Bobby Tolak Proyek Rp 484 Miliar yang Dinilai Tak Jelas
Bobby Tolak Proyek Rp 484 Miliar yang Dinilai Tak Jelas
kota
Medan | Sumut24
Baca Juga:
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kantor Regional (KR) 5 Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) terus menerus mendukung perusahaan yang ada di Sumbagut, khususnya di Sumatera Utara untuk segera menjadi emiten di pasar modal.
Ahmad Sukro Tratmono, Kepala Kantor OJK KR 5 Sumbagut mengatakan agar PT BEI fokus meningkatkan perusahaan yang melakukan go public di pasar modal.
“Emiten yang berasal dari Sumut baru lima yakni PT Bank Sumut (obligasi), PT Bank Mestika, PT TPL, PT PGLI dan terakhir PT Atmindo. Sementara jumlah perusahaan yang terdaftar di Sumut sebanyak 963 perusahaan pada tahun 2013 (sumber BPS). “Saya berharap dengan relaunching kantor PT BEI Perwakilan Medan menjadi kantor Pusat Informasi Go Public Medan semakin banyak perusahaan dari Sumut menjadi perusahaan terbuka,” katanya Rabu (18/8).
Menurutnya, per Juli 2016 jumlah perusahaan tercatat di BEI sebanyak 531 emiten. Jumlah ini lebih rendah dari negara-negara Asia seperti Singapura lebih dari 900 emiten, bahkan Malaysia mencapai lebih 1000 emiten pada tahun 2016. “Jadi peningkatan emiten merupakan hal yang sangat penting dilakukan,” ujarnya.
Satu sisi di tengah perekonomian dunia yang masih menghadapi tuntutan global, kinerja Pasar Modal terus menunjukkan arah menggembirakan. Nilai kapatilisasi saham di BEI terus menunjukkan pergerakan positif.
” Pada 5 Agustus 2016, nilai kapitalisasi pasar saham mencapai Rp5.839 triliun lebih sehingga Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sepanjang tahun ini terus menembus rekor-rekor sebelumnya,”ujarnya.
 Nilai rata-rata perdagangan saham harian, juga terus menerus menunjukkan peningkatan. Dalam tujuh bulan pertama tahun ini, nilai perdagangan meningkat sangat signifikan dari Rp5.764 miliar pada tahun lalu menjadi Rp6.159 miliar.
“Pergerakan indikator Pasar Modal kita sangat baik dibandingkan dengan negara-negara tetangga kita. Dari perkembangan indeks di regional, pertumbuhan IHSG aalah tertinggi yaitu sebesar 18,1 persen,” katanya.
Sukro menyebut tantangan yang dihadapi ke depan antara lain keterbatasan jenis produk dan belum optimalnya jumlah investor, termasuk jumlah emiten. Padahal Pasar Modal, memungkinkan perusahaan meraih dana yang dibutuhkan baik untuk operasional maupun pengembangan usaha. Dengan menawarkan saham, maka kepemilikian dalam perusahaan menjadi luas.
” Kalau penawaran obligasi, kepemilikian dalam perusahaan tidak berubah, namun perusahaan memiliki kewajiban untuk membayar obligasi kepada pemegang obligasi,”katanya.
Kepala Pusat Informasi Go Public Medan Muhammad Pintor Nasution mengatakan, agar perusahaan di Medan maupun di Sumut segera lakukan Go Publik. Saat ini, ada lima perusahaan yang sudah menjadi emiten di Pasar Modal, pihaknya juga sudah bersosialisasi kepada perusahaan-perusahaan dan ada lima calon emiten di daerah ini.
“Namun dari lima itu, hanya tiga yang berpotensi, satu diantaranya yakni perusahaan sarung tangan karet akhir tahun ini atau paling lama awal tahun 2017 diharapkan sudah go public di Pasar Modal,” katanya.
Kendala perusahaan-perusahaan di Sumut belum mau go public, menurut Pintor karena masalah pajak dan tidak sepahamnya para owner perusahaan. Padahal kehadiran di go public justru manfaatnya bisa menyelesaikan pajak dan efek lain kepercayaan masyarakat terhadap perusahaan itu makin besar.
“Kita akan terus dorong perusahaan-perusahaan di daerah ini agar dapat go public,” ujarnya
PT BEI kini mengubah target dari peningkatan jumlah investor menjadi jumlah emiten. Jumlah investor di Sumut saat ini mencapai 20.862, total aset saham Rp4,237 triliun.
“Aktivitas di bursa itu, paling banyak orang yang berumur di atas 40 tahun karena pada usia itu merupakan produktif yang mampu,” pungkasnya.(W04)
Bobby Tolak Proyek Rp 484 Miliar yang Dinilai Tak Jelas
kota
IPM Desak BNN Tes Rambut Pejabat dan Anggota DPRD Madina Terkait Dugaan Narkoba
kota
MEDAN, SUMUT24.CO PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara tengah melakukan pemeriksaan menyeluruh terkait gangguan siste
News
Ekspansi Semakin Luas, UNIQLO Buka Toko Kedua di Batampada 27 Mei 2026Batamsumut24.coSemester pertama tahun 2026 bertambah semarak dengan d
Umum
Medan sumut24.co Pemko Medan terus menunjukkan kinerja positif dalam menyambut perhelatan Piala AFF U19. Stadion Teladan, yang menjadi ik
kota
sumut24.co SUBULUSSALAM , PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Utara (UIP SBU) menggelar kegiatan syukuran, doa bersama,
News
sumut24.co MEDAN , General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara, Mundhakir Salman, memberikan Kuliah Umum di Universitas
kota
ASREN NASUTION Kehadiran Qari Nasional dan Internasional Jadi Berkah bagi USU dan UINSU
kota
sumut24.co BATUBARA, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sebagai perpanjangan tangan pemerintah terus didorong hadir dalam pembangunan hingga k
kota
Brimob Sumut Gagalkan Percobaan Pencurian Saat Patroli Dini Hari, Dua Terduga Diamankan
kota