bahwa penambahan 4 unit Kapal Tunda baru ini merupakan bentuk komitmen manajemen, untuk terus meningkatkan layanan kepada para pengguna jasa Pelindo 1 dan membuat operasional logistik di pelabuhan yang dikelola Pelindo 1 semakin efisien.
” Kapal tunda berfungsi untuk mendorong kapal yang hendak bersandar di dermaga maupun menarik kapal keluar dari dermaga,”kata Fiona mengakhiri(W01/rel)
IPQAH Sumut Apresiasi LPTQ dan Dewan Hakim MTQ Sumut 2026, Optimistis Hadapi MTQ Nasional Semarang
kota
Menanam Pangan, Memulihkan Martabat Ujian Nyata Asta Cita di Kemenimipas
kota
Bid Propam Polda Sumut Laksanakan Gaktibplin di Polresta Deli Serdang, Perkuat Disiplin dan Profesionalisme Personel
kota
sumut24.co ASAHAN , Wakil Bupati Asahan, Rianto, S.H., M.A.P., secara resmi membuka Rapat Koordinasi Pemerintahan (Rakorpem) bulan Juni 202
News
Kejatisu Di Desak Usut Tuntas Oknum Pelaku Kasus Jual Beli Titik SPPG di Sumut.
kota
CEO Sumut 24 Group Hadiri Milad ke60 Bupati Langkat Syah Afandin, Berlangsung Khidmat dan Penuh Kebersamaan
kota
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat menerima kunker Bapemperda DPRD Provinsi Sumut
kota
Pemko Pematangsiantar bekerja cepat dengan menggelar pertemuan bersama ratusan pedagang yang menjadi korban kebakaran Pasar Dwikora
kota
sumut24.co MedanKarateka Timnas Indonesia yang juga mahasiswi Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi (Fasilkom TI) Universitas Sum
kota
sumut24.co JakartaSatuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas PASTI) terus memperkuat taji dalam melindungi masyarakat. S
Ekbis