Seorang Oknum Perwira Brimob Diduga Pukul Pedagang Monza di Tanjungbalai
Medan sumut24.co Seorang oknum perwira Brimob berinisial NL diduga melakukan pemukulan terhadap seorang pedagang di pasar Jalan D.I Panjai
Hukum
GAYO LUES | SUMUT24.co
Baca Juga:
Di duga penderasan getah pinus yang di lakukan oleh pihak terkait kurang sesuai aturan dan di khwatirkan berdampak buruk terhadap pertumbuhan pinus di kabupaten Gayo Lues.
Akibat dari penderesan getah pinus tersebut, sehingga menuai keprihatinan di kalangan masyarakat setempat. Hal tersebut di katakan Basri SP salah satu pemuda asli Gayo Lues kepada SUMUT24, Senin (28/1/2019).
“Memang, dalam masalah keberadaan pihak yang mengambil getah pinus di wilayah Kabupaten Gayo Lues belum ada nampak kontribusi untuk daerah. Akan tetapi, dampak dari penderesan tersebut sangat mengancam kepunahan pohon pinus untuk kedepannya, karena pengambilan getah yang mereka deres di duga melebihi dari standart nya,” ucap Basri sembari mengatakan, dirinya sebagai pemuda turut prihatin atas keselamatan hutan pinus di Gayo Lues.
Dalam keberadaan pihak pengusaha getah pinus di daerah ini tambah Basri, sulit di ketahui, karena sebahagian pihak tidak terdapat kantor nya yang resmi, apakah mereka menjalankan bisnis nya secara legal atau pun ilegal.
“Saya atas nama pemuda Gayo Lues meminta pihak Pemkab dan DPRK dapat menertibkan para pelaku penderesan getah pinus dari pihak swasta yang di duga telah merugikan masyarakat,” pinta Basri.
Dengan rasa prihatin semakin tinggi, beberapa waktu lalu, Basri mengaku pernah mendatangi, Ali Husin Ketua DPRK Gayo Lues untuk curhat berkaitan tentang pengambilan getah pinus Lues.
Diceritakan Basri, dalam perbincangannya dengan Ali Husin, Basri menanyakan berapa jumlah pihak swasta yang beroprasi dalam pengambilan sumber daya alam seperti getah pinus dan alamat kantor mereka di Gayo Lues.
“Ketika itu, Ketua DPRK menjawab begitu sangat merespin dan mengakui tidak tahu berapa pihak swasta dari luar daerah yang berprofesi sebagai pengarap getah pinus, hanya beliau pernah berkunjung ke PT Kencana Hijau Bina Lestari,” ujar Basri.
Terkait dari diskusi tersebut sambung Basri, Ali Husin memaparkan, dia merasa malas menyambangi semua kedudukan kantor lembaga yang beroprasi di bidang usahan pengambilan getah tusam di Gayo Lues dengan alasan ada nanti persepsi negatif terhadap dirinya.
“Dengan penuturan kata-kata dikira orang ada apa saya kunjungi satu persatu, tapi kalau mereka melakukan hal yang dampak nya dapat merugikan masyarakat saya akan turun menindaklanjuti,” ucap Basri menirukan perkataan Ali Husin Ketua DPRK Gayo Lues.(daud)
Medan sumut24.co Seorang oknum perwira Brimob berinisial NL diduga melakukan pemukulan terhadap seorang pedagang di pasar Jalan D.I Panjai
Hukum
Jakarta Sumut24.co PT PLN Indonesia Power Services, PT Barata Indonesia (Persero), dan Technofit Sdn Bhd Malaysia sepakat mengembangkan pu
News
Sosok Ipda Yayat Sudrajat, Diduga Miliki Belasan Aset Mewah yang Dipantau KPK dan Fakta Pernah Diperiksa Propam
News
Bank Sumut Raih Penghargaan OJK sebagai Bank Teraktif Melakukan Literasi Keuangan ke Sekolah
News
sumut24.co ASAHAN, Pemerintah Kabupaten Asahan bersama Bank Sumut Cabang Kisaran menggelar kegiatan Gathering Kredit Pra Pensiun Kabupaten
News
sumut24.co ASAHAN, Lembaga Penegakan Supremasi Hukum (LPSH) Cabang Asahan kembali mengirimkan surat resmi ke Kejaksaan Agung maupun Kejaksa
News
sumut24.co BATUBARA, PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau Inalum memperkuat agenda keberlanjutan melalui inovasi di sektor lingkung
News
Kejar Target PAD 2026, Wagub Sumut Minta OPD dan BUMD Bergerak Bersama
News
Penanganan Bencana di Solok Pemko Payakumbuh Kirim 56 Personel dan Peralatan Bantu
News
2 Maling AC Ditangkap Polsek Medan Area
Hukum