Kamis, 24 September 2026

Pengerjaan Irigasi Uning Pune Dari Dana DOKA di Duga Asal Jadi

Administrator - Kamis, 27 September 2018 12:37 WIB
Pengerjaan Irigasi Uning Pune Dari Dana DOKA di Duga Asal Jadi

GAYO LUES | SUMUT24

Baca Juga:

Proyek bersumber dana dari anggaran Otonomi Khusus Aceh (DOKA) dengan anggaran milyaran rupiah di duga asal jadi.

Sebab, dalam proses pengerjaan yang dilakukan oknum kontraktor disinyalir tidak transparan. Bahkan diduga pihak kontraktor hanya mencari keuntungan banyak.

Hal ini dengan tanpa adanya plang papan proyek. Akibat dari pengerjaan itu, masyarakat setempat menduga proyek yang dikerjakan dengan anggaran yang di alokasikan terkesan cilet-cilet (asal jadi).

Diki mengaku sebagai pengawas proyek irigasi Uning Pune saat di tanya SUMUT24 pada, Rabu (27/9) mengatakan, memang proyek irigasi ini tidak di lengkapi papan proyek.

“Proyek irigasi ini memang tidak dilengkapi papan proyek, karena untuk pembuatan papan proyek tidak di muat di anggaran nya, maka dari itu kami tidak membuat papan proyek tersebut,” ucap Diki.

Lanjut Diki, mengenai pengerjaan nya itu sudah sesuai dengan sfeknya, dan kemarin saja konsultan pengawas nya datang meninjau kesini, ujarnya.

Camat Putri Betung Muhammad Jon juga ikut serta meninjau proyek perehapan irigasi Uning Pune merasa heran dengan mutu pekerjaan yang sedang di kerjakan.

Di khwatirkan irigasi Uning Pune tidak bertahan lama, sedangkan anggaran nya berkisar Rp1,7 Milyar dari dana DOKA di peruntukan untuk perbaikan irigasi yang sudah lama rusak.

Sedangkan masyarakat Putri Betung berjumlah tiga desa membutuhkan sumber air persawahan dari irigasi Uning Pune yang meliputi desa Uning Pune, Gumpang Lempung dan Gumpang Pekan, maka kalau pekerjaan nya kurang ada pengawasannya dari pihak terkait dari Provinsi Aceh, maka dana yang di alokasikan sia-sia aja, pungkas Camat Putri Betung, Muhammad Jon kepada SUMUT24.(daud)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Seorang Oknum Perwira Brimob Diduga Pukul Pedagang Monza di Tanjungbalai
Pusat MRO Turbin Dibangun di Cilegon, Bidik Pasar Nasional dan ASEAN
Sosok Ipda Yayat Sudrajat, Diduga Miliki Belasan Aset Mewah yang Dipantau KPK dan Fakta Pernah Diperiksa Propam
Bank Sumut Raih Penghargaan OJK sebagai Bank Teraktif Melakukan Literasi Keuangan ke Sekolah
Hadapi Masa Purna Tugas dengan Kesiapan Menyeluruh, Bupati Asahan Buka Gathering Kredit Pra Pensiun Bank Sumut
LPSH Surati Kejagung Terkait Korupsi Rp 52,5 Miliar Dana Hibah KONI Asahan Dianggap "Bola Pingpong", Diminta Segera Diusut Tuntas
komentar
beritaTerbaru