Serah Terima Jabatan Sekretaris dan Kepala Bidang pada Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Solok
Serah Terima Jabatan Sekretaris dan Kepala Bidang pada Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Solok
kota
Jakarta I Sumut24.CO SIG, penyedia sistem dan solusi kemasan karton aseptik terdepan mengambil satu langkah lagi dalam mewujudkan komitmen, Way Beyond Good, di Indonesia. Kali ini, SIG melalui PT SIG Combibloc Indonesia secara resmi bergabung menjadi anggota Indonesia Packaging Recovery Organization (IPRO).
Baca Juga:
- Serah Terima Jabatan Sekretaris dan Kepala Bidang pada Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Solok
- Untuk Tingkatkan Pelayanan dan Penyuluhan Kesehatan Bupati Solok Teken Perjanjian Kerja Sama dengan Kejaksaan Negeri Solok
- Rico Waas Dinilai Pemimpin untuk Semua, Tandatangani Prasasti Revitalisasi Gereja St. Antonius
IPRO adalah sebuah organisasi non-profit yang bersifat sukarela, besutan Packaging and Recycling Association for Indonesia Sustainable Environment (PRAISE).
IPRO bergerak secara independen dan dikelola secara profesional, serta berfokus pada peningkatan pengumpulan dan pendauran ulang kemasan bekas. Dalam usaha mewujudkan hal tersebut, IPRO memverifikasi alur finansial dan menganut standar sosial dan lingkungan, sesuai dengan praktik terbaik internasional terhadap ekonomi sirkular di Indonesia.
“Komitmen Way Beyond Good telah diterapkan di semua lokasi dan komunitas SIG, termasuk di Indonesia. Berdasarkan komitmen ini, kami memiliki misi untuk mengembalikan ke lingkungan lebih dari yang kami ambil serta menyediakan kemasan paling sustainable di pasar. Berbagai inisiatif Way Beyond Good telah dijalankan SIG di Indonesia dan kali ini kami dengan bangga mengumumkan keanggotaan kami di IPRO,†ujar Noer Wellington, Head of Market Indonesia, Malaysia, and Philippines, SIG Combibloc Indonesia
 Noer Wellington melanjutkan, “Merupakan sebuah kebanggaan bagi SIG untuk bisa bergabung bersama IPRO karena kami memiliki misi yang sama untuk mengumpulkan dan mendaur ulang kemasan karton bekas. Selain itu, untuk pengembangan kapasitas sistem pengumpulan, IPRO juga memiliki kategori khusus yaitu Kategori B untuk kemasan used beverage carton (UBC), flexibles, dan high-density polyethylene (HDPE).
SIG menyadari bahwa pengelolaan sampah di Indonesia dapat ditangani dengan lebih baik lagi, dan sama seperti IPRO, SIG juga mendukung rencana pemerintah untuk mengurangi timbunan sampah sampai 30 persen dan penanganan sampah sebesar 70 persen di tahun 2025. Sebagai anggota IPRO, SIG akan turut berpartisipasi dalam berbagai kegiatan sustainability yang dijalankan IPRO, termasuk: mendukung peningkatan pengumpulan sampah kemasan berdasarkan material, peningkatan daur ulang, mendukung pengelolaan sampah secara terintegrasi dan menyeluruh melalui pendampingan kepada fasilitas pengelolaan sampah zero waste to landfill, serta peningkatan kesadaran seluruh pemangku kepentingan mulai dari masyarakat, akademisi, industri dan pemerintah melalui kegiatan advokasi, komunikasi tentang pentingnya penanganan sampah sejak dari sumber sesuai dengan peran masing-masing pihak.â€Â
Bergabungnya SIG bersama IPRO merupakan salah satu penerapan komitmen Way Beyond Good, roadmap SIG untuk menjadi perusahaan net positive, dimana SIG berkomitmen untuk mengurangi separuh dampak terhadap lingkungan dan memberi dua kali lipat lebih banyak manfaat bagi masyarakat di tahun 2030. Way Beyond Good juga merupakan dasar bagi SIG untuk menyediakan kemasan paling sustainable di pasar, di mana semua bahan mentah yang digunakan SIG berasal dari sumber bersertifikasi dan bertanggung jawab.
 Di Indonesia, wujud nyata dari komitmen Way Beyond Good SIG telah terbukti melalui berbagai inisiatif yang dijalankan SIG, baik secara independen maupun bersama para partnernya. SIG juga mengajak masyarakat Indonesia untuk turut bergabung dalam berbagai inisiatif Way Beyond Good yang tersedia secara offline maupun di media sosial melalui akun Instagram @SIG.ID.WayBeyondGood.
 Dibutuhkan kerja sama antara semua pihak terkait untuk bisa mewujudkan rencana pemerintah dalam mengurangi dan mengelola sampah di Indonesia, dan ini menjadi salah satu alasan utama SIG untuk bergabung bersama IPRO. Kami berharap dengan menjadi anggota IPRO, SIG dapat berkontribusi lebih banyak lagi dalam usaha pengelolaan sampah di Indonesia, terutama sampah kemasan karton bekas. Bergabung bersama IPRO adalah satu dari berbagai inisiatif yang dijalankan SIG untuk mewujudkan komitmen Way Beyond Good, dan ke depannya, kami akan tetap terus melakukan kegiatan-kegiatan yang bisa membantu melestarikan bumi, dimulai dari Indonesia,“ tutup Noer Wellington. (red)
Â
Â
Serah Terima Jabatan Sekretaris dan Kepala Bidang pada Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Solok
kota
Untuk Tingkatkan Pelayanan dan Penyuluhan Kesehatan Bupati Solok Teken Perjanjian Kerja Sama dengan Kejaksaan Negeri Solok
kota
sumut24.co MedanPerayaan 111 tahun perjalanan iman Gereja Katolik St. Antonius dari Padua Paroki Hayam Wuruk Medan mendapat perhatian dan
kota
sumut24.co MedanPemko Medan mendorong perguruan tinggi untuk mengambil peran lebih aktif dalam mengedukasi masyarakat, khususnya terkait k
kota
sumut24.co JAKARTA, Masa jabatan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka masih berjalan hingga tahun 2029, namun semangat generasi muda yang
News
Wabup Basri Bongkar Kinerja APBD 2025, Paluta Catat Surplus Rp43,5 Miliar dan Raih WTP
kota
Perangi Narkoba, Wali Kota Padangsidimpuan Letnan Dalimunthe Gandeng BNN RI Bentuk Unit Layanan Terpadu P4GN
kota
Bupati Putra Mahkota Alam Tegaskan KNPI Harus Jadi Motor Perubahan di Padang Lawas
kota
Sempat Viral Digerebek EmakemakSarang Narkoba di Labura di Bakar Polisi
kota
RUPST Inalum 2025 Tetapkan Susunan Direksi dan Komisaris Baru, Kinerja Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah
kota