Kembangkan Kasus, Sat Narkoba Polres Pelabuhan Belawan Tangkap 2 Pengedar dan 5 Pengguna Shabu
Kembangkan Kasus, Sat Narkoba Polres Pelabuhan Belawan Tangkap 2 Pengedar dan 5 Pengguna Shabu
kota
MEDAN|SUMUT24.Co
Baca Juga:
PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) atau Pelindo 1 menambah 4 (empat) unit Kapal Tunda baru untuk melayani jasa penundaan kapal-kapal yang masuk ke pelabuhan yang dikelola oleh Pelindo 1.
Serah terima (Delivery Ceremony) kapal tunda ini dilakukan di Waruna Nusa Sentana Shipyard Belawan, yang dilakukan secara simbolis oleh Direktur Waruna Nusa Sentana Darwo Lim kepada Direktur Utama Pelindo 1 Bambang Eka Cahyana yang hadir bersama Direktur Teknik Pelindo 1 Hosadi Apriza Putra beserta GM Pelindo 1 Cabang Belawan Yarham Harid.
Empat unit Kapal Tunda yang 100% merupakan hasil produksi anak negeri ini, dilengkapi teknologi baru IBS (Integrated Bridge System) dan AMS (Alarm Monitoring System) yang dapat mengendalikan peralatan dalam satu konsol, serta memonitor kondisi kapal secara menyeluruh, mulai dari mesin utama dan pendukung, sistem propulsi (penggerak), serta dapat memantau penggunaan bahan bakar secara akurat dan real time (langsung).
Kapal tunda ini memiliki daya kekuatan 2×1000 HP untuk KT Hang Tuah II & KT Hang Tuah III dan 2×2000 HP KT Hang Tuah VI & KT Hang Tuah V, dimana kapal tunda ini akan dipergunakan di Cabang Pelabuhan Belawan, Batam, Dumai, dan Tanjung Balai Karimun. Dengan hadirnya kapal tunda baru ini, Pelindo 1 telah memiliki 19 unit kapal tunda.
“Saya bangga dengan hasil produksi Kapal Tunda yang dikerjakan oleh industri dalam negeri, ini merupakan produk lokal kebanggaan Indonesia, yang berstandar internasional dimana mulai dari desain, pekerja dan produksinya semuanya menggunakan produk dalam negeri,”ujar Bambang Eka Cahyana, Direktur Utama Pelindo 1 dalam sambutannya.
Ini juga untuk yang pertama kalinya, Kapal Tunda milik Pelindo 1 diproduksi di galangan kapal Belawan, yang merupakan pelabuhan utama Pelindo 1.
“Ini adalah contoh, bagaimana komunitas bisnis pelabuhan bisa bersinergi dengan baik,†terangnya.
Lebih lanjut Bambang Eka Cahyana menyampaikan, bahwa Kapal Tunda ini diberi nama KT Hang Tuah, dimana nama ini terinspirasi dari nama Laksamana Hang Tuah yang pernah menguasai Selat Malaka.
“Harapannya kedepan, Pelindo 1 bisa menguasai bisnis di Selat Malaka, baik melalui Pelabuhan Belawan, Pelabuhan Kuala Tanjung dan Batam,†jelas Bambang Eka Cahyana.
Sementara itu, Fiona Sari Utami, VP Public Relations Pelindo 1 menambahkan bahwa penambahan 4 unit Kapal Tunda baru ini merupakan bentuk komitmen manajemen, untuk terus meningkatkan layanan kepada para pengguna jasa Pelindo 1 dan membuat operasional logistik di pelabuhan yang dikelola Pelindo 1 semakin efisien.
” Kapal tunda berfungsi untuk mendorong kapal yang hendak bersandar di dermaga maupun menarik kapal keluar dari dermaga,”kata Fiona mengakhiri(W01/rel)
Kembangkan Kasus, Sat Narkoba Polres Pelabuhan Belawan Tangkap 2 Pengedar dan 5 Pengguna Shabu
kota
Terduga Pelaku Begal dan Pencurian Tangkapan Pomal Dirawat di Rumah Sakit Komang Makes TNI AL Belawan
kota
UNPAB Resmi Buka Program Studi Teknik Industri, Terima SK Izin dari Kemendiktisaintek
kota
Ironi Transportasi Publik Menggugat Hak Hidup di Balik Tragedi Bekasi
kota
Ribuan Marga Siburian Hadiri Paskah Nasional Paboras Indonesia di Deli Serdang
kota
sumut24.co MedanWali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menilai peran yayasan pendidikan, khususnya yang berbasis keagamaan, sangat penti
kota
sumut24.co MedanAngka kecelakaan lalu lintas dan cedera yang terus meningkat di Indonesia menjadi tantangan serius bagi sistem pelayanan k
Umum
sumut24.co Medan Majelis Hakim Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Medan mencecar saksi dari manajemen PT Tor Gand
Umum
MEDAN Kinerja keuangan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut saat ini sudah menunjukkan tren positif. Hal ini dapat dilihat dari realisasi pe
kota
Serang Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan bahwa pelatihan vokasi menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatka
Info