DORONG KESEJAHTERAAN NELAYAN PANTAI LABU, KAMPUNG NELAYAN MERAH PUTIH KEDUA DIBANGUN DI KELAMBIR
DORONG KESEJAHTERAAN NELAYAN PANTAI LABU, KAMPUNG NELAYAN MERAH PUTIH KEDUA DIBANGUN DI KELAMBIR
News
Jakarta | SUMUT24
Baca Juga:
Kerja keras yang dilakoni PT Rifan Financindo Berjangka (RFB) dalam waktu 11 bulan di tahun 2017 ini, sudah berhasil melampaui target transaksi sebanyak 500.000 Lot. Hal itu dikatakan Chief Business Officer RFB, Teddy Prasetya kepada SUMUT24, Selasa (12/12).
“Keberhasilan ini merupakan kerja keras dari semua pihak yang ada di PT Rifan Financindo Berjangka, dengan berpegang pada nilai-nilai perusahaan dan komitmen untuk menjaga integritas industri, serta gencarnya sosialisasi dan edukasi tahun 2017 ini,” ujar Teddy Prasetya.
Masih dikatakan Teddy, potensi yang ada di industri ini sangat besar dan dapat meningkatkan perekonomian. Hanya saja, diakuinya, jika masyarakat masih awam dengan jenis investasi ini.
“Untuk itu perlu adanya edukasi yang dimulai dari media sebagai penyampai informasi yang tepat dengan keterjangkauan yang luas dalam mengembalikan citra positif industri ini,” tandasnya.
Lebih lanjut dikatakannya, “saya sangat berterimakasih atas dukungan dari teman-teman media (wartawan) yang telah banyak membantu ikut mensosialisasikan dan mengedukasikan industri perdagangan berjangka komoditi,” ujar Teddy Prasetya.
Dikatakannya, PT Rifan Financindo Berjangka telah berhasil melapaui target transaksi 500.000 Lot dengan hanya limit waktu 11 bulan.
Sebelumnya, pada semester I 2017, jumlah nasabah baru bertambah 1.031 nasabah, naik 40 persen dibanding semester I 2016 yang tercatat hanya 732 nasabah. “Jumlah transaksi pada semester I 2017 tercatat 234.627 lot, meningkat 60 persen dibanding semester I 2016 yang hanya 139.381 lot,” ucap Teddy Prasetya.
Sekedar informasi, untuk menjadi investor Perdagangan Berjangka Komoditi, nasabah harus berinvestasi minimal Rp 100 juta sehingga mendapat user id. Dana tersebut kemudian dipakai untuk bertransaksi 8 produk PT RFB.
“Ada produk emas, indeks, valuta asing (valas), keuangan, komiditi dan lainnya. Nasabah bisa memantau secara langsung pergerakan investasi. Jika mau menjual, nasabah tidak menunggu lama. Sehari langsung keuntungan masuk rekening,” ujar Teddy Prasetya. (R03)
DORONG KESEJAHTERAAN NELAYAN PANTAI LABU, KAMPUNG NELAYAN MERAH PUTIH KEDUA DIBANGUN DI KELAMBIR
News
sumut24.co BATUBARA, PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) melalui program Inalum ISP meraih dua penghargaan Gold dalam ajang Indonesian S
News
Medan sumut24.co Sidangan gugatan Perbuatan Melawan Hukum (PMH) yang diajukan PT Toba Surimi Industries Tbk (PT TSI) terhadap Bank Mandiri
Hukum
Perkuat Sinergi dan Kolaborasi, BRI BO Sibuhuan Kunjungan ke PN Sibuhuan
News
Pemprov Sumut Percepat Penyerahan Aset RSUD dr M Thomsen Nias
News
Bulan Inklusi Keuangan Sumut, Forkom IJK Goes To Palas
News
Pertemuan dengan Andrew Parsons di Acara Gubernur Hideaki Omura
News
Lewat SULING! Kapolres Padangsidimpuan Sosialisasikan Call Center 110, Ajak Warga Perangi Narkoba
News
Wujudkan Polisi Bersama Masyarakat Di Jumat Berkah, Kasat Reskrim Polres Palas AKP Irwansah Sitorus Datangi Nenek 80 Tahun Bawa Sembako
News
Salumpat Saindege! HUT ke25 Padangsidimpuan Jadi Panggung Napak Tilas Sejarah, Tokoh Penting Tabagsel Hadir
News