Kajian Malam Jumat di Masjid Ar Ridho, Bahas Keteladanan Ibrahim, Hajar dan Ismail
Kajian Malam Jumat di Masjid Ar Ridho, Bahas Keteladanan Ibrahim, Hajar dan Ismail
kota
Baca Juga:
Banda Aceh I SUMUT24
Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi menghadiri pertemuan dengan ASN Kemenag dan ulama Aceh di Gedung Asrama Haji, Banda Aceh, Minggu (17/11). Dalam sambutannya, Fachrul menyinggung peristiwa bom bunuh diri yang terjadi Polrestabes Medan, Sumatera Utara (Sumut) beberapa hari lalu.
Dalam pertemuan itu, hadir Kakanwil Kemenag Aceh M Daud Pakeh serta sejumlah ulama karismatik Aceh. Saat tiba di lokasi, Fachrul dipeusijuk (tepung tawari) oleh ulama Aceh Teungku H Usman Ali yang akrab disapa Abu Kuta Krueng.
Menag Fachrul awalnya berbicara soal peran para ulama, ustaz, khatib serta ASN Kemenag sebagai tulang punggung pemerintah dalam pembinaan masyarakat. Menurutnya akhir-akhir ini ada kecenderungan meningkatkanya paham dan gerakan sekelompok orang yang mengatasnamakan agama untuk tujuan yang sangat sempit.
“Berbagai kejadian, termasuk yang terakhir di Medan (bom bunuh diri) adalah fenomena di mana ajaran agama ‘disalahpahami’ yang berwujud aksi-aksi kekerasan yang bertentangan dengan nilai-nilai luhur agama itu sendiri,” kata Menag.
Menurut Fachrul, tidak ada agama yang mengajarkan kekerasan untuk menyakiti sesama. Dia menyebut peran para ulama dan tokoh agama dituntut untuk memberikan pencerahan bagi umat.
Kementerian Agama saat ini, jelasnya, terus mendorong kepada seluruh umat beragama agar memiliki cara pandang, sikap, dan perilaku beragama yang adil, tawassuth (jalan tengah), tawazun (berimbang), tasamuh (toleransi), dan prinsip-prinsip moderasi beragama lainnya.
“Kita semua menyadari betapa pentingnya nilai-nilai agama untuk terus ditanamkan sebagai napas kehidupan berbangsa dan bernegara ini. Dan kita khususnya para ulama dan ASN Kementerian Agama diharapkan dapat menyampaikan pesan-pesan agama sebagai panduan hidup yang menjiwai bagi pembangunan bangsa ini,” jelas Fachrul.
Fachrul mengungkapkan, bangsa dan negara Indonesia berdiri dan terbentuk sesuai kesepakatan bersama berdasarkan filosofi Pancasila dan landasan konstitusi UUD 1945. Namun keduanya tidak lepas dari spirit nilai-nilai agama yang telah lama diyakini dan dipraktikkan oleh masyarakat Indonesia yang dikenal sangat religius.
“Dalam konteks inilah keberadaan Kementerian Agama dengan segala perangkatnya diberi tugas dan kewenangan agar mendukung, mendorong, dan memasyarakatkan pesan-pesan agama di manapun dan sampai kapanpun agar tetap menjadi ruh bagi sikap dan perilaku kehidupan setiap warga negara,” bebernya.
Seperti diketahui, bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan terjadi Rabu pagi (13/11) sekitar pukul 08.45 WIB. Ledakan bom terjadi saat banyak warga datang membuat SKCK. Dalam insiden ini, 5 personel Polri dan seorang warga terluka.
Polisi memastikan pelaku bom bunuh diri bernama Rabbial Muslim Nasution tewas di lokasi. Peristiwa ini juga menyebabkan sejumlah kendaraan rusak. (red)
Kajian Malam Jumat di Masjid Ar Ridho, Bahas Keteladanan Ibrahim, Hajar dan Ismail
kota
Fantastis! Kejari Madina Musnahkan 54 Kg Ganja dan 1,1 Juta Rokok Ilegal, Perang Lawan Narkoba Kian Panas
kota
Tak Butuh Waktu Lama, Polres Padangsidimpuan Berhasil Ungkap Kasus Pembobolan Toko Pakaian
kota
Road To Hari Konservasi 2026 Polres Padangsidimpuan Gandeng BBKSDA dan Masyarakat Jaga Kelestarian Orangutan dan Satwa Liarr
kota
Polres Padangsidimpuan Ringkus Dua Terduga Pengedar Sabu di Wek VI, Timbangan Digital Ikut Disita
kota
Tokoh Kampung Darek Datangi Polres, Kapolres Padangsidimpuan AKBP Wira Prayatna Dipuji Tokoh Adat dan Agama atas Ketegasan Berantas Narkoba
kota
Bupati Saipullah Nasution Gaspol Sertifikasi Aset Madina, 200 Persil Ditarget Rampung 2026
kota
sumut24.co ASAHAN, Keberhasilan Tim Jatanras Sat Reskrim Polres Asahan dalam memburu pelaku tindak pidana pencurian dengan kekerasan atau
News
4 Kali Beraksi di Yayasan AmaliaMaling 5 Laptop dan 2 Set AC Ditangkap Polsek Medan Area
kota
sumut24.co ASAHAN, Kasus dugaan korupsi dana hibah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Asahan yang bernilai fantastis menca
News