Polda Sumut Tangkap Dua Pria Sembunyikan 44 Kg Sabu di Dinding Mobil
Polda Sumut Tangkap Dua Pria Sembunyikan 44 Kg Sabu di Dinding Mobil
News
LANGSA I SUMUT 24 Meskipun per-31 Desember 2015 segala bentuk proyek stop pekerjaannya karena sudah mati (tutup) anggaran namun tidak dengan pembangunan ruang kelas berlantai 2 sekolah SMP Negeri 1 Langsa, hingga saat ini terus dikejar kesiapan bangunan fisiknya. Padahal proyek yang bersumber dana Otsus tahun 2015 yang dikerjakan oleh pelaksana CV Ferry Aceh Petroloen bernilai Rp 872 juta lebih itu sebagai perencana CV Mitra Raya Consulltant dan badan pengawas CV Tim Muda Reka Cipta itu harus selesai dikerjakan pada 26 Desember 2015 sesuai kontrak kerja No.44/SP/602.1/OTSUS/DISDIK/2015. Kepala Dinas Pendiddikan dan Pengajaran Kota Langsa, Drs H Saifuddin Rajali, MM ketika dikonfirmasi wartawan Rabu (6/1 ) sore dikantornya mengakui dan membenarkan bahwa pekerjaan bangunan ruang kelas berlantai 2 sekolah SMP Negeri 1 tersebut masih terus dikerjakan, malah menurut kabar dikebut siang malam. Namun secara tegas dikatakan, Saifuddin Rajali bahwa bangunan proyek yang dikerjakan CV. Ferry Aceh Petroloen tersebut akan dibayar sesuai volume fisiknya ketika tepat di 31 Desember 2015, diluar itu tidak dibayarkan, penegasan ini juga sesuai dengan instruksi Wali Kota Langsa. Begitupun kata Saifuddin, pembayaran persentase sisa volume pekerjaan bisa diajukan nantinya pada anggaran perubahan, itupun jika secara teknis dibenarkan. Untuk jelasnya, Saifuddin sarankan agar menemui Sekretarisnya M Syarif S.Pd yang secara tehnis membidangi paket proyek tersebut. Namun menurut M Syarif S.Pd Sekretaris Dikjar Kota Langsa diruang kerjanya menegaskan, pembayaran paket pekerjaan pembangunan ruang kelas berlantai 2 SMP 1 tersebut akan dibayar sesuai volume persentase yang telah dikerjakan oleh kontraktor hingga per 31 Desember 2015. Jika proyek pembangunan itu terus dikerjakan oleh pemenang kontrak hingga 100 persen itu resiko mereka dan tidak kita bayarkan, tandasnya. Syarif menilai, mungkin saja sipemborong menyiapkan pekerjaannya 100 persen itu untuk menjaga nama baik perusahaan dari ancaman peringatan (blacklist). Jika itu terjadi perusahaannya akan sulit untuk mengikuti dan memperoleh tender proyek terbuka kedepan, sebut Syarif menjelaskan. (Han).
Baca Juga:Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Polda Sumut Tangkap Dua Pria Sembunyikan 44 Kg Sabu di Dinding Mobil
News
Polrestabes Medan Ringkus IRTPengedar Narkoba di Lembah Sunggal
News
Penumpang Bus Travel Ditangkap Bawa Sabu 480 Gram, Hendak Dikirim ke Aceh
News
Oknum TNI Diduga Bawa Kabur Motor Rekan Kerja
Hukum
Radiologi FK USU Beri Layanan USG Gratis bagi Warga dalam Bakti Sosial HUT TNI
News
Perkuat Sinergi Transisi Energi Regional, MKI Sumut Hadiri Electricity Connect 2026
News
Puluhan Pekerja Konstruksi Gudang 235 Sampali Keluhkan Uang Lembur Belum Dibayar
News
sumut24.co ASAHAN, Kecepatan dan ketelitian tim kepolisian kembali membuahkan hasil. Kurang dari sehari sejak melancarkan aksinya, pelaku p
News
sumut24.co MedanPemko Medan memperluas basis penerimaan, meningkatkan kepatuhan, mengoptimalkan potensi daerah, memperkuat pengawasan dan
kota
sumut24.co MedanSepuluh pelajar Kota Medan bersiap menjalankan misi lebih dari sekadar pertukaran pelajar. Selama enam hari di Ipoh, Malay
kota