Ambal Warso ke-31 Keluarga Besar DIY, Perkuat Guyub Sedulur dan Lestarikan Budaya Jawa
Ambal Warso ke31 Keluarga Besar DIY, Perkuat Guyub Sedulur dan Lestarikan Budaya Jawa
News
Baca Juga:
Medan I Sumut24.co
Wali Kota Medan, Muhammad Bobby Afif Nasution,SE.,MM dari awal masa kepemimpinannya sudah ada untuk membenahi kota lama Kesawan termasuk merevitalisasi gedung werehuis yang merupakan bagian dari kota lama tersebut. Tekad ini tidak hanya mengangkat kembali nilai-nilai sejarah yang ada di kawasan tersebut, tetapi akan mampu menarik investor untuk datang ke kota Medan.
Hal itulah yang disampaikan oleh salah seorang akademisi dari Universitas HKBP Nommensen, Romindo Pasaribu,SE.,MBA saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (9/6). Dosen yang mengajar di Fakultas Ekonomi HKBP Nommensen ini menilai langkah yang diambil Wali Kota Medan tersebut sudah sangat tepat dengan menjadikan kota lama Kesawan sebagai destinasi wisata baru di kota Medan, karena kepemimpinan kota Medan sebagai kota terbesar ketiga di Indonesia harus memiliki banyak objek wisata yang bisa dikunjungi oleh wisatawan.
“Di berbagai media yang saya baca Pak Wali Kota sangat ingin membenahi kota lama Kesawan, langkah yang diambil Wali Kota Medan ini sudah tepat dengan membenahi kota lama Kesawan termasuk merevitalisasi gedung Werenhuis, ini pasti akan menjadi destinasi wisata baru yang menarik untuk dikunjungi di kota Medan, karena selama ini wisatawan selalu bingung mau pergi kemana apabila berada di kota Medan, peluang ini juga yang bakal di lirik oleh para investor.”kata Romindo Pasaribu.
Romindo Pasaribu juga menyarankan agar Pemko Medan tidak hanya sekedar membenahi kota lama Kesawan itu saja, tetapi juga harus mampu menciptakan sistem ekonomi digital dikawasan tersebut. Pemko Medan harus bisa menggandeng para startup-startup yang ada di kota Medan untuk mengaktifkan kawasan tersebut, apalagi saat ini sudah memasuki era digital society 5.0 sehingga nantinya investor akan tertarik untuk bergabung dan menjadi mitranya.
Saya menilai investor pasti akan lebih tertarik untuk berinvestasi dikawasan tersebut sudah membangun sebuah sistem ekonomi digital karena investor menilai pasti modalnya akan lebih cepat lagi, itu juga yang dilakukan Negara Jepang saat ini dengan membangun sistem ekonomi digital untuk mengundang investor datang ke negaranya sehingga saat ini Jepang menjadi salah satu negara termakmur di Asia.”jelasnya.
Jika hal ini dilakukan Pemko Medan, maka Pemko Medan tidak hanya sekedar mengundang investor untuk datang ke Kota Medan tetapi juga membantu startup-startup yang ada di kota Medan untuk berkembang.
“Saya pikir sudah saatnya Pemko Medan berkolaborasi dengan menggandeng startup yang ada saat ini di Kota Medan, sehingga kedepanya anak muda di kota Medan tidak hanya mencari pekerjaan saja tetapi juga mampu menciptakan lapangan pekerjaan dengan membuat startup UMKM yang baik”ungkapnya.r02
Ambal Warso ke31 Keluarga Besar DIY, Perkuat Guyub Sedulur dan Lestarikan Budaya Jawa
News
Usai Bertanding, Gubsu ke17 HT Erry Nuradi Serahkan Cenderamata kepada Gabungan Pimpong Putrajaya Malaysia
kota
Siswa Deli Serdang Raih Empat Medali di Ajang Olimpiade Internasional Malaysia
News
Kinerja Kadis PUPR Tapsel Disorot Temuan BPK Rp1,345 Miliar, Proyek Bermasalah hingga Dipanggil KPK, Bupati Gus Irawan Diminta Segera Evalu
kota
Agus Syahdeman Diminta Kawal Pembangunan hingga Kantor Nagari Sungai Gando
kota
Pertandingan Persahabatan PTM Eksekutif Sumut dan Pasukan Pimpong Putrajaya Malaysia Pererat Silaturahmi
Sport
Gubsu Bobby Nasution Dorong Bank Sumut Jadi Penggerak Ekonomi dan Pembangunan Sumatera Utara
kota
Bupati Tapsel Gus Irawan Ajak BKMT Perkuat Nilai Agama, Bentengi Keluarga dari Tantangan Zaman
kota
Hari Jadi Polwan ke78, Polres Padangsidimpuan Gelar GASPOL Perempuan dan Sambangi Panti Jompo
kota
Hari Juang Polri 2026 di Padang Lawas Kapolres Dodik Yuliyanto Tegaskan Semangat Pengabdian
kota