Senin, 19 Oktober 2026

PT Rifan Lampaui Target Transaksi 500.000 Lot

Administrator - Selasa, 12 Desember 2017 11:26 WIB
PT Rifan Lampaui Target Transaksi 500.000 Lot

Jakarta | SUMUT24

Baca Juga:

Kerja keras yang dilakoni PT Rifan Financindo Berjangka (RFB) dalam waktu 11 bulan di tahun 2017 ini, sudah berhasil melampaui target transaksi sebanyak 500.000 Lot. Hal itu dikatakan Chief Business Officer RFB, Teddy Prasetya kepada SUMUT24, Selasa (12/12).

“Keberhasilan ini merupakan kerja keras dari semua pihak yang ada di PT Rifan Financindo Berjangka, dengan berpegang pada nilai-nilai perusahaan dan komitmen untuk menjaga integritas industri, serta gencarnya sosialisasi dan edukasi tahun 2017 ini,” ujar Teddy Prasetya.

Masih dikatakan Teddy, potensi yang ada di industri ini sangat besar dan dapat meningkatkan perekonomian. Hanya saja, diakuinya, jika masyarakat masih awam dengan jenis investasi ini.

“Untuk itu perlu adanya edukasi yang dimulai dari media sebagai penyampai informasi yang tepat dengan keterjangkauan yang luas dalam mengembalikan citra positif industri ini,” tandasnya.

Lebih lanjut dikatakannya, “saya sangat berterimakasih atas dukungan dari teman-teman media (wartawan) yang telah banyak membantu ikut mensosialisasikan dan mengedukasikan industri perdagangan berjangka komoditi,” ujar Teddy Prasetya.

Dikatakannya, PT Rifan Financindo Berjangka telah berhasil melapaui target transaksi 500.000 Lot dengan hanya limit waktu 11 bulan.

Sebelumnya, pada semester I 2017, jumlah nasabah baru bertambah 1.031 nasabah, naik 40 persen dibanding semester I 2016 yang tercatat hanya 732 nasabah. “Jumlah transaksi pada semester I 2017 tercatat 234.627 lot, meningkat 60 persen dibanding semester I 2016 yang hanya 139.381 lot,” ucap Teddy Prasetya.

Sekedar informasi, untuk menjadi investor Perdagangan Berjangka Komoditi, nasabah harus berinvestasi minimal Rp 100 juta sehingga mendapat user id. Dana tersebut kemudian dipakai untuk bertransaksi 8 produk PT RFB.

“Ada produk emas, indeks, valuta asing (valas), keuangan, komiditi dan lainnya. Nasabah bisa memantau secara langsung pergerakan investasi. Jika mau menjual, nasabah tidak menunggu lama. Sehari langsung keuntungan masuk rekening,” ujar Teddy Prasetya. (R03)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
DORONG KESEJAHTERAAN NELAYAN PANTAI LABU, KAMPUNG NELAYAN MERAH PUTIH KEDUA DIBANGUN DI KELAMBIR
Dua Program TJSL Inalum di Kuala Tanjung Terima Penghargaan Gold ISDA 2026
Hakim PN Medan Bersikap Tegas, Tergugat 12-29 Diminta Hadir, Absen Lagi Berujung Konsekuensi Hukum
Perkuat Sinergi dan Kolaborasi, BRI BO Sibuhuan Kunjungan ke PN Sibuhuan
Pemprov Sumut Percepat Penyerahan Aset RSUD dr M Thomsen Nias
Bulan Inklusi Keuangan Sumut, Forkom  IJK Goes To Palas
komentar
beritaTerbaru