Program Studi D3 Perpajakan Fakultas Sosial Sains UNPAB Resmi Raih Akreditasi Unggul dari LAMEMBA
Program Studi D3 Perpajakan Fakultas Sosial Sains UNPAB Resmi Raih Akreditasi Unggul dari LAMEMBA
News
GAYO LUES | SUMUT24.co
Baca Juga:
Dalam kunjungan Tim Safari Ramadhan 1440 H di, Kecamatan Rikit Gaib, pada, Sabtu (11/5/2019) kemarin, Sekdakab Gayo Lues, H Thalib S Sos MAP, bertatap muka dengan masyarakat Desa Tungel Baru di Kecamatan Rikit Gaib.
Dalam pertemuan tatap muka tersebut, warga menyampaikan keluh kesah atas terbengkalainya lahan persawahan mereka akibat saluran irigasi yang sudah mencapai 10 terakhir pasca di bangun jembatan di areal irigasi persawahan masyarakat Desa Tungel Baru kepada Sekda Galus, H Thalib.
Akibatnya menurut warga menuturkan kepada H Thalib, berdampak terhadap kelangsungsan perekonomian masyarakat setempat yang tidak bisa mengolah lahan persawahan.
“Akibat irigasi yang biasa mengairi lahan sawah kami dan kini irigasi tersumbat dikarenakan pembangunan jembatan. Kami masyarakat berharap kepada bapak Sekda H Thalib untuk memberikan solusinya,” kata Hadist (70) seorang tokoh masyarkat, Tungel Baru kepadaTim Safari Ramadhan yang di ketua Oleh sekdakab H Thalib.
Hadist menambahkan, terkait kondisi tersebut, setiap tahun masyarakat sudah menyampaikan keluhanya kepada Bupati maupun kepada anggota DPRK Gayo Lues. Namun, sampai saat ini belum juga di realisasikan.
Lanjut Hadist, belum adanya respon dan tindak lanjut solusinya, sehingga ratusan hektar lahan persawahan masyarakat ikut menjadi terbengkalai.
“Kerusakannya berawal dari adanya pembangunan jembatan pada sungai yang bisa menyuplai air ke persawahan kami. Akibatnya saluran irigasi tertutup dan tidak bisa di berfungsi secara manual. Dampaknya lahan persawahan tidak bisa di fungsikan. Swehingga berdampak terhadap perekonomian masyarakat Desa Tungel Baru,” ungkapnya.
Dibeberkan Hadist, setiap hari masyarakat terpaksa membeli beras untuk kebutuhan keluarga. Karena, masyarakat yang berpenghasilan dari bercocok tanam padi, sawahnya sudah tidak lagi menghasilkan padi lagi sejak 10 tahun terakhir ini, pungkas Hadist.
Sekda Gayo Lues, H Thalib S Sos menanggapi serius permintaan masyarakat Tungel Baru. H Thalib menyampaikan, apa yang menjadi perminitaan dan keinginan masyarakat, akan di masukan pada anggaran tahun 2020 nanti.
“Dalam waktu dekat nanti, kita akan bawa Tim Dari PU untuk melakukan pegecekan kelapangan untuk perencanaan. Insa Allah tahun depan masyarakat bisa kembali melanjutkan bercocok tanam pada lahan persawahan seperti sedia kala,” urainya.(daud)
Program Studi D3 Perpajakan Fakultas Sosial Sains UNPAB Resmi Raih Akreditasi Unggul dari LAMEMBA
News
1,2 Kg Sabu Dimusnahkan Polresta Deli Serdang, Tiga Tersangka Gagal Edarkan Ribuan Dosis Narkoba".
kota
Asintel Satlap Tricakti Beri Penjelasan Terkait Penanganan 53 Ton Pasir Timah di Air Merbau
kota
HOME SWEET LOAN THE MUSICAL HADIRKAN PERJALANAN KALUNA KE ATAS PANGGUNG DENGAN LIMA LAGU BARU KARYA IDGITAFJakartasumut24.coAdaptasi musika
Umum
sumut24.co Medan Pemko Medan melalui Dinas Kominfo Kota Medan menggelar Sosialisasi Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 2 T
kota
Dompet Dhuafa Waspada Gelar Ekselensia Leadership Camp untuk Penerima Beasiswa YES Angkatan VLangkatsumut24.co Dompet Dhuafa Waspada mengge
Umum
sumut24.co MedanKonsulat Jenderal (Konjen) India di Medan akan menggelar Acara Promosi Pariwisata IndiaSumatra di Grand Mercure Hotel,
Umum
Polda Sumut Bongkar Sindikat Scamming Internasional di Apartemen Medan, Korban Rugi Rp6,7 Miliar
kota
Mahasiswa Taiwan Gelar Pengabdian Masyarakat di Indramayu, Perkuat Edukasi Migrasi Aman dan Pendidikan
kota
Sosok Gus Irawan Pasaribu di Mata Anto Genk Dari Anak Pedagang Beras Menjadi Bankir, Legislator, hingga Bupati Tapanuli Selatan
Politik