Sabtu, 08 Agustus 2026

Pasca Kerusuhan di Mapolsek Bendahara, Kapolda Aceh : Ada Kekeliruan Anggota, Atas Nama Kapolri dan Pribadi Saya Minta Maaf

Administrator - Rabu, 24 Oktober 2018 12:55 WIB
Pasca Kerusuhan di Mapolsek Bendahara, Kapolda Aceh : Ada Kekeliruan Anggota, Atas Nama Kapolri dan Pribadi Saya Minta Maaf

KUALASIMPANG | SUMUT24.co

Baca Juga:

Pasca aksi kerusuhan di Mapolsek Bendahara, Kabupaten Aceh Tamiang yang dibakar massa pada Selasa (23/10), Kapolda Aceh Irjen Pol Rio S Djambak menyebutkan, adanya kekeliruan anggotanya.

Bahkan, orang nomor satu di Mapolda Aceh ini menyebutkan, Atas nama Kapolri, dan pribadi, Kapolda Aceh meminta maaf kepada keluarga tahanan yang menjadi korban pada pembakaran Mapolsek Bendahara.

“Ada kekeliruan anggota kami. Atas nama Kapolri dan pribadi, saya minta maaf khususnya kepada keluarga korban,” kata Irjen Pol Rio Djambak, Rabu (24/10).

Kapolda Aceh juga menegaskan, terkait kasus ini, dirinya meminta untuk dilakukan pengusutan secara tuntas, salah satu konsekuensi yang sudah dilakukan adalah mencopot Kapolsek Bendahara Ipda IW.

“Kasus ini akan terus diusut tuntas. Sejauh ini ada empat anggota yang diperiksa diantaranya, Kapolsek dan tiga anak buahnya diperiksa secara kode etik dan pidana umum,” tegas Kapolda Aceh Irjen Pol Rio Djambak.

Guna penyegaran, bangunan kantor yang terdiri satu bangunan induk dan sebuah pos dibakar massa dalam insiden tersebut. Satu mobil patroli juga menjadi sasaran amuk massa.

Warga menyebut amuk massa ini disebabkan meninggalnya seorang tahanan bernama, Mahyar (25) di mapolsek tersebut.

Mahyar ditangkap aparat Polsek Bendahara pada hari, Senin (22/10) malam atas dugaan keterlibatan kasus narkoba. Namun esoknya, Mahyar dipulangkan ke rumah orangtuanya dalam keadaan meninggal.

Sementara itu, paska dipulangkanya, jenazah Mahyar (25), tahanan yang meninggal di Polsek Bendahara, Aceh Tamiang, dimakamkan di TPU Tanjungkeramat, Kecamatan Bandamulia, Aceh Tamiang, Rabu (24/10) siang, setelah pihak keluarga menerima surat visum.

“Kemarin kami belum ada menerima meniruma surat visum, baru hari ini, Rabu (24/10) Surat visum kami terima, makanya hari ini dimakamkan,” kata seorang kerabat almarhum.

Pelepasan jenazah dari rumah keluarga ke TPU dihadiri puluhan warga, termasuk unsur Forkopimda yang dipimpin Bupati Aceh Tamiang H Mursil. Unsur Forkopimda bahkan ikut menshalatkan jenazah Mahyar.

Shalat jenazaah dilakukan di jalan umum yang berada persis di rumah orang tua Mahyar.(red)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Pembentukan DPK ABPEDNAS Kecamatan Batang Kuis, DPC Deli Serdang Tekankan Sinergi BPD dan Kepala Desa Kawal Program Strategis
GELOMBANG DEMONSTRASI DIPICU TERHENTINYA AKTIVITAS PEMBELIAN BIJIH TIMAH MASYARAKAT
Anto Genk Hadiri Pembukaan Sumatera Utara Rally 2026, JMSI Sumut Siap Dukung Publikasi Event Otomotif Bertaraf Internasional*
Pencuri Pintu Besi Ditangkap Polsek Tanjung Morawa
Keluarga Winda Lorenza Gowasa Resmi Lapor ke Polda Sumut
Kementan Apresiasi Kecepatan Penanganan Pascabencana Sektor Pertanian Kabupaten Solok.
komentar
beritaTerbaru