Kamis, 24 September 2026

Pengunaan ADD Desa Kong Paluh Tahun 2016 Diduga di Korupsi, Ormas Laki Akan Telusuri

Administrator - Selasa, 24 Juli 2018 12:39 WIB
Pengunaan ADD Desa Kong Paluh Tahun 2016 Diduga di Korupsi, Ormas Laki Akan Telusuri

GAYO LUES | SUMUT24.co

Baca Juga:

 

Lembaga Anti Korupsi (LAKI) Gayo Lues akan melakukan investigasi atas pengelolalaan dana desa yang terdapat di desa Kong Paluh kecamatan Kuta Panjang tahun anggaran 2016 lalu untuk di laporkan ke pihak berwajib.

 

Anggaran yang di duga di salah gunakan oleh Pengulu setempat,seperti pengadaan baju tari Bines dan anggaran pelatihan PBB Linmas setempat.

 

Ketua Ormas LAKI, Hendra kepada Media Group SUMUT24, Slasa (24/7) mengatakan, diduga ada beberapa kegiatan dana desa Kong Paluh bermasalah dalam pengelolaan nya.

 

“Dari laporan masyarakat meminta Ormas Laki untuk melakukan Investigasi pengunaan dana desa yang di duga sudah merugikan masyarakat dan mereka meminta agar di laporkan ke pihak yang berwajib melalui Ormas Laki,” kata Hendra.

 

Tadi siang lanjut Hendra, pihaknya bersama anggota turun ke desa Kong Paluh untuk menemui Pengulu setempat untuk melakukan komfirmasi tentang anggaran tersebut.

 

“Kebetulan kita bertemu dengan prangkat desa nya bernama Amat jabatan nya Kaur Kesra, namun Pengulu nya Burhanudin sedang mengelar rapat di kantor camat Kuta Panjang, dan kita terus menunggu di depan rumah pengulu tersebut hingga sore.

 

“Setelah itu kita mencoba menghubungi Pengulu lewat telfon seluler nya tidak di angkat, dan beberapa menit kemudian HP nya di non aktifkan. Apastinya, kasus ini terus kita ungkap, setelah data yang kita cocokan di lapangan, lalub kita buat laporan ke pihak berwajib untuk membantu kelengkapan bukti kerugian dana desa tersebut,” paparnya. (daud)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Seorang Oknum Perwira Brimob Diduga Pukul Pedagang Monza di Tanjungbalai
Pusat MRO Turbin Dibangun di Cilegon, Bidik Pasar Nasional dan ASEAN
Sosok Ipda Yayat Sudrajat, Diduga Miliki Belasan Aset Mewah yang Dipantau KPK dan Fakta Pernah Diperiksa Propam
Bank Sumut Raih Penghargaan OJK sebagai Bank Teraktif Melakukan Literasi Keuangan ke Sekolah
Hadapi Masa Purna Tugas dengan Kesiapan Menyeluruh, Bupati Asahan Buka Gathering Kredit Pra Pensiun Bank Sumut
LPSH Surati Kejagung Terkait Korupsi Rp 52,5 Miliar Dana Hibah KONI Asahan Dianggap "Bola Pingpong", Diminta Segera Diusut Tuntas
komentar
beritaTerbaru