Memanusiakan Manusia: Menjadikan Lapas sebagai "Laboratorium Peradaban"
Memanusiakan Manusia Menjadikan Lapas sebagai "Laboratorium Peradaban"
kota
Jakarta I Sumut24.CO Perusahaan ritel pakaian global UNIQLO hari ini mengumumkan peluncuran koleksi kedua UNIQLO dan MARNI. UNIQLO LifeWear yang melambangkan keahlian, teknologi, dan kesederhanaan, dan MARNI, yang menciptakan sebuah pendekatan uniknya pada kain dan warna, telah menghadirkan berbagai koleksi dengan desain yang artistik dan progresif. Koleksi UNIQLO dan MARNI terbaru memadukan dua filosofi desain untuk memberikan kenyamanan saat dipakai sehari-hari maupun kehangatan saat musim dingin serta melengkapi gaya sehari-hari dengan ragam warna dan keceriaan.
Baca Juga:
Yukihiro Katsuta, Fast Retailing Group Senior Executive Officer dan Head of R&D UNIQLO, mengatakan, “Koleksi UNIQLO dan MARNI perdana telah menerima respons yang luar biasa pada musim lalu, dan kami menemui banyak pelanggan di kota-kota yang telah memakai berbagai item dari koleksi ini. Koleksi terbaru ini memenuhi kebutuhan masyarakat yang tengah mencari pakaian yang memungkinkan mereka untuk lebih berekspresi dan berkreasi dalam busana yang unik dan menarik. Tema koleksi kedua ini adalah kegembiraan dalam balutan pakaian. Hal ini diekspresikan melalui produk UNIQLO yang sangat identik dengan musim dingin, yaitu HEATTECH; pakaian rajutan yang sangat diminati oleh pelanggan; dan beragam aksesoris. Saya berharap para pelanggan dapat menikmati kualitas dan kreativitas tinggi dari koleksi terbaru ini, serta keahlian yang mereka interpretasikan ke dalam busana sehari-hari.â€
Franscesco Rissco, Creative Director MARNI, mengungkapkan, “Setelah sukses dengan koleksi 22SS, saya sangat senang dapat mengumumkan koleksi musim dingin ini. Melalui proses kreatif, kami dapat mempertahankan pragmatisme filosofi desain UNIQLO dan mewujudkan estetika khas MARNI ke dalam sebuah koleksi LifeWear yang dirancang dengan sempurna. Melalui koleksi ini, saya ingin menelusuri persepsi estetika tahun 60an serta bermain-main dengan klise. Penggunaan beragam pola merupakan ciri khas MARNI yang dikenal oleh banyak orang, sebagaimana pola sudah menjadi identitas inti dari desain serta bahasa grafis kami. Namun, kali ini kami menuangkan pola-pola psikedelik tersebut ke dalam garmen yang secara tegas membentuk tubuh pemakainya, sehingga menciptakan perpaduan misterius antara print dan anatomi yang mendefinisikan siluet.â€
Grafis, warna, dan bentuk yang tercipta dari sinergi Kreativitas MARNI ditampilkan melalui layering yang menyatukan graphic print, warna-warna cerah, dan bentuk tiga dimensi organik. Produk musim dingin UNIQLO, HEATTECH, telah diinterpretasikan kembali melalui print psikedelik khas 1960an dan desain color block. Luaran bulu angsa dengan siluet kepompong yang tebal dapat dipadukan dengan rajutan berwarna hijau neon, oranye, dan kuning saffron. Paduan HEATTECH dan luaran bulu angsa yang menyelimuti tubuh juga membantu Anda tetap terasa hangat di musim dingin.
Koleksi padu padan yang memukau Temukan kemungkinan tak terbatas untuk pilihan gaya sehari-hari dengan rangkaian produk yang ditawarkan dalam koleksi ini. Rompi, sweater, dan balaclava—yang begitu cocok untuk membantu Anda melewati musim dingin—dirancang menggunakan rajutan popcorn yang sama untuk memastikan pemakainya tetap hangat dari kepala hingga kaki. Selain sarung tangan dan beanies dalam rajutan senada, koleksi ini juga menampilkan sarung tangan dan stola dalam rajutan kasmir dan mélange. Beragam pilihan produk dalam berbagai macam warna dan pola, membuat Anda tidak akan kesulitan mencari hadiah yang tepat untuk musim liburan.
Syal Kaleidoskop Furoshiki Koleksi ini juga menampilkan syal furoshiki yang 100% terbuat dari bahan sutra dengan pola gaya lukisan tangan yang memanjakan mata. Selain terasa halus saat disentuh, kemilau dan kelembutan sutra syal furoshiki juga membentuk draping yang indah, serta memberikan sentuhan warna jika dikenakan sebagai aksesori di leher atau aksen gaya rambut. Furoshiki, atau kain pembungkus tradisional Jepang, telah menjadi bagian penting dari budaya Jepang sejak dulu. Teknik “watermelon wrapping†untuk mengemas benda bulat diinterpretasikan sebagai mini bag untuk barang-barang kecil seperti dompet atau handphone, sementara teknik “flower petal wrappingâ€, yang membentuk sebuah simpul menyerupai bunga, sangat ideal sebagai pembungkus hadiah bagi seseorang yang istimewa. Gunakan imajinasi Anda untuk menemukan berbagai kegunaan furoshiki.(red-1)
Memanusiakan Manusia Menjadikan Lapas sebagai "Laboratorium Peradaban"
kota
Sergai sumut24.co Satuan Reserse Narkoba Polres Serdang Bedagai (Sergai) kembali mengungkap kasus peredaran narkotika dengan meringkus dua
Hukum
Sergai sumut24.co Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Pemkab Sergai) terus memantapkan transformasi sektor pertanian menuju sistem yang
Ekbis
Sergai sumut24.co Wakil Bupati Serdang Bedagai (Wabup Sergai) H. Adlin Tambunan memimpin upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hard
News
Sergai sumut24.co Pengurus Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Serdang Bedagai (Sergai) terus menunjukkan komitmennya dalam membina g
News
Sergai sumut24.co Media online ARKAMEDIA.id menggelar syukuran Hari Ulang Tahun (HUT) ke1 di Coffee Resto 37, Dusun VIII, Desa Firdaus,
News
sumut24.co ASAHAN, Memperingati Hari Buruh Internasional atau May Day 2026, suasana penuh semangat dan kebersamaan terasa di Jalan Pramuka,
News
Prajurit TNI Alfan Arbudi Layani Jamaah Haji Indonesia di Tanah Suci dengan Penuh Dedikasi
kota
BersihBersih Birokrasi PKP, JAGA MARWAH Mundurnya Dua Dirjen Jadi Momentum Perkuat Integritas & Wujudkan Program 3 Juta Rumah
kota
106 Jemaah Haji Paluta Dilepas Bupati Reski Basyah, Pesan Tegas Jaga Nama Baik Daerah!
kota