Cegah Kriminalitas Dimalam Hari, Polresta Deli Serdang Gencarkan Patroli Hingga Pagi Hari
Cegah Kriminalitas Dimalam Hari, Polresta Deli Serdang Gencarkan Patroli Hingga Pagi Hari
kota
GAYO LUES | SUMUT24.co
Baca Juga:
- Cegah Kriminalitas Dimalam Hari, Polresta Deli Serdang Gencarkan Patroli Hingga Pagi Hari
- KORSA Apresiasi Majelis Hakim PN Semarang, Putusan Bebas Babay Faridz Wajdi Dinilai Tegakkan Keadilan Substantif
- PK Kasus APD COVID-19, Mahkamah Agung Republik Indonesia Diharapkan Koreksi Putusan terhadap Mantan Jubir Sumut
Pekerjaan proyek rehabilitasi irigasi Desa Uning Pune kecamatan Putri Betung yang bersumber dana dari APBA senilai Rp 1.542.745.000 yang di kerjakan CV Lisa Leguna di tuding berjalan di tempat. Pasal nya pekerjaan nya di mulai dari 27 maret 2018 hingga kini belum selesai di kerjakan.
Warga menuding akibat pekerjaan tersebut menjadi bencana terhadap lahan persawahan mereka, karena sudah beberapa kali terjadi banjir dari singai alas meluap kelahan persawahan mereka akibat tidak di buat tanggul pengaman sementara di saluran irigasi itu.
Warga berharap pihak terkait di tingkat Provinsi maupun Kabupaten dapat melakukan tegoran kepihak rekanan yang di duga tutup mata atas kerusakana lahan yang di alami warga Uning Pune.
Kamarudin salah warga setempat kepada SUMUT24 pada, Selasa (12/12) mengatakan, sudah beberapa kali lahan persawahan kami terjadi banjir dari luapan sungai alas.
“Banjir tersebut di sebabkan saluran irigasi yang sedang di kerjakan oleh kontraktor tidak di tutup oleh mereka, sehingga setiap terjadi banjir, luapan sungai alas masuk kelahan persawahan kami, dengan kondisi saat ini lahan sawah kami sudah di penuhi pasir serta kayu gelondongan,” katanya.
Dia menambahkan, sudah beberapa kali kami sampaikan ke pihak pemborong nya,agar menjaga lahan persawahan kami dari bencana, namun setiap arahan yang kami sampaikan kepada pihak pemborongnya sama sekali tidak merespon keluhan kami ini.
“Akibat ulah mereka lahan persawahan kami menjadi terlantar untuk di garaf,sedangkan lahan persawahan yang lain nya sudah siap di tanami padi dan kami yang mempunyai lahan sawah di sekitaran irigasi tersebut sangat terkendala untuk mengolah lahan untuk di tanami padi,” ujarnya.
Kairuddin dari PPTK dinas Pengairan Aceh saat di komfirmasi via selulernya menyebutkan, untuk kerusakan sawah warga yang berdampak dari pekerjaan tersebut akan kita koordinasikan dengan pihak rekanan.
“Mudah-mudahan segala kerusakan akan di benahi dan masyarakat bisa kembali melakukan mengolah sawah mereka,” pungkasnya.
Hal senada Mulyadi rekan proyek tersebut saat komfirmasi SUMUT24 nelalui via seluler, namun nomor HP tidak aktif. (daud)
Cegah Kriminalitas Dimalam Hari, Polresta Deli Serdang Gencarkan Patroli Hingga Pagi Hari
kota
KORSA Apresiasi Majelis Hakim PN Semarang, Putusan Bebas Babay Faridz Wajdi Dinilai Tegakkan Keadilan Substantif
kota
PK Kasus APD COVID19, Mahkamah Agung Republik Indonesia Diharapkan Koreksi Putusan terhadap Mantan Jubir Sumut
kota
Bupati Saipullah Siap Biayai Masa Depan Santri Madina, Lulusan Pesantren Didorong Kuliah
kota
Wali Kota Padangsidimpuan Letnan Dalimunthe Siapkan ASN Unggul, Sistem Manajemen Talenta Mulai Digenjot
kota
Tiga Pria Diduga Lakukan Pungli di Jalinsum Sipirok Diamankan Polisi, Kapolsek Jika Mengulangi Akan Diproses Hukum
kota
Cegah Stunting Sejak Dini, Bhabinkamtibmas Pudun Jae Ajak Warga Peduli Gizi Anak
kota
Jumat Curhat Kapolres Padangsidimpuan AKBP Dr. Wira Prayatna Turun Langsung ke Warga, Keluhan Pungli Pasar Sagumpal Bonang Jadi Perhatian
kota
sumut24.co MEDAN , Rektor Universitas Sumatera Utara (USU) Prof. Dr. Muryanto Amin, S.Sos., M.Si., mengukuhkan 1.586 wisudawan pada prosesi
kota
sumut24.co BATUBARA, Sebuah peristiwa duka menyelimuti lingkungan pemasyarakatan di Kabupaten Batu Bara, setelah seorang tahanan titipan da
News