Prajurit TNI Alfan Arbudi Layani Jamaah Haji Indonesia di Tanah Suci dengan Penuh Dedikasi
Prajurit TNI Alfan Arbudi Layani Jamaah Haji Indonesia di Tanah Suci dengan Penuh Dedikasi
kota
SERDANG BEDAGAI | Salah satu cara untuk meningkatkan produktivitas pertanian agar hasilnya lebih maksimal adalah dengan memberikan pupuk pada tanaman. Namun, kita ketahui bersama bahwa distribusi pupuk subsidi memang belum bisa mencukupi kebutuhan petani kita. Jika terus-terusan bergantung, dikhawatirkan hasilnya tidak memuaskan.
Baca Juga:
- Prajurit TNI Alfan Arbudi Layani Jamaah Haji Indonesia di Tanah Suci dengan Penuh Dedikasi
- Bersih-Bersih Birokrasi PKP, JAGA MARWAH: Mundurnya Dua Dirjen Jadi Momentum Perkuat Integritas & Wujudkan Program 3 Juta Rumah
- 106 Jemaah Haji Paluta Dilepas Bupati Reski Basyah, Pesan Tegas: Jaga Nama Baik Daerah!
Demikian disampaikan Bupati Serdang Bedagai (Sergai) H Darma Wijaya saat menghadiri jamuan sawah di Dusun VI Desa Sei Buluh Kecamatan Teluk Mengkudu, Senin (5/9/2022).
Dikesempatan itu, para petani mengeluhkan kelangkaan pupuk subsidi sebagai salah satu pemicu anjloknya hasil panen warga. Oleh karenanya, Bupati Darma Wijaya tak henti-hentinya mengajak masyarakat untuk tidak bergantung pada pupuk subsidi demi meningkatkan produktivitas hasil pertanian.
” Perbedaan harga antara pupuk subsidi dan non subsidi berbanding lurus dengan kualitas produksi. Pupuk non subsidi memang lebih mahal dari subsidi. Tapi hasilnya juga mudah-mudahan lebih besar juga. Saya sudah buktikan. Jadi jangan takut untuk mengeluarkan biaya yang lebih besar untuk hasil yang lebih besar juga,” jelas Bupati menceritakan pengalamannya.
Menurut salah seorang petani, Suhardi, menuturkan bahwa pupuk subsidi langka dan hanya bisa dirasakan oleh kelompok tertentu. Ia berharap pemerintah bisa menindaklanjuti kelangkaan pupuk subsidi ini agar tidak berkelanjutan, katanya sembari menambahkan bahwa akibat dari permasalahan ini hasil panennya menjadi anjlok.
Sedangkan Kepala Desa Sei Buluh mengungkapkan, jamuan sawah menjadi salah satu bentuk tradisi masyarakat ketika hasil panen anjlok.
“Begitu hasil panen tak sesuai harapan para petani, orang-orang tua kami menyarankan untuk melakukan jamuan. Berdoa agar di musim tanam bulan September ini hasilnya bisa lebih baik,” tutupnya.
Hadir dalam acara, Asisten Ekbangsos Drs Nasrul Azis Siregar, Kadis Kesehatan Selamet Hartono, Camat Teluk Mengkudu Dra Sri Rahayu, Kabag Protokol Kompim Riski Abdullah, S.STP, M.Si.(Bdi)
Prajurit TNI Alfan Arbudi Layani Jamaah Haji Indonesia di Tanah Suci dengan Penuh Dedikasi
kota
BersihBersih Birokrasi PKP, JAGA MARWAH Mundurnya Dua Dirjen Jadi Momentum Perkuat Integritas & Wujudkan Program 3 Juta Rumah
kota
106 Jemaah Haji Paluta Dilepas Bupati Reski Basyah, Pesan Tegas Jaga Nama Baik Daerah!
kota
Antisipasi Unjuk Rasa Ricuh, Kapolres Padangsidimpuan AKBP Wira Prayatna Pimpin Simulasi Sispamkota, Pengamanan Kota Diperkuat
kota
Hari Buruh 2026 Jurnalis Masih Diintimidasi, Kasus di PT AGINCOURT Jadi Cermin Lemahnya Perlindungan Pers
kota
Resmikan SPPG Bintuju, Bupati Gus Irawan Dorong Perputaran Ekonomi Rp400 Miliar di Tapsel
kota
Momen Haru di Tapsel! Siswa SD Bintuju Ucap Terima Kasih ke Presiden Prabowo, Program MBG Bikin Semangat Sekolah Meningkat
kota
MUI Tapsel 2025&ndash2030 Resmi Dikukuhkan, Bupati Gus Irawan Tekankan Peran Strategis Umat di Tengah Krisis
kota
Polisi Bongkar Perdagangan Satwa Dilindungi di Tapsel, Sisik Trenggiling hingga Kulit Kijang Disita
kota
Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara Hadir Antar Jemaah Haji, 106 Warga Paluta Resmi Berangkat ke Tanah Suci
kota