Sabtu, 02 Mei 2026

Soekowardojo: Kinerja Ekspor Tetap Tinggi, Aktifitas Konsumsi dan Investasi Kembali Meningkat

Administrator - Senin, 25 Oktober 2021 10:46 WIB
Soekowardojo: Kinerja Ekspor Tetap Tinggi, Aktifitas Konsumsi dan Investasi Kembali Meningkat

Medan I Sumut24.CO Kepala Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Sumatera Utara, menyampaikan bahwa kinerja perekonomian diprakirakan terus membaik. Hal ini didukung kinerja ekspor yang tetap tinggi serta aktivitas konsumsi dan investasi yang kembali meningkat sejalan pelonggaran pembatasan mobilitas. Demikian dikatakan KPw BI Sumatera Utara Soekowardojo pada acara Bincang-Bincang Media (BBM) Bulan Oktober 2021 dengan wartawan berlangsung secara zoom meeting, Senin siang (25/10/2021). Hadr juga Pejabat Bank Indonesia yang turut hadir sekaligus menjawab pertanyaan wartawan diantaranya, Warsono, Nasrullah, Eman Patria, Edwin Marwansyah.

Baca Juga:

Lebih lanjut dikatakan orang nomor satu di KPw BI Sumut ini, dari sisi Lapangan Usaha (LU), kinerja LU Industri Pengolahan, Pertambangan, Perdagangan, serta Informasi dan Komunikasi tumbuh tinggi. Secara spasial , pemulihan ekonomi terutama pada wilayah Sulampua, Jawa, Sumatera, dan Kalimantan ditopang kinerja ekspor.

“Perbaikan ekonomi berlanjut juga tercermin pada perkembangan indikator dini hingga Oktober 2021, seperti penjualan eceran, PMI Manufaktur, serta ekspor. Ke depan, pertumbuhan ekonomi diprakirakan terus membaik didorong oleh mobilitas yang terus meningkat sejalan akselerasi vaksinasi, kinerja ekspor yang tetap kuat, pembukaan sektor-sektor prioritas yang semakin luas, dan stimulus kebijakan yang berlanjut,” ujar Soekowardojo.

Desember, Biaya Transfer Antarbank Rp2500

Pada bahasan materi lainnya, Kepala Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Sumatera Utara, Soekowardojo menyampaikan bahwa Bank Indonesia akan merealisasikan program fast payment, dengan menurunkan biaya transfer antarbank yang awalnya sebesar Rp.6.500 menjadi Rp.2.500, pada bulan Desember tahun 2021 ini.

“Di bulan Desember nanti mulai diberlakukan. Namun, untuk tanggalnya masih menunggu keputusan dewan gubernur Bank Indonesia,” terang Soekowardojo.

Menurut data yang dihimpun dari Bank Indonesia, sebut Soekowardojo, penurunan biaya transfer antarbank tersebut berlaku untuk transaksi dengan nominal maksimal Rp250 juta. Jumlah maksimal tersebut tidak mutlak, dan akan dievaluasi seca berkala dengan mempertimbangkan prinsip efisiensi dan efektivitas, inovasi dan kompetisi, inklusivitas, customer oriented, review berkala, serta keamanan dan mitigasi risiko. (R03)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Presiden Prabowo Umumkan Serangkaian Kebijakan Perlindungan Pekerja pada May Day 2026
Menambal Celah di Tanah Suci: Orkestrasi Asta Cita Menjaga Marwah Bangsa
Peringatan May Day 2026 di Asahan Berjalan Aman dan Kondusif, SBSI Fokus pada Isi Infrastruktur dan Narkoba
Emansipasi Di Hari Buruh : Kartini-Kartini Sumut Sukses Nahkodai Perayaan May Day 2026
Tragis, Bayi 3 Minggu di Deli Serdang Meninggal Dunia Diduga Akibat Kekerasan Orang Tua
Supri Ardi Dorong Literasi AI untuk Pengembangan UMKM di Era Digital
komentar
beritaTerbaru