Bentrok Berdarah di Pasar Jalan Sutomo Petugas Satpol PP dan Pedagang Jadi Korban

983

MEDAN|SUMUT24
Penertiban pedagang Pasar Sutomo yang dilakukan petugas gabungan  dari TNI, Polri, Satpol-PP dan SKPD Kota Medan kembali bentrok di Jalan Rakyat, Kecamatan Medan Perjuangan, Rabu (30/3) sekira pukul 05.00 WIB.

Informasi yang diperoleh di lapangan, menerangkan dalam bentrokan tersebut terdapat korban dari petugas Satpol-PP dan pedagang mengalami luka-luka.

“Ada dua orang petugas Satpol-PP yang terluka dan seorang pedagang juga ikut jadi korban,” terang salah seorang warga sekitaran Jalan Rakyat.

Diungkapkan warga, bentrokan yang terjadi karena para pedagang tetap bertahan berjualan di sekitaran Jalan Rakyat semenjak Pasar Sutomo diduduki petugas gabungan.

“Mereka (pedagang) menolak direlokasi ke Pasar Induk. Makanya pedagang itu melakukan perlawanan kepada petugas dan bentrok pun tidak dapat dihindari. Korban sudah dibawa ke RS Pirngadi,” ungkapnya.

Kasatpol PP Kota Medan, M.Sofyan, saat dikonfirmasi terkait bentrok tersebut belum memberikan keterangan.

Diketahui, waktu penertiban pedagang Pasar Sutomo yang sebelumnya hanya selama 30 hari. Kini melihat para pedagang yang masih tetap bersikeras berjualan petugas gabungan akan menambah waktu penertiban selama dua bulan ke depan.

Dalam penertiban yang dilakukan Pemerintah Kota Medan menghabiskan dana sebesar Rp 3,1 miliar.

Anggota komisi C Dewan Perwakilan Rakyat kota Medan, Hasyim meminta tim penertiban Pasar Sutomo tidak hanya berkonsetrasi menjaga Jalan Sutomo. Akibatnya pedagang kembali membuka lapak di Jalan Perjuangan, Veteran, Bedage dan lainnya.

“Seharusnya dijaga di semua titik biar seimbang,” katanya, Rabu (30/3).
Hasyim mengatakan akibat petugas yang hanya berkonsentrasi penjagaan di Jalan Sutomo, para pedagang dengan leluasa membuka lapak di jalan Veteran, Perjuangan dan lainnya. Padahal awalnya petugas gabungan menjaga di titik tersebut.

Pantauan tribun, pedagang mulai menjamur di lokasi-lokasi tersebut setelah penjagaan mengendur di sekitar jalan Sutomo sekitar pukul 09.00 WIB. Para pedagag terlihat leluasa menggelar dagangannya karena tanpa adanya penjagaan.

Camat Medan Perjuangan, Dedi Jaminsyahputra Harahap mengaku wilayahnya, terutama Jalan Perjuangan dan Jalan Rakyat telah digunakan para pedagang eks Jalan Sutomo dan sekitarnya untuk lokasi berjualan.
Meski tim gabungan telah berulangkali melakukan penertiban namun para pedagang masih kucing-kucingan.

Begitu melihat tim gabungan datang, pedagang langsung menyembunyikan barang dagangannya di rumah penduduk.

“Satu jam saja ada waktu, para pedagang langsung memanfaatkannya untuk berjualan,” jelas Dedi.(BS)

Loading...